Bro, 3 Sambal Super Lezat ini Bakalan Bikin Lo Kangen Surabaya!

Dilihat 360 kali

Bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, sambal merupakan sajian penting yang harus disajikan dalam setiap moment penting. Saking populernya, hampir tiap daerah di Indonesia punya sambal khasnya masing-masing, misalnya saja Surabaya yang dikenal dengan olahan sambalnya yang super lezat.

Nah bro, saat Lo main ke Kota Pahlawan ini, rasanya rugi banget kalau nggak mencicipi 3 jenis sambal khas Surabaya yang begitu fenomenal.

Sambal petis

Dengan ciri khasnya warna hitam yang pekat dan rasa pedas yang benar-benar menyengat, sambal petis memang layak dijadikan andalan sebagai kuliner unik dari Surabaya.

Warna hitam dari sambal petis ini sendiri dihasilkan dari gula aren dan asam jawa sebagai bahan utamanya. Selain itu, sambal petis pun biasanya disajikan sebagai cocolan untuk sajian spesial berupa tahu goreng atau potongan buah dengan rasa segar.

Sambal Bu Rudy

Saat main ke Surabaya, rugi rasanya kalau Lo nggak mencicipi pedasnya Sambal Bu Rudy. Sejak tahun 2002, kuliner yang satu ini memang jadi primadona bagi mereka pemburu kuliner di Surabaya.

Yang paling menarik, racikan Sambal Bu Rudy ini cocok dinikmati dengan makanan apapun, dari mulai kerupuk, cocolan ayam goreng, ataupun jenis makanan lainnya. O iya bro, Sambal Bu Rudy pun kini sudah jadi oleh-oleh wajib yang harus Lo bawa sepulang dari Surabaya!

Sambal Bebek Sinjay

Selain karena rasanya yang pedas menyegarkan, lokasi tempat Sambal Bebek Sinjay sendiri sangat mudah terjangkau, yakni di tengah jalan menuju Jembatan Suramadu.

Sambal Bebek Sinjai sendiri diolah dari bahan-bahan yang cukup unik, yakni campuran mangga masam dengan cabai super pedas. Sesuai dengan namanya, sambal ini disajikan bersama dengan nasi putih hangat dan potongan bebek goreng yang renyah.

Sambal Cuk

Hampir sama dengan Sambal Bu Rudy, Sambal Cuk merupakan oleh-oleh wajib yang harus Lo bawa sepulang dari Surabaya. Sambal dengan rasa pedas nendang ini cocok disajikan dengan berbagai makanan, dari mulai gorengan hingga teman nasi.

Nama Cuk sendiri bukan kependekan dari kata jancuk yang berkonotasi negatif bro, melainkan akronim dari Cabai Ulek Kemasan.