Mengenal Sop Kesrut, Kuliner Khas Suku Osing yang Hampir Jadi Kenangan!

Dilihat 370 kali

Bicara tentang destinasi wisata, Banyuwangi punya beberapa tempat spesial yang wajib Lo kunjungi, contohnya saja gunung Ijen yang dikenal dengan keajaiban alam bule fire-nya. Selain itu, Banyuwangi pun masih punya Pulau Mewah, Green Bay, Taman Blambangan dan lainnya.

Lantas, gimana dengan kulinernya?

Nggak jauh berbeda dengan destinasi wisatanya yang terkenal unik dan eksotis, kuliner di Banyuwangi pun tergolong unik. Salah satunya adalah sop kesrut, makanan unik yang kini jadi buruan para food travellers yang ingin memanjakan lidahnya dengan sajian spesial.

Sop kesrut sejatinya bukanlah makanan baru. Kuliner ini merupakan salah satu kuliner kuno yang belakangan ini mulai terlupakan. Bahkan saking langkanya, sop kesrut termasuk dalam kuliner khas Banyuwangi yang terancam punah.

Saking langkanya, di Banyuwangi sendiri, hanya beberapa daerah saja yang menyajikan makanan khas suku osing ini. Padahal kalau dilihat dari rasa dan keunikannya, sop kesrut merupakan makanan lezat yang nggak kalah dengan hidangan kekinian yang sedang populer.

Kenapa sop kesrut?

Asal usul nama sop kesrut sendiri cukup unik lho! Makanan ini dinamakan sop kesrut, karena saat Lo menyantapnya, hidung Lo akan kesrut alias terasa meler karena rasa pedasnya yang menyiksa. Bahkan jika dibandingkan dengan sego tempong, sop kesrut bisa lebih pedas dari makanan populer tersebut.

Mengenai isinya, sop kesrut sendiri merupakan makanan sederhana yang terdiri dari kuah kaldu kental dan belungan ayam kampung. Sebagai penambah rasa, sop kesrut diberi tambahan daun bawang, jahe, cabe, belimbing wuluh, tomat dan satu bumbu spesial, yakni terasi.

Dengan bahan-bahan yang sederhana ini, rasa yang dihasilkan sop kesrut tergolong luar biasa. Biasanya, makanan ini disajikan sebagai lauk untuk nasi, dengan tambahan ayam kampung goreng, atau bisa juga sebagai penyempurna pelasan ikan.

Untuk bisa menikmati sop yang satu ini, biasanya beberapa warung makan di Banyuwangi akan membanderol makanan ini dengan harga 15 s/d 20 ribuan saja. Sebuah harga yang sangat wajar jika melihat rasa yang disajikannya, dan statusnya sebagai makanan langka.

Gimana bro, Lo tertarik untuk menikmati makanan super pedas khas suku osing ini?