5 Prosedur Dasar Scuba Diving yang Wajib Dipelajari Penyelam

Dilihat 214 kali

Selama dilakukan dengan teknik yang baik dan benar, scuba diving bisa menjadi olahraga ekstrem nan menyenangkan, bro. Apalagi Indonesia menyediakan lokasi-lokasi menyelam asyik yang menawarkan pemandangan bawah laut yang bakal bikin kalian tersengang. Nah, sebelum terjun ke bawah permukaan, kalian juga harus mengetahui prosedur aman untuk ber-scuba diving ria. Hal ini harus dipelajari supaya pengalaman menyelam kalian berlangsung aman dan selamat.

Jernihkan Masker

Teknik dasar ini wajib dikuasai para penyelam. Caranya adalah dengan menghirup udara dalam-dalam melalui mulut. Kemudian, buka bagian bawah masker supaya air terdorong keluar. Baru setelah itu kalian bisa mengeluarkan napas melalui hidung. Teknik ini sangat dibutuhkan mengingat tekanan udara yang berada di dalam masker akan mencegah air masuk ke dalam.

Regulator Clearing

Bocornya regulator merupakan salah satu gangguan yang kerap dialami penyelam. Alih-alih panik, kalian harus segera melakukan tindakan cepat dengan mengeluarkan air dari regulator secara otomatis dengan menekan tombol purge. Kalau cara tadi ternyata tidak berhasil, kalian bisa meniup regulator sekencang mungkin sampai airnya keluar. Setelah itu, bernapaslah untuk memastikan apakah air masih ada di sana.

Regulator Recovery

Disebut juga dengan regulator retrieval, teknik ini dilakukan saat mouthpiece terlepas. Untuk mengatasi kemungkinan terburuk, kalian bisa melakukan sweeping, yakni membuat gerakan bak menyapu dengan menggunakan tangan sampai selang regulator ikut tersapu. Kalian juga bisa menggerakan kaki ke bahu belakang sampai berhasil menemukan sambungan dari regulator dengan tabung.

Cara Naik ke Permukaan

Ada teknik yang harus kalian pelajari dan kuasai saat hendak naik ke permukaan. Untuk mempraktikan teknik ini pun kalian harus mematuhi prosedur yang telah diterapkan. Satu hal penting yang harus dicatat adalah memperhatikan kecepatan naik tetap stabil, yakni 9 m per menit. Setelah berhenti di safety spot (5 meter), berenanglah ke permukaan dan isi udara pada rompi apung supaya kalian bisa mengapung.

Teknik-teknik Berenang

Tak berbeda jauh dengan snorkeling, teknik berenang dalam scuba diving sangat mengandalkan daya dorong kaki kalian. Sementara tangan berfungsi dalam melakukan berbagai manuver saat kalian berada di dalam air. Dalam hal ini, kalian harus memperhatikan ritme goyangan dari kaki. Jangan sampai terlalu kencang, sebab hal itu akan menguras tenaga kalian dengan cepat sampai memicu munculnya kram.