Nggak Cuma Lezat, Ikan Mas Na Narsik Jadi Bukti Kekayaan Budaya Toba!

Dilihat 436 kali

Saking banyaknya, banyak orang yang ternyata belum tahu tentang kekayaan kuliner Batak. Padahal kalau didalami lebih jauh, kuliner khas Batak dikenal dengan rasa yang variatif, kaya bumbu dan kaya warna. Contohnya saja Ikan Mas Na Narsik yang menjadi bukti betapa kayanya budaya Toba.

Ikan Arsik atau dalam bahasa lokal Ikan Mas Na Narsik, dikenal sebagai kuliner tradisional khas Toba yang kaya dengan bumbu dan rempah. Walaupun rasanya gurih dengan bumbu yang pekat, faktanya kuliner ini masih tetap menggunakan bahan-bahan alami, dan tidak mengandung MSG.

Nama Na Niarsik sendiri merujuk kepada cara memasak ikan ini yang dilakukan dengan cara marsik atau dikeringkan. Dengan kata lain, Ikan Mas Na Niarsik, merupakan kuliner ikan mas yang dimasak terus-menerus hingga kuahnya kering dan seluruh bumbunya menyerap sempurna ke dalam ikan.

Dengan cara memasak seperti ini, Ikan Mas Na Niarsik diklaim sanggup bertahan dua hari tanpa basi.  Tentu saja bro daya tahan kuliner ini berasal dari cara memasak yang tepat, dan bumbu-bumbu alaminya, tanpa pengawet buatan.

Yang paling menarik, Ikan Mas Na Niarsik bukanlah makanan sembarangan. Kuliner ini disebut-sebut sebagai bukti dari adat Batak yang penuh dengan cerita, dari mulai kelahiran, penikahan, sampai meninggal. Dengan kata lain, Na Niarsik merupakan bagian penting dalam upacara adat Batak.

Cara penyajiannya pun cukup unik, dimana angka ganjil memiliki banyak arti dalam setiap acara adat hantaran Ikan Mas Na Niarsik. Misalnya, satu ekor Ikan Mas Na Niarsik diperuntukkan bagi pasangan yang baru menikah, sementara tiga ekor bagi pasangan yang baru mempunyai anak.

Bagi pasangan yang memiliki cucu, maka sajian Ikan Mas Na Niarsik meningkat menjadi 5 ekor dan 7 ekor bagi pemimpin bangsa Batak. Perlu dicatat, hitungan ganjil ini merupakan adat wajib yang harus dipatuhi seluruh orang Batak.

Selain cara penyajian, cara memberikan Ikan Mas Na Niarsik pun ada aturan bro. Hanya hula-hula atau kerabat dari pihak istri saja yang boleh memberikan Ikan Mas Na Niarsik. Boleh dari pihak orangtua kandung, saudara laki-laki dari pihak istri atau dari komunitas marga pihak istri.

Karena mahalnya Ikan Mas Na Niarsik, pemilihan ikan mas atau dekke sendiri nggak bisa sembarangan. Hanya ikan terbaik ikan mas dengan warna merah saja yang boleh dibuat Na Niarsik. Gimana bro, keren banget bukan budayanya?