Menerjang Jalanan Ekstrim di Gunung Merapi

Dilihat 184 kali

Tahun 2010 silam, amukan Gunung Merapi mampu meluluh lantahkan daerah Bantul dan sekitarnya. Beberapa tahun pasca tragedi memilukan tersebut, sebagian lokasi sudah berbenah, tapi sebagian lagi dibiarkan begitu saja untuk dijadikan sebagai momen peringatan tragedi amukan Merapi.

Alhasil, para wisatawan kini tidak hanya bisa melihat keindahan Merapi secara langsung, tapi bisa juga mengenang erupsi yang terjadi enam tahun lalu dengan cara menyusuri sisa-sisa amukannya dengan menggunakan mobil off-road yang disewakan komunitas-komunitas di sana.

Keseruan pun terjadi ketika mobil-mobil penggaruk tanah ini mulai mengajak kalian untuk berpesta menerjang jalanan ekstrem penuh bebatuan. Bahkan tidak jarang beberapa pengemudi usil dengan memilih jalur super ekstrem hingga tidak jarang teriakan histeris penumpang pun pecah.

Perjalanan menembus rute berbahaya ini pun beragam, yang terpendek biasanya memakan waktu sekitar 1,5-2 jam perjalanan, dan yang terpanjang memakan waktu hingga 4 jam. Selebihnya, kalian bisa memilih paket tantangan mana yang akan dipilih.

Menurut salah satu pengemudi kendaraan off road, Heru, menerangkan jika lama dan panjang rute bergantung pada banyaknya lokasi yang dikunjungi. Durasi 4 jam tersebut sudah termasuk paket kunjungan ke makam dan rumahnya Mbah Marijan, yang merupakan salah satu korban Merapi 2010.

Sepanjang perjalanan, nantinya para sopir akan menjelaskan bagaimana proses letusan Gunung Merapi, sampai dengan memperlihatkan tempat-tempat yang terkena imbas letusan tersebut. Salah satu tujuan paling populer adalah The House of Memory.

Menurut Heru, The House Of Memory dulunya merupakan rumah penduduk. Tapi ketika erupsi terjadi, semua hal yang menghalanginya hancur, termasuk rumah tersebut dan hanya menyisakan tembok yang berdiri seadanya saja.

Uniknya lagi, di dalam The House of Memory, kalian akan menemukan kumpulan benda yang turut menjadi korban lahar panas, dari mulai peralatan makan, kursi sampai dengan sepeda yang tampak mengarat. Tidak hanya itu, kerangka hewan ternak pun ditampilkan di museum ini sebagai bukti dahsyatnya letusan Merapi.

Selain The House of Memory, masih banyak hal-hal menarik yang bisa kalian lihat disana, termasuk Batu Wajah atau yang dikenal dengan Batu Alien, kemudian Bangker yang dibangun pemerintah sebagai tempat berlindung warga saat Merapi mengalami erupsi, dan tempat-tempat menakjubkan lainnya.

Nah kalau kalian ini mencoba berwisata off-road Merapi, sebaiknya datang pagi-pagi dan bawa juga masker untuk menghindari debu yang menerpa wajah. Bagaimana, tertarik untuk melihat jejak letusan Merapi sambil menerobos medan ekstrim Gunung Merapi?