MAR 8, 2018

Berencana Untuk Mendaki Kawah Ijen, Bro? Simak 5 Tips ini!

Sudah berencana untuk mendaki Gunung Ijen bro? Sebelum mulai pendakian, simak lima tips-tips ini dulu, bro!


Banyuwangi seakan belum habis untuk memberikan destinasi indah layaknya pintu surga. Banyuwangi dengan destinasi terkenal dan populernya semakin digandrungi oleh para petualang dan traveller karena kecantikan dan keindahan pesona alamnya.

Destinasi terkenal di Banyuwangi yang dimaksud adalah Gunung Ijen. Menjadi salah satu destinasi favorit bagi para petualang dan traveller membuat Gunung Ijen hampir tiap waktu, terlebih saat waktu liburan, dipenuhi oleh mereka-mereka baik dari domestik atau mancanegara yang ingin mendaki dan membuktikan keindahan alam tersebut.

Nah bro, kalau lo juga sudah menambahkan Gunung Ijen sebagai salah satu destinasi petualangan lo untuk tahun ini, sebaiknya lo simak bahasan kali ini. Bahasan kali ini adalah lima tips yang perlu lo ketahui sebelum mendaki Gunung Ijen. Tips-tips mendasar ini akan berguna untuk lo baik pemula atau sudah berpengalaman mendaki gunung, bro!

Oke, tips pertama yang harus lo ketahui adalah persiapan fisik yang baik.

Persiapan Fisik Agar Selalu Fit

Persiapan Fisik Dan Stamina Untuk Mendaki Gunung Ijen. credit photo: liputan6.com

Dengan total ketinggian mencapai 2.443 mdpl, dan mengingat pos pertama dari mulai pendakian ada di ketinggian 1.835 mdpl, lo harus benar-benar mempunyai fisik serta stamina yang baik. Hal ini juga berkaitan dengan medan trekking Gunung Ijen yang sangat bervariasi tingkat kesulitannya.

Beberapa kilometer pertama mungkin lo akan menghadapi trek yang masih datar. Namun, selanjutnya trek berpasir dan bahkan menanjak 60 derajat akan lo hadapi nih, bro. Dengan variasi trek seperti ini, jelas lo membutuhkan stamina yang baik.

Stamina dan fisik yang baik juga dianjurkan untuk lo jika ingin melihat fenomena api biru. Fenomena api biru ini hanya bisa lo lihat di pagi dini hari. Oleh karena itu, tidak jarang para petualang berangkat sekitar 02.30 dini hari untuk bisa melihat fenomena tersebut.

Hal ini pasti akan menguras tenaga dan stamina mengingat udara pagi yang masih sangat dingin dan biasanya membuat lo sulit bergerak. Jadi, jelas lo harus mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan stamina tubuh lo.

Berkaitan dengan fenomena api biru, dan waktu untuk melihat hal tersebut, di pastikan lo pakai jaket dan membawa senter yang tepat.

Jaket Dan Senter

Jaket Dan Senter - Mendaki Gunung Ijen. credit photo: upstation.id

Fenomena api biru adalah daya tarik tersendiri di Gunung Ijen. Oleh karena itu, banyak petualang dan traveller yang siap sedia menembus udara dingin dan angin kencang yang menusuk tulang hanya untuk melihat fenomena tersebut.

Berkaitan dengan hal ini, memilih jaket yang benar-benar bisa melindungi lo dari cuaca ekstrem di Gunung Ijen adalah sebuah keharusan. Kemudian, mengingat perjalanan untuk menuju fenomena api biru dilakukan di pagi dini hari, senter adalah gear yang harus selalu tetap ada digenggaman tangan lo.

Jelas hal ini terkait dengan tidak adanya sumber cahaya atau lampu-lampu yang menghiasi trek Gunung Ijen untuk melihat fenomena api biru. Oleh karena itu, memilih senter yang tepat untuk lo bawa mendaki Gunung Ijen adalah sebuah keharusan.

Masih terkait dengan cuaca dingin yang cenderung ekstrem, tips ketiga yang perlu lo ketahui adalah membawa perbekalan makanan dan minuman.

Logistik Makanan Dan Minuman

Mendaki Gunung Ijen. credit photo: travelling.web.id

Bro, dengan cuaca dingin seperti itu, lo tidak akan mau dehidrasi dan mengakibatkan hypothermia kan? Oleh karena itu, bawa air minum secukupnya. Minimal, yang bisa menemani lo untuk naik dan turun dari Gunung Ijen tersebut.

Memang sih bro, ada warung makan dan minuman yang berada di Pos Bundar, sekitar 400 meter dari Puncak Gunung Ijen, namun jika lo sampai di sana dini hari, jelas warung tersebut tidak buka dan lo aharus tunggu sampai jam 6.

Oleh karena itu, jelas logistik perbekalan makanan dan minuman harus selalu ada di ransel lo, ya!

Oke, tips keempat adalah berkaitan dengan trek Gunung Ijen yang terkenal terjal dan berpasir bro. Jadi, kalau lo sudah merasa letih, jangan terburu-buru untuk memaksakan kehendak!

Take A Break!

Mendaki Gunung Ijen. credit photo: jawaban.com

Trek Gunung Ijen terkenal dengan kesulitannya, oleh karena itu, mendaki Gunung Ijen bukan perkara mudah bro. Sepanjang perjalanan tersebut, kalau lo tidak pintar mengatur tenaga, bisa jadi lo akan kehabisan stamina dan tenaga ditengah perjalanan tersebut.

Oleh karena itu, istirahat bro! Duduk dipinggir trek dan mengisi tenaga dengan memakan perbekalan adalah hal sederhana yang terkadang lo lupa lakukan bro!

Lalu tips terakhir adalah perhatikan larangan para petugas di sana bro!

Perhatikan Larangan Dan Arahan Petugas

Larangan Di Gunung Ijen. credit photo: tripadvisor.co.id

Mengingat Gunung Ijen adalah kawasan Gunung Berapi yang masih aktif, lo juga harus perhatikan larangan ke lokasi tertentu dari petugas ya. Seperti contoh, ke kawasan yang penuh belerang, buat lo yang mempunyai penyakit pernapasan, sebaiknya menghindari tempat ini bro.

Selain itu, terkadang petugas juga melarang pendakian dikarenakan aktifitas magma yang sedang meletup-meletup.

Gunung Ijen juga terkadang jalur pendakiannya ditutup sementara. Hal ini pasti jelas berkaitan dengan status aktif dan siaganya Gunung Ijen tersebut. Kemudian, ketika cuaca mendadak hujan, sebaiknya lo tunda dulu pendakian lo karena trek di Gunung Ijen akan menjadi licin karena basah dan berpasir.

Nah, bagaimana bro dengan 5 tips sebelum lo mendaki Gunung Ijen? Apakah lo sudah mengerti dengan tips-tips di atas? Sebaiknya lo perhatikan hal-hal tersebut ya bro!

Kalau lo sudah mengerti, langsung saja lo cuti dari rutinitas, persiapkan budget serta packing secukupnya, pesan tiket kendaraan, dan langsung saja berangkat ke Banyuwangi untuk mendaki Gunung Ijen!

 

Source

Feature Image - breaktime.co.id

 


Please login to comment
4 COMMENTS
Deni alamsyah
March 12, 2018 at 11:42 PM

Keren keren deh


Muhammad muhlis
March 19, 2018 at 1:01 AM

Sangat indah


Sunaryo Widodo
March 26, 2018 at 10:09 AM

Blue fire yg menakjubkan


Hengky kik
June 16, 2018 at 5:06 AM

blue fire nya indonesia