APR 16, 2018

7 Fakta Menarik Tentang Dataran Tinggi Dieng (98% Keren!)

Berencana untuk berpetualang ke dataran tinggi Dieng? Simak bahasan kali ini dulu ya, bro!


Bro, sudah pernah mengunjungi dan berpetualang di dataran tinggi Dieng? Tempatnya yang tinggi menjadikan Dieng sebagai salah satu tempat berpetualang yang favorit untuk para pendaki gunung, baik pendaki gunung dari dalam negeri sendiri atau mancanegara.

Dataran tinggi Dieng memang selalu menarik untuk dieksplorasi, dan masih ada beberapa hal menarik yang bisa lo ketahui dari dataran tinggi ini. Oleh karena itu, simak bahasan kali ini yang akan mengupas tujuh hal menarik yang ada di dataran tinggi Dieng.

Tempat Para Dewa Dewi Bersemayam

Tempat Para Dewa Dewi Bersemayam - Fakta Menarik Tentang Dieng. credit photo: anekatempatwisata.com

Dieng sendiri adalah berasal dari Bahasa Sansekerta. ‘Di’ artinya tempat yang tinggi, kemudian ‘hyang’ yang berarti kayangan. Kalau dua suku kata tersebut digabungkan, makan berarti tempat yang tinggi, atau sebuah kayangan.

Kayangan merupakan tempat yang diyakini sebagai tempat beristirahatnya para Dewa dan Dewi, dan Dieng, merupakan salah satu penjelmaannya. Hal ini mungkin bisa dilihat dari tingginya dataran Dieng, sehingga bisa diartikan sebagai kayangan.

Gunung Prau yang berketinggian 2590 mdpl juga mengukuhkan Dieng sebagai salah satu dataran tertinggi dengan pemandangan alam bebas yang luar biasa indah. Oleh karena itu, tempat para Dewa dan Dewi bersemayam ini selalu ramai oleh para petualang.

Terbagi di Dua Kabupaten

Terbagi di Dua Kabupaten - Fakta Menarik Dari Dieng. credit photo: jejakpiknik.com

Banyak para petualang yang mengira kalau dataran tinggi Dieng terletak di Kabupaten Wonosobo, namun sebenarnya, dataran tinggi Dieng terletak di dua kabupaten. Kabupaten tersebut adalah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara.

Bahkan jika dilihat lebih dalam dan teliti lagi, objek petualangan yang ada di dataran tinggi Dieng, lebih banyak terletak di Kabupaten Banjarnegara. Walaupun begitu, Dieng jadi mempunyai banyak jalur untuk berpetualang. Dengan terbaginya di dua kabupaten, itu artinya minimal Dieng mempunyai dua jalur petualang, yaitu jalur Wonosobo, dan jalur Banjarnegara.

Tumbuhan Endemik Dieng, Carica

Tumbuhan Endemik Dieng, Carica - Fakta Menarik Dari Dieng. credit photo: phinemo.com

Berbentuk seperti papaya namun lebih kecil ukurannya, Carica adalah buah atau tanaman asli dari Dieng. Tidak banyak yang mengambil tanaman ini dan ditaman di tempat lain dan hidup. Hal ini dikarenakan oleh faktor endemik tersebut.

Rasanya yang segar, tidak berarti buah ini dijajakan begitu saja. Carica kebanyakan menjadi bahan utama berbagai olahan. Seperti minuman, atau puding yang siap dijadikan buah tangan khas Dieng.

Tumbuhan Endemik Lainnya, Purwaceng

Tumbuhan Endemik Lainnya, Purwaceng - Fakta Menarik Dari Dieng. credit photo: indonesiakaya.com

Berbentuk seperti gingseng korea, namun Purwaceng adalah tanaman atau gingseng endemik dari Dieng. Sama seperti Carica, Purwaceng juga sudah banyak olahannya. Kebanyakan, Purwaceng diolah menjadi minuman.

