MAR 31, 2018

Pentingnya Parasut di Dalam Olahraga Terjun Payung

Parasut merupakan alat yang penting di dalam olahraga terjun payung. Untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya baca saja artikel di bawah ini. Selamat membaca bro!


Bila berbicara mengenai parasut tentunya hal ini tidak akan jauh dari olahraga terjun payung. Olahraga yang tergolong ekstrim ini akan membawa lo untuk bisa bercengkrama dengan awan di langit serta dapat melihat keindahan pemandangan alam dari ketinggian.

Sejarah Singkat Terjun Payung

Ilustrasi Terjung Payung Jaman Dulu. Credit: rostec.ru

Untuk sejarah terjun payung ini sendiri tidak memilki refrensi yang pasti kapan pertama kali jenis olahraga ini ditemukan bro. Namun, ada sebuah cerita yang mengatakan bahwa pada tahun 1617 Fausto Veranzio merupakan orang pertama yang lompat dari menara di Venesia, Italia.

Fausto Veranzio menggunakan alat yang mirip dengan payung dan ia berhasil mendarat. Sementara itu terjun payung di atas udara menggunakan balon udara pertama kali dilakukan oleh Andre Jaques Garnerin pada tahun 1797 di Paris, Perancis.

Namun ada pula catatan yang menyebutkan bahwa pada tahun 1919 Leslie Irvin menyelamatkan dirinya dari maut dengan cara terjun dari pesawat yang mengalami kecelakaan di Inggris. Semenjak peristiwa itu Leslie Irvin mengembangkan teknologi sistem parasut.

Selain dari sejarahnya, sebagai penerjun payung atau buat lo yang baru ingin terjun di olahraga ini tentunya harus memiliki pengetahuan seputar parasut, Karena parasut merupakan alat utama yang akan lo gunakan. Dari cara penggunaannya juga tidak sembarangan bro.

Dan tentunya lo harus bisa memilih bahan apa yang memiliki kualitas terbaik untuk lo dapat menjalani terjun payung ini. Karena olahraga ini masuk ke dalam olahraga ekstrim yang tentunya taruhan nyawa menjadi hal utama.

Untuk itu di dalam artikel ini selain membahas mengenai sejarah singkatnya, akan juga membahas mengenai bagian-bagian parasut yang akan digunakan untuk terjun payung.

Bagian-Bagian Parasut Terjun Payung

Ilustrasi Terjun Payung. Credit: en.wiktionary.org

Olahraga yang memiliki resiko tinggi ini merupakan kegiatan terjun dari atas pesawat terbang dengan bantuan parasut. Memang untuk melakukan olahraga ini tidak murah bro. Karena ada banyak aspek yang harus lo penuhi agar keselamatan lo selalu terjaga.

Seperti peralatan canopy, garness, contrainer, payung cadangan, altimeter dan googles merupakan hal yang wajib lo miliki bro. Belum lagi nantinya lo harus menyewa pesawat terbang yang akan membawa lo ke langit.

Namun bilamana tekad sudah berbicara tentunya segala bentuk halangan untuk lo tidak bisa melakukan olahraga ini akan terpatahkan. Namun perlu diingat untuk selalu memperhatikan alat-alat yang akan menopang lo yaa bro.

Untuk lo yang baru pertama kali, berikut hal-hal penting yang harus lo perhatikan.

Canopy Utama

Ilustrasi Terjun Payung. Credit: detasemenmatra2.blogspot.co.id

Canopy utama ialah parasut itu sendiri bro. Untuk itu selalu menjaga keutuhan dari parasut itu sangatlah penting sebelum lo melakukan lompatan. Karena tentunya bisa dibayangkan apabila kondisi parasut lo tidak optimal.

Dan tentunya lo juga harus mengetahui perbedaan bahan dasar kain yang digunakan untuk melakukan terjun payung. Karena terdapat perbedaan antara bahan dasar yang digunakan untuk terjun payung serta paralayang. Untuk mengetahuinya baca artikel ini sampai selesai yaa.

