Edelweis, Sang Bunga Abadi Yang Terancam Keabadiannya

Menjadi bunga yang memiliki keabadian, bunga Edelweis menjadi sasaran tangan- tangan usil dan hampir punah

Edelweis, Sang Bunga Abadi Yang Terancam Keabadiannya

Bunga edelweis atau yang sering disebut juga bunga abadi karena bunga ini dapat hidup dan mekar dalam waktu yang lama walaupun sudah dipetik. Bunga yang sudah terkenal dikalangan penggiat aktivitas outdoor mendaki gunung, karena bunga ini hanya dapat tumbuh di atas gunung dengan sinar matahari yang cukup.

Karena begitu terkenal akan keabadiannya, bunga edelweis sampai memiliki legenda atau mitos yang menceritakan asal mula bunga edelweis bisa tumbuh. Kisah tersebut ialah sebuah kisah cinta antara manusia biasa dan putri kerajaan peri di Pegunungan Alpen, karena cinta mereka yang tidak bisa bersatu maka sang putri selalu menangis dan air mata yang jatuh di hamparan salju pegunungan alpen membuat sebuah bunga tumbuh disana dan menjadi bunga yang abadi seperti cinta putri kerajaan dan manusia biasa tersebut.

Bunga edelweis yang sering dijumpai di puncak gunung- gunung di indonesia atau yang sering disebut edelweis jawa atau Anaphasil Javanica sebenarnya hanya kelopak bunga Leontopodium asli yang berasal dari Pegunungan Alpen. Bunga edelweis yang sebenernya adalah hanya serbuk kuning yang dalam waktu 1 – 3 hari sudah rontok dan meninggalkan kelopak yang diambil oleh banyak pendaki untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Bunga-bunga edelweis asli endemik indonesia dapat lo temukan di pegunungan pulau Jawa, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan dan Lombok.

Bunga edelweis yang sudah dewasa dapat tumbuh hingga setinggi 8 meter namun biasanya hanya tumbuh kurang dari 1 meter. Waktu yang pas untuk lo gunakan untuk melihat bunga edelweis mekar adalah antara bulan April – Agustus atau pada bulan Juli – Agustus saat itu adalah waktu dimana bunga edelweis lagi mekar terbaiknya.

Bunga edelweis pertama kali di temukan di Gunung Gede oleh seorang neuralis asal Jerman bernama Georg Carl Reinwardt pada tahun 1819 tempat penemuan awal ini berada di lereng Gunung Gede, setelah penemuan itu maka seorang peneliti botani dari jerman bernama Carl Heinrich Schutz menelitilebih lanjut mengenai bunga edelweis di Gunung Gede.

Edelweis, Sang Bunga Abadi Yang Terancam Keabadiannya

Ilustrasi Bunga Edelweis. Source

Karena semakin banyaknya orang-orang yang memetik sampai dikeringkan dan dijual sebagai souvenir membuat bunga edelweis mengalami kelangkaan, bahkan di wilayah Bromo – Tengger bunga edelweis dianggap punah. Karena jumlahnya yang semakin berkurang maka di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango lo dilarangan keras untuk memetik bunga edelweis, namun jangan sedih kalau datang ke Gunung Gede Pangrangao dan lo ingin membawa pulang bunga edelweis sebagai oleh-oleh saat ini sudah banyak petani di dieng yang membudidayakan bunga edelweis untuk menghentikan pencurian bunga edelweis oleh tangan-tangan jahil wisatawan yang datang. Para petani di dieng membudidayakan bunga edelweis dengan cara menanam anakan bunga edelweis yang bersal dari biji yang bayak tumbuh tersebar disekitar tanaman induknya.

Bunga edelweis yang sudah terancam punah ini membuat pemerintah membuat undang-undang yang mengatur tentang larangan memetik bunga edelweis tersebut, undang-undang yang mengatur hal tersebut ialah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem pasal 33 ayat 1. Maka buat lo yang masih bandel diam-diam memetik bunga edelweis siap-siap kena hukuman ya.

Bunga edelweis tercatat pada tahun 1988 ada 636 batang yang dipetik dari Taman Nasional Gede Pangrango yang merupakan salah satu tempat perlindungan terakhir bunga edelweis di Indonesia sementara di daerah bromo bunga edelweis sudah punah.  Tempat terbaik untuk melihat bunga edelweis di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango adalah di alun-alun Suryakencana dan Lembah Mandalawangi dan untuk di Gunung Papandayan adalah di wilayah tegal alun yang seluas 32 hektar yang hampir seluruhnya ditumbuhi bunga edelweis.

Kasus tentang pencurian bunga edelweis yang sempet viral sempat terjadi di Gunung Rinjani, saat itu ada sekelompok anak muda yang mendaki gunung rinjani dan memetik bunga edelweis disana, bukan hanya memetik tapi mereka mencabut bunga edelweis itu sampai ke akarnya dan dipamerkan di facebook salah satu dari anggota rombongan mereka. Dan orang-orang yang sudah berani mencabut bunga edelweis itu diberi hukuman yaitu tidak diperbolehkan lagi untuk melakukan pendakian ke gunung rinjani. Jangan sampe karena perbuatan iseng untuk membawa pulang atau pamer ke social media bikin lo gak bisa lagi buat nyalurin hobi mendaki gunung ya bro.

Fakta fakta unik lain yang harus lo tau mengenai bunga edelweis

  1. Dapat hidup abadi karena memiliki hormon yang mencegah kerontokan bunga yaitu hormon etilen. Dengan adanya hormon ini bunga edelweis dapat mekar sampai berumur 10 tahun.
  2. Dapat hidup di tempat yang tandus, bunga edelweis karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara.
  3. Sering dijadikan simbol, banyak negara-negara di eropa yang menjadikan bunga edelweis sebagai simbol mulai dari simbol koin sampai simbol sebuah organisasi. Di Indonesia bunga edelweis pernah dijadikan gambar perangko Pos Indonesia tahun 200
  4. Mitos jika memberi bunga edelweis ke pasangan maka hubungan mereka akan abadi seperti bunga edelweis.

Karena bunga edelweis semakin hari semakin langka maka lo sebagai anak muda yang ngaku cinta alam seharusnya bisa menjaga kelestarian bunga edelweis itu ya bro. Jika lo lagi melakukan pendakian ke Gunung Gede, Gunung Rinjani dan tempat lain yang ditumbuhi bunga edelweis lo gak boleh memetik apalagi mambawa pulang dengan cara mencuri, cukup foto atau beli di tempat yang memang menjual bunga edelweis hasil budidaya petani aja ya. Kalau lo udah bijak menjaga kelestarian bunga edelweis maka bunga edelweis bakal bisa lo nikmatin sampai kapan pun tanpa takut terjadi kepunahan.

 

Featured Image

Sumber

Wilderness Beginner

8 COMMENTS

SHARE
Kurniawati
keren
Hengky  kik
mati kita jaga bersama bunga edelweis
Nur Colis
jos
paulus indra
ok
johanes pratama
bunga abadi
Endang P
Jgn dipetik
dwi wiji utomo
jangan ambil apapun selain foto..
Ardiansyah Z
Mari kita jaga