Olahan Purwaceng juga menjadi salah satu buah tangan yang ditunggu oleh para laki-laki nih. Pasalnya, Purwaceng dinilai dapat membuat stamina dan vitalitas laki-laki meningkat. Oleh karena itu, tidak heran jika olahan Purwaceng juga laris sebagai buah tangan dari dataran tinggi Dieng.

Empat Jenis Petualang di Dieng

Empat Jenis Petualang di Dieng - Fakta Menarik Dari Dieng. credit photo: phinemo.com

Dataran tinggi Dieng merupakan spot petualangan yang paling lengkap. Hal ini dikarenakan oleh empat jenis spot petualang yang bisa lo nikmati di sini. Pertama, jika lo ingin berpetualang ke kawah gunung, lo bisa ke Kawah Sikidang dan Kawah Candradimuka.

Kemudian, jika lo ingin santai main iar sembari melihat pemandangan alam yang keren, spot petualangan Telaga Warna dan Telaga Dringo menjadi favoritnya. Air di telaga yang cukup tenang membuat lo pasti betah untuk berlama-lama di sana.

Lalu, spot petualangan yang ketiga adalah untuk lo yang ingin tantangan sebenarnya, yaitu mendaki gunung. Dataran tinggi Dieng dilengkapi dengan Gunung Prau dan Gunung Pakuwojo. Untuk lo yang siap mendaki gunung, Prau dan Pakuwojo siap memacu adrenalin lo, nih.

Dan spot petualangan sejarah yang juga bisa lo lakukan dari dataran tinggi Dieng adalah petualang di Candi Arjuna dan Candi Dwarawati. Dengan lengkapnya spot petualangan di Dieng, maka wajar jika banyak petualang yang ingin ke sini, terutama para petualang dari mancanegara.

Salju Dieng

Salju Dieng - Fakta Menarik Dari Dieng. credit photo: wisatadiengwonosobo.com

Salah satu keajaiban yang juga menjadi salah satu daya tarik utama di dataran tinggi Dieng adalah salju. Tidak hanya di Puncak Jaya di Papua yang ada salju dan es, Dataran tinggi Dieng juga mempunyai es menandakan suhu di sana sudah lewat dari 0 derajat.

Embun beku yang biasa disebut masyarakat setempat sebagai bun upas, adalah embun beracun yang bisa membunuh tanaman komoditas pangan.

Untuk lo yang ingin melihat salju atau es di dataran tinggi Dieng, siap-siap datang di waktu Juli – Agustus, di mana waktu tersebut, Dieng dapat mempunyai suhu udara berada di titik bekunya.

Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Desa Tertinggi di Pulau Jawa - Fakta Menarik Dari Dieng. credit photo: sportourism.id

Ketua Kelompok Sadar Wisata (PokDarWis) menyatakan bahwa desa mereka, yaitu Desa Sembungan, merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Hal ini dikarenakan oleh letak desa tersebut yang berada di 2300 mdpl.

Terletak juga diantara objek petualangan Telaga Cebong dan Bukit Sikunir, Desa Sembungan menjadi salah satu desa yang menjadi incaran para petualang karena keunikannya tersebut. Pada tahun 2009 lalu, masyarakat setempat memantapkan status tersebut dengan memasang gapura bertuliskan ‘Desa Tertinggi’.

Nah, bro. Bagaimana nih, apakah lo sudah penasaran dengan dataran tinggi Dieng? Kalau sudah, itu artinya lo tinggal cuti dari pekerjaan rutinitas, siapkan budget, packing secukupnya, dan langsung saja berangkat!

Oh iya, bro, kalau lo mengetahui beberapa hal lain lagi tentang dataran tinggi Dieng, sila tambahkan hal tersebut di kolom komentar di bawah ini ya!

 

Source

Feature Image - commons.wikimedia.org


Please login to comment
1 COMMENTS
Sunaryo Widodo
April 16, 2018 at 11:09 PM

Mantap , Keren , Mantap...