Berpetualang Ke Kalimantan? Kenali 4 Karakteristik Suku Dayak Pedalaman!

Berpetualang ke Kalimantan? Kenali 4 karakteristik suku Dayak pedalaman yuk bro!

Berpetualang Ke Kalimantan? Kenali 4 Karakteristik Suku Dayak Pedalaman!

Pulau Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, pulau Kalimantan juga masih banyak menyimpan surga yang belum terjelajahi dan terjamah oleh tangan-tangan manusia. Selain tempat-tempat yang belum terjamah, ada hal menarik dari pulau Kalimantan ini.

Hal menarik tersebut adalah Suku Dayak Pedalaman. Sebagai penduduk asli pulau Kalimantan, suku Dayak mempunyai ciri khas yang berbeda dari suku-suku lain yang ada di Indonesia. Walau sudah populer di pengetahuan orang Indonesia, tetapi suku Dayak pedalaman masih menyimpan banyak rahasia.

Nah, bro, kalau lo ada kesempatan untuk main dan berpetualang ke pulau Kalimantan dan bertemu dengan suku Dayak pedalaman, ada 4 hal yang perlu lo ketahui dari mereka nih. Hal pertama yang perlu lo perhatikan adalah perhiasan manik-manik.

Perhiasan Manik-manik Asli Suku Dayak Pedalaman

Berpetualang Ke Kalimantan? Kenali 4 Karakteristik Suku Dayak Pedalaman!

Perhiasan Manik-manik Asli Suku Dayak Pedalaman. credit photo: news.okezone.com

Suku Dayak pedalaman suka sekali memakai perhiasan manik-manik. Manik-manik ini bisa mereka pakai sebagai kalung, gelang, dan anting. Manik-manik ini berasal dari batuan alami, yang dibentuk hanya dengan tangan dan tidak sama sekali tersentuh dengan mesin.

Oleh karena itu, bentuknya tidak begitu beraturan dan tidak terlalu mengilap dibandingkan dengan buatan pabrik, adalah salah satu karakteristik manik-manik asli buatan suku Dayak pedalaman. Hal ini juga berkaitan dengan berat dari perhiasan manik-manik tersebut.

Suku Dayak pedalaman, terlebih kaum prianya, tidak mengenal perhiasan batu lain selain batu manik-manik tersebut. Selain manik-manik, mereka juga menambahkan taring beruang atau taring babi serta beberapa kepala tengkorak di perhiasan mereka.

Nah bro, untuk mengetahui perhiasan asli manik-manik suku Dayak pedalaman atau tidak, lo bisa memberikan tes kecil untuk perhiasan tersebut dengan cara membakarnya. Kalau manik-manik tersebut dibakar lalu merubah warna serta bentuk manik-manik tersebut. Itu artinya batu manik-manik tersebut bukan asli dari suku Dayak pedalaman.

Nah, karakteristik lainnya dari suku Dayak pedalaman adalah tato yang ada di tubuhnya.

Tato Dengan Makna Dalam

Berpetualang Ke Kalimantan? Kenali 4 Karakteristik Suku Dayak Pedalaman!

Suku Dayak Pedalaman - Tato. credit photo: jjsbatur7.blogspot.com

Ciri khas suku Dayak pedalaman yang lainnya adalah tato yang ada di tubuh mereka. Bro, tato menurut mereka adalah sebuah tradisi, religi, dan status sosial yang diberikan dan didapatkan oleh mereka. Tato juga menjadi sebuah penghargaan untuk suku Dayak pedalaman.

Oleh karena itu, tato tidak bisa dibuat dengan sembarang nih, bro. Biasanya tato yang dibuat sudah dengan maksud dan tujuan tertentu. Tato adalah ‘obor’ untuk suku Dayak pedalaman. Jadi menurut mereka, semakin banyak tato yang ada ditubuh mereka, mereka akan semakin terang.

Mereka percaya bahwa tato adalah simbol untuk menuju jalan terang dan keabadian. Oleh karena itu, membuat tato harus sesuai dengan aturan adat. Tato pada laki-laki dan perempuan dibuat menggunakan duri buah jeruk yang panjang.

