Wae Rebo Flores; Desa Terindah di Indonesia

Dilihat 1384 kali

Mendengar nama Wae Rebo Flores pasti sudah terbayang keindahan alam dan budayanya, ya memang desa ini  begitu tersohor di dunia karena mendapat penghargaan dari UNESCO sebagai World Cultural heritage yang masih terjaga baik rumah adat maupun budayanya. Wae Rebo merupakan destinasi impian saya sejak dahulu, karena memang akses menuju desa ini cukup panjang perjalanannya. Karena paling dekat akses kesini harus melalui ruteng, dan desa ini cukup eksotik karena sesampai di desa terdekat di Dintor saja signal hape sudah hilang.

Menuju Desa Wae Rebo bisa dibilang cukup menantang, dan saya sarankan sebelum kesini untuk berolahraga terlebih dahulu. Karena untuk mencapai desa ini kita harus menempuh jalan setapak ditepi bukit, salah sedikit bisa terpeleset dan jatuh kebawah. Sangat tidak disarankan kalau musim hujan, jalan setapak ini mendadak bisa sangat berbahaya dan longsor tiba tiba. Siapkan fisik, karena harus menanjak sepanjang 10 sampai dengan 11km. tetapi kalau sudah tiba, lelah fisik terbayar sudah dengan keindahan desa Wae Rebo.

DCIM100MEDIADJI_0131.JPG

Desa Wae Rebo Flores yang terletak diketinggian 1200 meter di atas permukaan laut ini layaknya sebuah perkampungan yang sangat hening dan tenang yang  berada di atas awan. Perlu perjuangan untuk bisa mencapainya, namun apa yang didapat ketika sampai ke lokasi sebanding dengan perjalanan yang dilalui. Pemandangan alam berupa gunung-gunung dengan 7 rumah adat berbentuk kerucut akan memberi kesan tersendiri bagi setiap pengunjung ynag pernah datang ke desa Wae Rebo. Tidak heran 90% pengunjung yang datang kesini adalah turis asing.

Letak desa Wae Rebo berada di barat daya kota Ruteng, kabupaten Manggarai pulau Flores. Untuk bisa sampai ke lokasi memang tidak mudah karena letaknya yang di atas gunung, perlu tenaga extra untuk melakukan perjalanan kaki selama kurang lebih 5 jam. Masyarakat lokal sih bisa 3 jam, tetapi saya paling cepat 5 jam. Terlebih dahulu pengunjung yang ingin ke desa Wae Rebo Flores harus mulai dari Ruteng. Jika dari Denpasar, bisa langsung menuju Ruteng lewat jalur udara. Apabila tidak ada penerbangan menuju Ruteng, anda dapat menggunakan Bus atau Travel dari Labuan Bajo memakan waktu sekitar 6 jam. Setelah tiba di Ruteng, perjalanan dilanjutkan menuju desa Denge atau Dintor selama kurang lebih 2 jam yang merupakan desa terakhir yang dapat diakses dengan kendaraan. Untuk ke Denge dapat menggunakan ojek atau truk kayu, biasanya dapat ditemukan di Terminal Mena yang beroperasi dari jam 9-10 pagi. Jika ingin lebih hemat, gunakan truk kayu, hanya saja angkutan ini tidak setiap hari beroperasi. Selanjutnya perjalanan ditempuh dengan berjalan kaki menuju desa Wae Rebo selama 4-5 jam.

Wae Rebo Flores desa terindah di Indonesia 3

Apabila harus menggunakan ojek dari Ruteng untuk bisa sampai ke desa Denge, maka biaya yang dikeluarkan lebih mahal, bisa mencapai Rp 150.000-200.000 sekali antar, lebih hemat jika menggunakan truk kayu yang hanya dikenakan tarif Rp 30.000/orang. Untuk fasilitas, di desa Denge ada sebuah homestay yang bisa digunakan untuk menginap. Tidak jauh dari homestay ada pusat informasi dan perpustakaan. Saat tiba di desa Wae Rebo Flores, anda bisa menumpang di rumah adat milik masyarakat setempat jika ingin menginap. Di sini tidak ada homestay atau penginapan khusus karena hanya terdiri dari 7 rumah adat.

Wae Rebo Flores desa terindah di Indonesia 5

Apa Yang Menarik Dari Desa Desa Wae Rebo Flores?

Selain pemandangannya yang indah, kita akan disambut dengan keramahan penduduknya saat tiba di desa Wae Rebo Flores. Disini dapat kita jumpai rumah adat yang hanya terdiri dari 7 buah dimana telah bertahan selama 19 generasi. Hal ini pula yang menjadi daya tarik para wisatawan khususnya dari mancanegara, mereka umumnya penasaran ingin melihat langsung rumah adat yang disebut dengan Mbaru Niang ini. Terbuat dari kayu dengan atap dari ilalang yang dianyam. Bentuk Mbaru Niang mengerucut ke atas, sebuah arsitektural tradisional yang sangat unik. 7 Mbaru Niang ini berkumpul di lahan luas yang hijau dengan dihiasi bukit-bukit indah disekitarnya, hawanya masih sangat sejuk karena dikelilingi hutan. Desa Wae Rebo Flores merupakan sebuah tempat yang bersejarah sehingga menjadi situs warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 2012 yang lalu.  Selain  rumah adat yang menjadi daya tarik, kehidupan masyarakatnya juga sangat menarik untuk diketahui. Sebagian masyarakat bertani dan wanitanya membuat tenun. Ada pula kebun kopi, biasanya pengunjung akan dihidangkan kopi khas Flores yang nikmat.

Perpaduan kearifan budaya lokal dengan 7 rumah adat yang masih terjaga keasliannya membuat desa Wae Rebo layak menjadi situs warisan budaya dunia oleh UNESCO. Apalagi letaknya dipuncak gunung dan perbukitan yang hijau membuat tempat ini layaknya mutiara terpendam di pulau flores. Jangan lupa untuk menyiapkan fisik dan mental untuk menuju ketempat ini ya, patuhi adat lokal dan nikmati petualangan menjelajalah alam dan budaya pulau Flores.

Wae Rebo Flores desa terindah di Indonesia 4