Kalau Pakai 5G, Kecepatan Download Lo Bisa Tembus 4-20 Gbps Lho!

Dilihat 723 kali

Walaupun teknologi 4G sudah cukup lama diperkenalkan, faktanya masih banyak orang yang belum menikmati kemampuan jaringan berkecepatan tinggi ini, dan masih harus setia dengan teknologi 3G. Alasannya cukup klise, penyediaan jaringan yang belum merata.

A,ih-alih meratakan dulu jaringan 4G, belakangan ini justru teknologi jaringan 5G sudah mulai terdengar. Bahkan konon katanya, teknologi ini akan mulai diimplementasikan pada tahun 2020.

Dengan jaringan 5G, kecepatan koneksi yang bisa Lo nikmati bisa tembus hingga 20 Gbps. Bahkan untuk mengunduh video 4K dengan ukuran file 10 GB saja, waktu yang Lo butuhkan hanya 3 detik saja. Gimana bro, keren banget bukan?

Menurut Yessie D. Yosetya, selaku Direktur/Chief Service Management Officer XL Axiata, perbandingan kecepatan antara 4G dengan 5G lumayan jauh. Untuk pengguna jaringan 4G, Lo butuh waktu sekitar 13 menit untuk download video 4K 10 GB, sementara 5G hanya butuh waktu 3 detik saja.

Lebih lanjut lagi, Yessie menjelaskan jika kecepatan 4G hanya sekitaran 150 Mbps, dengan keterlambatan atau latensi sekitar 40 ms. Sedangkan untuk kecepatan koneksi 5G, bisa mencapai 4-20 Gbps dengan latensi kurang 1 ms.

Walaupun begitu, Yessie menilai jika jaringan tersebut masih belum bisa diimplementasikan dalam waktu dekat ini. Menurutnya, setidaknya butuh waktu 3-4 tahun dari sekarang untuk bisa mencicipi teknologi 5G ini, itu pun belum tentu merata di seluruh Indonesia.

Belajar dari pengalaman penerapan teknologi 4G yang begitu cepat, Yessie menyebut jika pihaknya berkomitmen untuk lebih serius menggarapnya. Walaupun secara global implementasinya pada tahun 2020, tapi persiapan harus dilakukan dari mulai sekarang.

Berbagi persiapan pun dilakukan XL untuk menyambut kehadiran teknologi 5G ini, diantaranya sisi spektrum dengan cara mengoptimalkan Carrier Aggregation (CA), Modulasi LTE 256 QAM, License Assisted Access (LAA), sampai dengan menerapkan teknologi 4,5G MIMO.

Sementara dari sisi core, XL kini sudah menggunakan teknologi Network Functions Virtualization (NFV), dan sisi transport dilakukan dengan perluasan jaringan tulang punggung alias backbone, hingga sisi ekosistem dengan memaksimalkan akses Internet Wireless to the Home.