Surga Kecil di Selat Makassar

Dilihat 623 kali

Deretan batu hitam menghampar dan menyembul dari permukaan laut, seakan-akan menyambut kedatangan setiap pengunjung yang akan melepas lelah di gugusan kepulauan Sambergelap yang terletak di Selat Makassar. Hamparan batu tersebut dinamakan Pulau Maraeng, yang secara administrasi masuk Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Para pemancing sangat mengenal pulau ini. Meski luas daratannya hanya 0,2 Ha, namun perairannya menyimpan potensi yang luar biasa, yaitu ikan-ikan pelagis kecil dan ikan-ikan karang. oleh karenya, disini menjadi spot terbaik bagi para pemancing.

Tidak jauh dari Pulau Maraeng terlihat pulau kecil yang memanjang dengan hamparan pasir putih yang terserak mulai dari bagian selatan pulau hingga timur dan barat, sementara pada bagian utara dipadati bebetuan hitam yang sangat keras, sehingga menjadi pelindung atas kerasnya hantaman ombak yang berpotensi menggerus pinggiran pulau. Pulau ini dinamakan Pulau Halang Melingkau, yang artinya pulau burung elang yang terbang. Entah apa maksud pemberian nama itu. Mengingat, justru pulau dengan hamparan pasir putih ini menjadi salah satu lokasi favorit bagi hewan-hewan purba, yaitu penyu hijau (Chelonia midas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata Lin), untuk bertelur dan beristirahat. Guna menghindari predator, baik manusia maupun biawak, pengelola pulau mengambil telur-telur penyu tersebut untuk kemudian ditangkarkan di Pulau Sambergelap. Namun sayang, kami tidak bisa bermain-main dengan pasir putih di pulau ini, karena air sedang surut sehingga pulau berkarang ini tidak memungkinkan kami untuk memasukinya.

Setelah berpuas diri dengan Pulau Halang Melingkau, perjalanan kami lanjutkan ke pulau utama di gugusan ini, yaitu Pulau Sambergelap. Keindahan pulau ini tidak seangker namanya, karena pulau inilah yang menjadi sentral dari keempat pulau kecil yang terseraj di gugusan kepulauan Sambergelap. Sama halnya dengan Pulau Halang Melingkau, Pulau Sambergelap memiliki bentangan pasir yang bahkan lebih luas. Hamparan pasir putih, khususnya di bagian selatan, memanjang dari daratan utama pulau hingga menyatu dengan pasir putih yang terdapat di dasar perairan yang dangkal dan berwarna hijau muda. Di lokasi ini, menjadi tempat favorit bagi pengunjung untuk berenang dan snorkeling, karena selain hamparan pasir terdapat ekosistem terumbu karang.

Sebagai pusat penangkaran penyu, Pulau Sambergelap menjadi salah satu objek wisata konservasi. Sementara itu, ketika air sedang surut, pengunjung bisa berjalan kaki menuju Pulau Sawah yang letaknya tidak jauh dari Pulau Sambergelap. Jarak antara Pulau Sambergelap dengan Pulau Sawah tidak terlalu jauh, sekitar 100 m. Pulau ini hanya dihuni oleh para penjaga mercusuar. Keberadaan mercusuar di pulau ini sudah ada sejak jaman kolonial Belanda. Namun demikian, para pengunjung harus menyediakan tenda untuk berwisata ke pulau ini, karena disini tidak ada sarana penginapan.