Gunung Kilimanjaro, Gunung Tertinggi yang Menjadi Impian Setiap Pendaki

Dilihat 766 kali

Sudah berapa banyak gunung yang telah kamu daki? Jika kamu adalah petualang sejati pasti selalu menginginkan tempat lainnya yang jauh lebih menantang dari lokasi pendakian sebelumnya. Salah satu gunung tertinggi di dunia juga akan menjadi incaran petualanganmu selanjutnya. Tentu Gunung Kilimanjaro juga sudah kamu masukan dalam daftar pendakianmu kan?

Gunung Kilimanjaro merupakan gunung tertinggi di dunia yang berdiri bebas dan merupakan gunung tertinggi di Afrika. Ketinggiannya mencapai 5.895 meter yang berarti memiliki selisih hingga 1.000 meter lebih dari Puncak Jaya yang merupakan gunung tertinggi yang dimiliki Indonesia.

Mengenai sejarah nama dari gunung Kilimanjaro sangat panjang dan penuh dengan perdebatan, namun yang pasti pada tahun 1889 seorang pendaki pertama bernama Hans Mayer berhasil mencapai puncak tertingginya dan kemudian menamakan puncak tersebut dengan sebutan Kaiser-Wilhelm-Spitze yang terus dikenal sampai tahun 1964 saat Tanzania mulai terbentuk. Kemudian mengalami pergantian setelah KTT berlangsung menjadi Uhuru yang berarti Freedom Peak.

Beberapa rute pendakian resmi yang bisa dipilih oleh para pendaki diantaranya Machame, Marangu, Rongai, Lemosho, Umbwe, dan Shira sementara untuk rute Mweka hanya bisa dilalui untuk rute turun pendaki. Dilansir dari laman wikipedia sebenarnya ada satu rute pendakian yang bisa dipilih yaitu Western Breach namun semenjak kejadian longsor yang mengakibatkan tewasnya 4 orang pendaki di kemah Arrow Glacier pada tahun 2006 lalu menyebabkan Pemerintah Tanzania menutup pintu masuk melalui rute pendakian tersebut.

Jika kamu ingin melihat bagaimana pendakian melalui rute Machame, kamu bisa melihat video berikut ini. Petualangan tiga orang sahabat, Ignacio Garcia Sanabria, Javier Sese, dan Ignacio Manero dalam mendaki puncak gunung tertinggi Kilimanjaro yang diunggah dengan akun Ignacioml89 pada situs Youtube ini akan memberikan bayangan bagaimana keadaan disana.

Dimulai dengan pertemuan mereka untuk menuju Tanzania dan kemudian bertemu dua orang pemandu lokal bernama Joseph dan August untuk mendaki gunung Kilimanjaro. Perjalanan mereka dimulai setelah berkumpul dan melakukan acara adat bersama para pendaki lokal dan pendaki mancanegara lainnya di lereng gunung.

Setelah menunggu hingga matahari terbit, mereka memulai perjalanan dengan jalur normal penuh bebatuan hingga jalur terjal yang mengharuskan mereka untuk memanjat. Mendekati puncak gunung Kilimanjaro, para pendaki juga akan merasakan hampir semua jenis iklim yang ada di bumi.

Sampai akhirnya para pendaki berhasil mencapai puncak gunung yang selalu diselimuti oleh salju abadi dan di puncak ini pula para pendaki akan menemukan sebuah papan besar yang dibuat oleh pemerintah Tanzania dalam bahasa Inggris “Congratulations, You are now at Uhuru Peak, Tanzania, 5.895 m. AMSL. Africa’s Highest Point. World’s Highest Free-Standing Mountain. One of World’s Largest Volcano. Welcome”.