MAR 12, 2018

5 Fakta Dibalik Kemegahan Dan Keagungan Hutan Kalimantan

Rindu dengan petualangan di hutan? Hutan Kalimantan bisa jadi pilihan yang tepat nih bro untuk lo memulai petualangan tersebut.


Bro, lo rindu dengan tantangan untuk menembus rimbunnya hutan-hutan? Berkemah dan melewati malam-malam yang hening dan hanya ditemani oleh serangga-serangga malam? Suara alam ini memang hanya bisa lo nikmati di tengah-tengah rayanya hutan belantara bro.

Beruntung, Indonesia, negara dengan kemaritiman yang agung, mempunyai hutan-hutan tropis yang sangat melegenda. Salah satunya yang akan dibahas dalam ulasan kali ini. Hutan ini adalah salah satu hutan terbesar yang dipunyai oleh Indonesia, bahkan terbesar di Asia Tenggara.

Bagi lo yang sudah pernah ke sini, dijamin lo pasti rindu dengan suasana alamnya yang megah. Dan buat lo yang belum pernah, simak ulasan kali ini karena dijamin juga semangat petualangan lo akan berkobar lagi.

Perkenalkan bro, hutan terbesar yang ada di Indonesia, hutan Kalimantan.

Lo pasti sudah tidak asing dengan letak lokasi hutan ini berada, namun apakah lo sudah kenal dengan surga-surga yang ada di dalamnya? Belum tentu bro. Oleh karena itu, bahasan kali ini akan memperkenalkan lo dengan hutan Kalimantan beserta fakta-fakta yang ada di dalamnya.

Oke bro, fakta pertama yang bisa lo ketahui dari hutan Kalimantan adalah umurnya yang mencapai 130 tahun.

Fakta Pertama – Hutan Hujan Tropis Tertua Di Indonesia

Hutan Kalimantan - Hutan Tertua. credit photo: mongabay.com

Sudah mencapai umur 130 tahun, hutan hujan tropis Kalimantan ini mempunyai letak administratif yang luar biasa luasnya. Wilayah hutan Kalimantan mencakup Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Dengan luas yang mencakup tiga negara sekaligus di dalamnya, tidak heran hutan Kalimantan diagungkan sebagai hutan terbesar di Indonesia.

Nah, hutan ini juga dinyatakan sebagai salah satu harta karun di Indonesia karena sejuta pesona di dalamnya. Hal-hal tersebut akan dibahas dibagian selanjutnya. Oke bro, fakta kedua yang bisa lo ketahui dari hutan Kalimantan adalah Kerbau Rawa Amuntai.

Fakta Kedua – Kerbau Rawa Amuntai

Kerbau Rawa Amuntai - Hutan Kalimantan. credit photo: kabarnesia.com

Hutan Kalimantan juga disebut dengan hutan dengan seribu sungai. Banyak yang menilai perairan di hutan Kalimantan ini lebih banyak daripada daratannya. Oleh karena itu, masyarakat dari Desa Danau Panggang mempunyai peliharaan yang cukup unik, yaitu Kerbau Rawa Amuntai.

Kerbau Rawa Amuntai hidup dikandang yang berada di atas air. Hal ini dilakukan oleh masyarakat Desa Danau Panggang karena lahan mereka semakin menyempit karena perkebunan kelapa sawit. Kerbau Rawa Amuntai menjadi salah satu objek petualangan yang mempunyai daya tarik tersendiri.

Dari atas perahu yang lo naiki, lo akan bisa melihat para penggembala yang mengeluarkan kerbau tersebut, dan menggiringnya kembali ke kandang saat matahari mulai terbenam.

Bro, selain Kerbau Rawa Amuntai, salah satu daya tarik dari hutan Kalimantan adalah habitat asli dari Bekantan.

