FEB 12, 2018

Spot Ini Akan Memberikan Lo Sensasi Snorkeling Berbeda Di Bali

Dengan tujuan konservasi alam, spot- spot ini akan memukau para petualang dengan unsur budayanya


memiliki iklim tropis, Indonesia memiliki segudang keindahan alam yang terpancar melalui gunung, hutan, hingga alam bawah laut yang mengundang para petualang sing untuk datang dan melakukan eksplorasi, namun yang biasanya paling mengundangn para petualang adalah alam bawah laut. Khususnya Bali, memiliki panorama alam bawah laut yang luar biasa indahnya. Tidak heran apabila banyak sekali para petualang yang datang untuk snorkeling di Bali. Akan tetapi, bagaimana apabila alam bawah laut yang di campur dengan sedikit sentuhan tangan manusia?

Mengintip keindahan pura di Bali mungkin sangat mudah untuk di akses dan sudah biasa, namun lain halnya apabila lo berkunjung ke Pura Bawah Laut Pemuteran. Di spot ini lo bisa menyaksikan keberadaan sebuah pura yang di warnai dengan arsitektur unik dan biota laut di sekelilingnya. Karena lokasinya di bawah laut, tentu saja berbeda pula cara menjelajahi pura ini. 

Mungkin Pura Bawah Laut Pemuteran sepintas terlihat seperti cagar budaya yang terletak di pedalaman laut. Apabila lo telisik lebih lanjut, lo akan menemukan fakta bahwa sebenarnya pura ini memang sengaja di tenggelamkan oleh para pecinta lingkungan dengan tujuan sebagai upaya konservasi terumbu karang bawah laut. Aksi penenggelaman ini dilakukan pada tahun 2000- an.

Ilustrasi Para Petualang Sedang Menjelajahi Pura Bawah Laur Pemuteran. Source

Pura bawah Laut Pemuteran yang biasa di sebut Taman Pura ini biasanya akan mudah di temukan bangunan pura yang di sertai dengan patung Budha ataupun patung Ganesha apabila lo menyelam di kawasan ini. Meski baru dibuat pada tahun 2000-an, terlihat kalau patung-patung yang ada di Pura Bawah Laut ini seperti sebuah artefak yang berusia ratusan atau ribuan tahun.

Penenggelaman Pura Bawah Laut Pemuteran ini merupakan salah satu upaya konservasi yang melibatkan berbagai pihak seperti pemilik hotel, pemilik jasa penyelaman, para nelayan hingga penggiat konservasi lingkungan. Meskipun bertujuan sebagai konservasi alam, ada harapan nilai ekonomi yang cukup menjanjikan kepada pihak- pihak tersebut. 

Konservasi ini menggunakan Teknik Bio Rock untuk mengembangkan terumbu karang di wilayah Pemuteran. Sudah di jalankan hingga sekarang, teknik ini memperlihatkan hasil sempurna dan terbilang berhasil. Teknik Bio Rock sendiri menggunakan kerangka besi yang di tenggelam kan ke dasar laut. Kerangka-kerangka besi ini dialiri listrik sebesar 6-10 volt. Listrik ini mengalir terus menerus hingga terumbu karang dianggap sudah dewasa. Cara seperti ini mampu mempercepat pertumbuhan terumbu karang 2 hingga 6 kali lebih cepat dari pertumbuhan terumbu karang secara alami.

Pastinya lo tidak akan melewatkan untuk menyelam ke kawasan pemuteran. Pemandangan terumbu karang asli yang memancarkan kecantikannya yang di tambah dengan adanya patung- patung yang di tempeli oleh koral- koral. Terletak pada kedalaman 15- 28 meterdi dasar laut, area ini memiliki luas mencapai 2500 meter persegi. Pastinya kawasan ini akan memuaskan para penyelam yang berkunjung bro!

Bali memiliki pura di dasar laut sebagai konservasi, berbeda dengan di Lombok. Dilansir dari Republika, kedatangan traveler meningkat tajam dari tahun sebelumnya.  Bahkan sampai di angka 3,2 juta wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Keberhasilan tersebut tidak hanya karena kerja keras pemerintah setempat, tapi juga keindahan mengagumkan yang dimilikinya.

Gili Meno

Salah satu faktor yang paling menarik perhatian para petualang adalah Gili Meno. Pulau kecil yang terlihat seperti berpasangan dengan Gili Air dan Gili Trawangan merupakan tempat populer untuk melakukan Snorkeling dan diving. salah satu spot yang paling mendapatkan perhatian adalah 20 patung hasil karya pemahat bawah air, Jason deCaires Taylor yang ditenggelamkan ke dalam laut. Bukan hanya untuk tujuan wisata, sama seperti di Pemuteran, patung- patung ini di ciptakan untuk mengembangkan terumbu karang. 

Apabila lo surfing di internet, pastinya lo akan melihat foto yang berisikan banyak patung. namun proyek pembangunan kawasan ini baru selesai pada tahun 2019 mendatang. Hingga sekarang, banyak sekali para petualang yang berenang di patung yang terletak pada kedalaman 4 meter ini. Meskipun di sambut baik oleh para petualang dalam negeri dan luar negeri, kepopuleran dari patung buatan Jason Taylor  juga menuai protes dari beberapa pihak. Hal ini tidak lain karena mereka menganggap patung tersebut berbau pornografi.

Soerang Petualang Sedang Menjelajahi Alam Bawah Laut Gili Meno. Source

Dilansir dari Klik News,  Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Lombok Utara, Khusnul Munadi mengatakan bahwa keberadaan patung tersebut dinilai sebagai bentuk eksploitasi kepada perempuan. Khusnul Munadi juga menyebutkan jika dari segi estetika tidak mencerminkan Lombok Utara yang kental dengan adat istiadat. Protes juga disampaikan oleh beberapa orang lewat media sosial usai foto tersebut tersebar. Akan tetapi, menurut tokoh lain di Lombok pembuatan patung ini di prediksi akan memberikan efek positif. Namun, jika kehadiran patung tersebut menjadi perdebatan, nanti pasti akan diadakan peninjauan kembali.

Gimana bro? Penasaran kan pastinya menyelam dalam keindahan yang menwarkan unsur budaya dan seni di dalam laut, pastinya snorkeling Di Bali dan Lombok akan memukan setiap penyelam yang datang. Fotografi menjadi salah satu tujuan petualangan yang tidak bisa lo lewatkan bro saat menyelam di spot- spot ini, untuk mendapatkan potrt sempurna ada beberapa tips untuk memotret keindahan alam bawah laut yang bisa membantu lo saat menyelam. 

1. Kenali Kondisi bawah air, tempat di mana  lo menyelam dan mengambil potret.

2. Apabila lo tidak mengandalkan kamera, pilih smartphone yang bisa tahan di dalam air.

3. Apabila Smartphone lo tidak tahan air, gunakan casing anti air.

4. Ambil foto sebanyak mungkin agar lo tmendapatkan banyak pilihan di dalam laut.

 

Featured Image

Sumber

 


Please login to comment
4 COMMENTS
Bambang S
February 13, 2018 at 8:36 AM

sulit dilupakan


Bakti Satria
February 14, 2018 at 10:23 AM

ciamik bozzz


Farhan Yudhi Fatah
February 15, 2018 at 11:40 PM

I love Snorkeling


Rachmat Megaputra
February 18, 2018 at 2:06 PM

Puol banget



LOCATION