Uji Mental Di Gunung Binaiya, Maluku

Dilihat 194 kali

Gunung Binaiya merupakan satu dari tujuh puncak (Seven Summits) Indonesia. Gunung ini terletak di kawasan Taman Nasional Manusela, Pulau Seram, Provinsi Maluku. Ketinggian gunung ini mencapai 3.055 mdpl, namun sayangnya pendaki hanya diperkenankan hanya mencapai ketinggian 3.027 mdp saja dengan alasan konservasi di puncak tertingginya, hal itu berlaku sejak tahun 1993. 

Pendakian Binaiya termasuk yang paling sulit. Pendakian ini memakan waktu paling lama dengan usaha mencapai titik awal pendakian yang nggak gampang. Dari mana pun lo berada, penerbangan menuju kota Ambon adalah tujuannya. Setelah itu lo masih harus menempuh perjalanan darat menuju Pelabuhan Tulehu di sebelah timur laut pulau dengan menggunakan angkot sewaan. Biayanya? Disini kemampuan nego lo bakal diuji, bro. Mungkin akan lebih baik kalau lo punya kenalan di Ambon atau mungkin Mapalanya.

Via insangku.blogspot.com

Setelah itu lo harus menggunakan kapal cepat menuju Pelabuhan Amahai di kota Masohi-Pulau Seram. Setiap harinya kapan ini berangkat pada pukul 09.00 dan 11.00 WIT. Lo harus merogoh kocek sebesar Rp 125.000,- untuk kelas ekonomi dan Rp 260.000,- untuk kelas VIP. Jarak tempuh dari Pelabuhan Tulehu-A,mbon ke Pelabuhan Amahai-Pulau Seram dapat ditempuh dalam waktu 2 jam saja.

Via instagram.com/tnmanusela

Pelabuhan Amahai di Masohi adalah pintu masuk utama Pulau Seram. Seperti yang kita tahu, di tempat ini juga merupakan pintu masuk menuju Pantai Ora yang ngetop banget itu bro. Nah, Masohi juga pintu masuk menuju Taman Nasional Manusela yang merupakan pengelola utama. Setiap pendaki, wajib melalui proses pendaftaran serta simaksi untuk dapat masuk kawasan konservasi ini. Jangan lupa, para pendaki juga harus menyiapkan surat keterangan sehat dari rumah sakit atau puskesmas serta menyerahkan fotokopi identitas lebih baik surat keterangan sehat ini udah diurus di kota asal lo bro supaya menghemat waktu.

Via piknikasik.com (Pantai Ora)

Ada baiknya pendaki yang ingin mendaki gunung ini, agar menghubungi petugas di Balai seminggu sebelum pendakian. Tujuannya supaya petugas bisa membantu menyiapkan simaksi. Nanti pendaki akan mendapatkan 3 surat yang harus diserahkan ke resor dan balai di Desa Yaputih dan kepada Bapa Raja di Desa Piliana. Bapa raja adalah sebutan kepala desa yang dituakan oleh masyarakatnya, kehadirannya pun disegani. Para petugas di balai ini cukup kooperatif, untuk itu lo disarankan untuk menghubungi Bang William (0822 38358198) sebelum melakukan pendakian ke Gunung Binaiya. 

Via kabartimur.com

Dari kota Masohi menuju Desa Piliana ditempuh dengan waktu 2 jam mengendarai mobil sewaan yang lagi-lagi harganya tergantung tingkat negosiasi lo.  Lo bakal ketemu Sungai Kawanua di Kecamatan Tehoru dalam perjalanan lo menuju Desa Piliana. Dari tepi sungai ini lo harus naik rakit dengan biaya Rp 10.000/orang, setelah sampai di ujung sungai, lo lanjut naik mobil sewaan lagi untuk sampai Desa Piliana namun sebelumnya lo bakal singgah dulu di Desa Yaputih untuk menitipkan surat simaksi di desa ini. Jarak tempuh dari Desa Yaputih menuju Desa Piliana hanya membutuhkan waktu 20 menit dengan jalur yang sempit dan sepi serta curam.

Desa Piliana

Akhirnya setelah melewati perjalanan melelahkan, sampai juga di titik awal pendakian Gunung Binaiya dari jalur selatan. Desa ini memiliki ketinggian sekitar 1.200 mdpl. Sebaiknya lo istirahat dulu di desa ini sebelum melakukan pendakian. Oh iya, para pendaki juga diwajibkan untuk lapor ke Bapa Raja sebagai kepala desa dan menyerahkan simaksi pendakian Binaiya. Lo bisa beristirahat di rumah Bapa Raja sekalian menyiapkan pendakian di esok hari. Kalau lo masih ragu alias takut nyasar dan sebagainya,  lo bisa menyewa porter dan guide dengan harga sewa jasa sebesar Rp 150.000,-/hari. Tinggal ngomong aja ke Bapa Raja, nanti beliau yang koordinasikan dengan warga setempat. 

Sepulang dari pendakian pun lo bisa bermalam lagi di desa ini. Layaknya desa-desa pada umumnya, selama kita baik dan murah senyum serta jangan sungkan-sungkan mengobrol, pasti warga tersebut 'suka' sama kita bahkan nggak segan-segan menawarkan rumahnya untuk bermalam. 

Asumsi Biaya Transportasi

Perjalanan menuju titik awal pendakian Gunung Binaiya sungguh menarik dan unik bro. Bermacam-macam kendaraan harus ditempuh, dari mulai pesawat, mobil, sampai rakit. Berikut rincian biaya transportasi dan persyaratan menuju Gunung Binaiya yang disadur dari salah satu blog pendaki dengan harga yang diasumsikan (Harga sewaktu-waktu dapat berubah) :

Bandara Pattimura - Pelabuhan Tulehu : naik Angkot. Per orang seharga 20.000 IDR.
Pelabuhan Tulehu - Pelabuhan Amahai : Kapal Cepat. Per orang seharga 125.000 IDR.
Pelabuhan Amahai - Kota Masohi - Desa Tehoru - Sungai Kawanua : Mobil sewa (avansa atau Terios). Per orang seharga 100.000 IDR.
Simaksi Binaiya: 25.000 IDR
Penyeberangan Sungai Kawanua : Rakit, Per orang seharga 10.000 IDR
Kendaraan dari Sungai Kawanua -  Desa Piliana : Mobil sewa (avanza atau Terios). Per orang seharga 50.000 IDR.

Pendakian Gunung Binaiya

Puncak Gunung Binaiya berjarak sekitar 20 KM dari Desa Piliana. Total pendakian ditempuh dalam waktu 18-20 jam pendakian, dengan rincian sebagai berikut :

Di hari pertama, pendakian ditempuh dalam waktu 11 jam. Desa Piliana-Pos 1 (Yamitala); 2,5 jam. Pos 1-Pos 2 (Aimoto); 3 jam. Pos 2-Pos 3 (Highcamp); 5,5 jam.

Kemudian dilanjutkan pada hari kedua dalam waktu 5,5 jam. Pos 3-Pos 4 (Isilale); 1,5 jam. Pos 4-Pos 5 (Nasapeha); 3,5 jam.

Lalu summit attack selama 2 jam. Pos 5-Pos 6 (Waifuku); 1,5 jam. Pos 6-Puncak; 30 menit.

Petualangan yang super ini harus lo nikmati dan maknai bro. Gimana? Berminat? Setelah baca artikel ini masih mau duduk-duduk di rumah aja atau mau ngalamin sendiri super adventure yang satu ini?  

Featured Image :

kmpaekacitraunj.wordpress.com

Referensi Artikel :

insangku.blogspot.co.id