Fakta Ketiga – Sebagai Habitat Asli Dari Bekantan

Bekantan Di Hutan Kalimantan. credit photo: coinaphoto.com

Terletak di kawasan Sungai Barito, lo harus turun langsung dari perahu yang lo naiki dan berjejal dengan lumpur sedalam betis lo. Bekantan adalah sekelompok kera yang hidup berkelompok. Dengan ciri khasnnya, hidungnya yang merah dan besar, Bekantan bahkan sempat menjadi beberapa maskot untuk Indonesia.

Bro, lo jangan kaget jika sudah sampai di habitat Bekantan, karena lo akan disambut dengan suara komunikasi mereka yang khas. Mereka tidak segan-segan untuk berteriak dan bersahut-sahutan dalam berkomunikasi.

Kemudian, salah satu daya tarik dari hutan Kalimantan yang berhasil menarik banyak para petualang untuk membuktikan keberanian mereka di sini adalah penangkaran Buaya terbesar di Indonesia.

Fakta Keempat – Penangkaran Buaya Air Tawar Di Indonesia

Penangkaran Buaya - Hutan Kalimantan. credit photo: phinemo.com

Desa Teritip, Balikpapan, merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang mempunyai lahan untuk penangkaran Buaya seluas 5 hektar. Sudah terbayang dengan lahan seluas itu dan lo dikelilingi oleh buaya?

Buaya yang ada di sini adalah jenis Buaya Supit dan Buaya Air Tawar khas hutan Kalimantan. Kedua jenis buaya ini termasuk yang dilindungi karena keindahan sisik tubuhnya yang kerap menjadi incaran para pemburu untuk dieksploitasi.

Oleh karena itu, penangkaran seluas 5 hektar ini sudah mendapat perhatian dari pemerintah setempat sebagai bukti kepedulian mereka untuk ikut melestarikan satwa khas hutan Kalimantan, Indonesia ini.

Dan fakta terakhir atau fakta kelima yang ada di hutan Kalimantan ini adalah Sungai Mahakam yang dihuni oleh lumba-lumba air tawar.

Fakta Kelima – Lumba-Lumba Air Tawar

Lumba-lumba Air Tawar - Hutan Kalimantan. credit photo: kaskus.com

Salah satu sungai terluas di Kalimantan ini dihuni oleh lumba-lumba air tawar yang langka, bro. Keberadaan mereka mampu dengan magis menarik perhatian banyak petualang dan traveller untuk bertemu langsung dengan mereka.

Lumba-lumba ini seakan mengerti jika ada perahu-perahu masyarakat yang melintas di sungai tersebut, mereka bisa menghampiri dan seakan mengajak bermain. Hal ini adalah momen langka dan hanya bisa ditemui di Sungai Mahakam saja bro.

Waktu yang paling tepat untuk bermain dengan lumba-lumba di Sungai Mahakam adalah jam 6 sampai jam 8 pagi, serta jam 4 dan jam 6 sore. D waktu-waktu tersebut, mereka akan terlihat jelas berenang mendekati perahu-perahu masyarakat yang melintas di atas mereka.

Wah bagaimana nih bro, apakah selera petualangan lo sudah tergugah dengan beberapa fakta yang terkait dengan hutan Kalimantan? Kalau lo sudah penasaran dengan hutan Kalimantan, langsung saja cuti dari pekerjaan da berangkat ke sini bro!

Lo bisa membuktikan keindahan serta berbagai daya tarik yang indah dari hutan Kalimantan ini. Hutan Kalimantan juga diagungkan sebagai paru-paru Indonesia yang masih sangat lestari bro. Bisa dibayangkan betapa segarnya udara yang ada di sini kan?

 

Source

Feature Image - phinemo.com


Please login to comment
3 COMMENTS
Sunaryo Widodo
March 13, 2018 at 3:28 AM

Menajupkan serta relegius


Sunaryo Widodo
March 13, 2018 at 3:32 AM

Jamrud khatulistiwa


Iiq Thoriq El-tuerto
March 14, 2018 at 10:42 AM

SUPER ISTIMEWA...ALAM YG ASRI INDAH NAN MEMPESONA