Parasut Drogue

Contoh Parasut Drogue. Credit: topgunbase.ws

Merupakan parasut kecil yang digunakan untuk membuka canopy utama. Sebagai penerjun lo harus membuang drogue pada saat menangkap angin dan mengeluarkan kekang, nilon anyaman baru kemudian tali kekang menarik keluar parasut utama.

Cagar

Ilustrasi Terjun Payung. Credit: nrmnews.com

Merupakan parasut kedua atau parasut cadangan yang nantinya akan berfungsi sebagai pengganti dari parasut utama bilamana parasut tidak dapat terbuka. Karena lo tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi pada saat sedang melakukan lompatan.

Oleh sebab itu cagar ini merupakan alat yang sangat penting untuk selalu ada di setaip pelompatan yang akan lo lakukan. Jangan lupa untuk selalu sedia alat ini bro atau bisa-bisa nyawa lo yang menjadi taruhannya.

Wadah

Ilustrasi Terjun Payung. Credit: time.com

Alat ini merupakan tempat untuk memegang parasut utama dan kedua. Jadi merupakan satu kesatuan yang tidak boleh terlupakan. Karena parasut utama dan kedua tentunya memerlukan tempat dimana bisa menjadi pegangannya .

AAD (Automatic Activation Device)

Contoh Alat AAD. Credit: skydivemag.com

Merupakan peralatan yang penting pada saat melakukan lompatan bro. Alat ini akan membantu lo pada saat sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Misalkan parasut lo tidak bisa terbuka, alat ini akan secara otomati membuka parasut lo saat berada di ketinggian sekitar 800 kaki.

RAM Udara Canopy

Contoh Parasut RAM. Credit: airborne-sys.com

Merupakan jenis parasut yang banyak digunakan para penerjun berpengalaman. RAM udara canopy memilki bentuk persegi atau persegi panjang. Bahannya terbuat dari nilon ringan. Jenis parasut yang sering digunakan ini memang sudah terbukti mampu menjamin keselamatan penggunanya.

Seperti apa yang sudah dijanjikan di atas, bahan dasar dari parasut itu sendiri harus lo pahami bro. Karena terdapat perbedaan antara parasut yang diperuntukan untuk terjun payung serta parasut yang digunakan untuk paralayang. Untuk itu berikut penjelasannya bro.

Perbedaan Bahan Terjun Payung dan Paralayang

Ilustrasi Paralayang. Credit: republika.co.id

Parasut yang digunakan untuk olahraga terjun payung bisa berjenis dome atau berbentuk segi empat. Bahan yang digunakan untuk membuat parasut terjun payung awalnya berbahan kanvas.

Namun makin kelamaan bahannya berubah menjadi nilon karena memiliki sifat yang lebih elastis, tidak mudah rusak, memiliki ketahanan tinggi terhadap minyak dan lemak.

Berbeda dengan parasut yang digunakan untuk terjun payung. Parasut paralayang memang diciptakan untuk lepas landas dari sebuah lereng bukit. Bentuk dan ukurannya jauh berbeda dengan parasut yang digunakan untuk terjun payung.

Parasut paralayang berbentuk elips terdiri dari dua lembar kain yang diciptakan dari bahan nilon ripstop berporositas nol dengan ketebalan sekitar 44 g/m2. Dua lembaran kain ini kemudian dihubungkan dengan lembaran tegak untuk mempertahankan bentuknya.

Jadi bagaimana bro dengan informasi di atas? Tentunya sebagai penerjun memiliki pengetahuan seputar parasut merupakan hal yang penting. Karena akan menyangkut dengan keselamatan lo sendiri. Sebaiknya sebelum melakukan lompatan kuasai terlebih dahulu hal-hal seputar parasutnya yaa bro.

 

 

 

 

 

 

 


Please login to comment
4 COMMENTS
yogo purwanto
April 2, 2018 at 8:56 AM

kerne bgt


yogo purwanto
April 3, 2018 at 8:29 AM

wow mantap


Blend Boto Mumu
April 6, 2018 at 9:45 AM

Olahraga penuh nyali


Endang P
April 10, 2018 at 8:35 AM

mantap abis