Ingin Foto Satwa Liar? Ini Tipsnya

Dilihat 502 kali

Apakah kamu berencana menjadi fotografer wildlife atau fotografer satwa dan alam liar? Profesi yang satu ini memang cukup menarik. Banyak pula yang tertarik untuk bisa menjadi fotografer satwa liar. Karena tidak dipungkiri ada sensasi seru dan dijamin beda.

Namun, tentu bukan hal mudah mengabadikan pose menawan satwa liar dalam bidikan lensa kamera. Pasalnya satwa liar cenderung bergerak aktif dan cukup sensitif dengan kehadiran manusia. Meskipun demikian kamu tidak perlu khawatir. Belajar menjadi fotografer satwa liar bukan hal mustahil. Untuk itu, berikut ini diberikan beberapa tips yang semoga dapat memberi panduan bermanfaat:

Siapkan Perlengkapan

Tips yang pertama tentu kamu wajib mempersiapkan perlengkapan. Persiapkan kamera, lensa, tripod, dan notepad. Seorang fotografer jelas tidak bisa lepas dari kamera. Adapun kamera yang digunakan tidak jarang membutuhkan lensa tambahan misalnya lensa dengan image stabilizer seperlu mendapat hasil jepretan yang menawan. Tripod tidak jarang pula memberi kemudahan karena sebagai fotografer kamu tidak hanya tinggal diam di satu tempat yang sama. Sebelum berangkat pastikan benar semua perlengkapan sudah siap.

Berburu Spot Apik

Sebelum memotret sebaiknya pula kamu berjalan berkeliling alam liar. Hal ini seperlu mendapatkan sejumlah spot apik. Catat spot mana saja dalam notepad kamu. Pastinya spot yang dipilih menjadi habitat bagi satwa liar yang kamu sasar. Namun, spot yang sama bisa jadi terlihat berbeda karena beberapa faktor. Misalnya cuaca yang berbeda dan kelembaban yang berbeda. Oleh karena itu, dalam hal ini kamu memang harus membuat rencana sematang mungkin mempertimbangkan segala aspek.

Memotret dari Banyak Sudut

Untuk mendapatkan hasil jepretan yang memuaskan, cobalah memotret dari banyak sudut. Lakukan variasi pula dari jarak, macro, dan kecepatan rana yang berbeda. Bila kamu ingin memotret satwa liar seperti macan, rusa, atau hewan lain yang bergerak cepat, maka tripod bisa sangat membantu. Menggunakan tripod memang pilihan tepat saat kamu memotret di tempat minim cahaya atau obyek yang dibidik bergerak cepat. Sebaliknya bila tidak menggunakan tripod bisa jadi hasil jepretan akan terlihat kabur atau blur.

Perhatikan Pencahayaan

Pencahayaan juga menjadi faktor penting saat ingin memfoto satwa liar. Satu tempat yang sama pun bisa terlihat berbeda bergantung dari cahaya, ada tidaknya awan, kelembaban, debu, dan hari yang beda. Bila kamu menginginkan efek foto mempunyai nada emas pilihlan waktu pagi hari. Pada pagi hari cahaya matahari terlihat kuning dan hangat selama cuaca tidak mendung. Adapun siang hari biasanya lebih terang dengan bayangan dalam. Namun, bila cukup berdebu waktu siang bisa menjadi waktu yang kurang tepat untuk pemotretan lantaran bisa menciptakan kabut. Sementara di waktu sore atau malam cahaya akan terlihat lebih kuning kemerahan.

Mempelajari Karya Fotografer Profesional

Tips terakhir yang tidak kalah penting yaitu mempelajari karya fotografer profesional. Dalam hal ini kamu bisa melihat koleksi pribadi atau majalah National Geographic yang berisikan banyak foto satwa liar. Dengan mempelajari karya fotografer profesional secara tidak langsung kamu pun bisa memperkirakan sudut yang bagus saat membidik satwa liar.

Foto Satwa Liar