Dan selain tinta sebagai bahan dasar membuat tato, suku Dayak pedalaman juga menggunakan jelaga dari priuk yang mereka pakai. Jadi, memang tato dari suku Dayak pedalaman berdominasi warna hitam.

Nah, hal satu ini adalah hal yang terdengar mengerikan bro. Namun, hal ini jugalah yang membuat karakter suku Dayak pedalaman makin kuat dan terkenal seantero Indonesia. Hal tersebut adalah kekuatan supranatural.

Supranatural

Berpetualang Ke Kalimantan? Kenali 4 Karakteristik Suku Dayak Pedalaman!

Suku Dayak Pedalaman - Supranatural. credit photo: discuz.id

Dari zaman dahulu, cerita dari nenek moyang, suku Dayak pedalaman menganut hal supranatural yang kuat. Banyak orang yang bilang kalau suku Dayak pedalaman adalah suku kanibal. Sayangnya, hal ini kurang tepat. Suku Dayak pedalaman adalah suku yang cinta damai. Asal mereka tidak diganggu dan tidak dianiaya.

Satu dari sekian banya hal supranatural yang suku Dayak pedalaman punya, yang paling berkesan dan ditakuti adalah ‘Manajah Antang’. Manajah Antang adalah cara suku Dayak pedalaman untuk mengetahui keberadaan musuh mereka.

Berpetualang Ke Kalimantan? Kenali 4 Karakteristik Suku Dayak Pedalaman!

Suku Dayak Pedalaman. credit photo: indahkurnia23.blogspot.com

Jadi bagaimana persembunyiannya, jika suku Dayak pedalaman sudah meminta petunjuk ke nenek moyang mereka dengan Manajah Antang ini, sesulit musuh bersembunyi pasti akan ketahuan juga. Hal ini yang banyak dipertimbangkan oleh orang luar yang tidak mengerti suku Dayak pedalaman.

Hal terakhir yang bisa menandakan bahwa dia adalah seorang suku Dayak pedalaman asli adalah sebuah mangkuk merah.

Mangkuk Merah

Berpetualang Ke Kalimantan? Kenali 4 Karakteristik Suku Dayak Pedalaman!

Suku Dayak Pedalaman - Ilustrasi Mangkuk Merah. credit photo: kejadiananeh.com

Mangkuk ini adalah lambang dari persatuan suku Dayak pedalaman. Kedaulatan serta persatuan mereka ditandai oleh mangkuk berwarna merah ini. Mangkuk merah ini dibuat dari tanah liat yang diberi warna merah.

Biasanya, mangkuk merah ini akan menyebar jika salah satu suku Dayak pedalaman merasa kedaulatannya terancam. Penyebaran mangkuk merah tersebut biasanya dilakukan oleh seorang ‘pemimpin’. Namun, banyak yang tidak tahu siapa pemimpin yang bergerak dengan cepat untuk menyebarkan lambang kedaulatan mereka itu.

Hal tersebut juga berkaitan dengan kekuatan supranatural yang suku Dayak pedalaman miliki, bro. Mangkuk merah juga biasanya menjadi salah satu alasan untuk memulai peperangan. Tapi sebelumnya, mereka sudah menggelar acara adat untuk berkomunikasi dengan para leluhur mereka sebelumnya.

Oleh karena itu, mangkuk merah ini pun tidak sembarang digunakan, karena jelas harus mengikuti aturan adat.

Nah, bagaimana bro? 4 karakteristik suku Dayak pedalaman di atas sudah membuka jalan pengetahuan lo, bukan? Jika main ke Kalimantan untuk berpetualang, tetap mengikuti adat dan aturan yang ada di sana ya bro. Aturan dan adat tersebut ada karena untuk menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat suku Dayak pedalaman.

Oleh karena itu, adat aturan tersebut pasti akan mereka patuhi dan mereka jalani. Wah, bagaimana bro? Lo tertarik untuk mempelajari suku Dayak pedalaman lebih dalam lagi? Silahkan lo langsung berangkat ke sana saja bro!

 

Source

Feature Image - blog kang sukron

Beginner Extreme travelling

2 COMMENTS

SHARE
Yudha Adi Nugraha
Makasih info nya kepake bgt ini
Hengky  kik
Info yang sangat menarik untuk di baca