Cara Supaya Tetap Hangat saat Berada di Gunung

Dilihat 924 kali

Semakin tinggi suatu tempat semakin dingin udara terasa. Kenapa bisa begitu? Ada beberapa penjelannya sih broo, tapi kan di sini kita bukan mau belajar sains. Salah satu alasan sederhananya adalah karena semakin tinggi suatu tempat dari permukaan laut, semakin jauh ia dari permukaan tanah yang memancarkan panas bumi. Intinya, ketika kamu berada di atas gunung, udara akan terasa sejuk meski sedang musim kemarau. Nah, kalau kamu nggak hati-hati, udara dingin yang masuk ke paru-paru bisa menyebabkan masalah kesehatan lho broo. Bukan mitos lagi kalau kamu bisa kehilangan nyawa kalau tertidur dalam keadaan cuaca dingin yang ekstrim. Jaga suhu tubuhmu tetap hangat dengan cara-cara berikut ini.

Jangan diam saja dan menggelung

Kamu mungkin berpikir dengan menggelung diri rapat-rapat bisa membuat tubuhmu lebih hangat. Padahal cara yang efektif untuk menjaga suhu tubuh adalah tetap aktif bergerak. Tubuh yang tetap aktif akan melancarkan sirkulasi darah yang membuat tubuh tetap melakukan pembakaran. Makanya broo, kalau kamu merasa kedinginan di gunung cobalah untuk tetap bergerak meski dalam gerakan kecil misalnya jalan mondar-mandir atau loncat-loncat.

Sembunyi dari angin

Jika kamu sedang ada di wilayah lembah, setidaknya cari tempat yang lebih tinggi 15 m dari dasar lembah. Cari tempat mendirikan tenda yang banyak pohonnya. Pohon-pohon akan melindungi tenda kamu dari terpaan angin yang terlalu besar. Dirikan tenda dengan pintu menghadap searah dengan arah angin, dengan begitu angin nggak akan masuk dari celah di pintu tendamu.

Pakai baju tiga lapis

Agar udara dingin nggak tembus ke paru-paru mu kamu harus pintar-pintar memilih pakaian, hindari mengenakan pakaian berbahan katun. Untuk lapisan pertama kamu bisa pakai bahan wool atau kain yang menyerap air dengan cepat, lapisan kedua adalah bahan yang bisa mengisolasi panas tubuh seperti fleece, lalu lapisan ketiga atau lapisan terluar adalah bahan yang tahan air. Kenapa tahan air? Karena udara dingin kelembabannya tinggi dan mengandung banyak air, bisa dilihat dari daun-daun yang berembun di pagi hari setelah sepanjang malam udaranya dingin.