Lakukan Ini Supaya Ban Sepeda Nggak Cepat Rusak

Dilihat 765 kali

Ban sepeda adalah salah satu bagian dari sepeda yang sering digonta ganti. Ban sepeda memang harus diganti secara berkala agar performa sepeda tetap maksimal dan juga untuk alasan keamanan. Tapi kamu bisa kok melakukan cara-cara yang membuat ban sepeda kamu lebih awet. Ban sepeda yang awet ditandai dengan permukaan yang masih kasar, masih tebal dan nggak tipis, nggak bocor, dan masih antislip. Apalagi kalau kamu sering menggunakan sepeda untuk kegiatan adventuring misalnya mountain biking. Tentu kamu butuh kondisi ban sepeda yang tetap optimal agar petualangan kamu bisa lebih dinikmati tanpa halangan. Ini dia cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat ban sepeda.

Jaga tekanan ban dalam

Ban dalam dibuat dari bahan karet yang memiliki pori-pori sehingga udara yang terdapat di dalamnya bisa keluar dan membuat ban lama-lama menjadi kempes. Biasanya dalam keadaan normal, ban sepeda biasa bisa kempes sendiri dalam waktu seminggu, sementara untuk mountain bike memakan waktu kurang lebih satu bulan. Makanya broo, sebelum digunakan cek dulu band sepedamu, jangan sampai tekanannya kurang. Ban dengan tekanan yang kurang beresiko merusak ban dan juga rangka roda apalagi jika digunakan di medan yang nggak mulus seperti jalur pegunungan. Ban yang kempes juga akan terasa lebih berat ketika digenjot. Kebanyakan pengendara sepeda nggak sadar kalau tekanan banyak berkurang, makanya selalu cek kondisi ban dan tekanannya secara rutin ya broo. Kalau kurang angin bisa diisi dengan pemompa angin.

Pasang ban anti bocor

Ban bocor adalah masalah ban yang paling sering terjadi ya broo. Kamu bisa mengurangi resiko ban bocor dengan memasang ban luar anti bocor. Ban khusus ini memasang lapisan tambahan di bawah lapisan karetnya yang lebih kuat sehingga partikel-partikel tajam yang ada di jalan atau medan trekking nggak bisa tembus ke tabung ban dalam. Biasanya lapisan ini menggunakan serat kevlar. Menggunakan ban ini mungkin akan menambah sedikit beban saat menggenjot broo, soalnya berat ban yang menggunakan lapisan anti bocor ini bobotnya lebih berat daripada ban biasa.

Ganti ban yang sudah rusak

Kalau kamu sudah sering menambal ban dalam yang bocor, sebaiknya kamu beli ban yang baru. Ban dalam yang sudah berkali-kali ditambal meski di area yang berbeda kondisinya sudah nggak optimal lagi broo. Tambalan yang sudah ditutup ada kemungkinan akan bocor kembali, daripada kamu bolak balik keluar uang banyak untuk tambal ban sebaiknya langsung beli ban baru saja. Ban luar juga memiliki masa pakai yang terbatas. Ban luar bisa saja jadi mulus, terkikis, atau tergores yang kalau dipakai terus menerus beresiko membuat ban semakin rusak. Ban yang sudah tipis juga lebih mudah tertembus benda-benda yang ada di jalur kamu ya.