MAY 28, 2018

Eksotisme Gunung Batur Beserta Tips Untuk Mendakinya!

Buat lo yang ingin mendaki Gunung Batur, ada baiknya untuk perhatikan beberapa hal yang dapat membantu lo untuk mencapai puncak dari gunung ini. Penasaran lihat saja informasinya di bawah ini bro!


Bila lo mendengar Bali, tentu saja pantai indah menjadi hal yang sangat dinantikan apabila berlibur ke pulau tersebut. Namun apakah di Bali hanya sebatas dengan pantai-pantai indahnya saja, tentu saja tidak bro. Karena terdapat Gunung Batur yang tak kalah indahnya dengan pantai-pantai yang terkenal tersebut. Oleh karena itu di dalam artikel ini akan mengulas beberapa tips untuk lo para pendaki yang ingin melihat keindahan alam di atas puncak Gunung Batur.

Untuk di Bali sendiri memang terdapat beberapa dataran tinggi yang patut lo ketahui. Salah satunya ialah Kintamani. Nahh, di Kintamani itu terdapat beberapa tujuan wisata alam, Gunung Batur merupakan salah satunya. Lalu, Gunung Batur merupakan salah satu gunung berapi di Bali yang masih aktif selain dari Gunung Agung. Namun hal tersebut tak perlu untuk dikhawatirkan, karena hingga sekarang kondisi di Gunung Batur sendiri masih aman-aman saja.

Bahkan sudah lama, kawasan Gunung Batur ini dijaikan tempat hiking bagi para wisatawan yang memang suka dengan keindahan alam yang ada di dataran tinggi. Puncak Gunung Batur sendiri memiliki ketinggian sekitar 5633 kaki atau 1717 mdpl. Lalu di lereng dari Gunung Batur ini terdapat sebuah danau yang juga disebut Danau Batur.

Danau Batur itu sendiri merupakan salah satu danau terluas yang ada di Bali. Pada saat di tengah perjalanan pendakian lo ke puncak Gunung Batur ini lo sudah bisa melihat keindahan dari Danau Batur itu. Hamparan biru yang luas beserta dengan pemandangan yang lain menambah keindahan dari kawasan Gunung Batur ini.

Tips Mendaki Gunung Batur

Keindahan Puncak Gunung Batur. Credit: gunung.id/

Nah, buat lo yang ingin mendaki gunung ini, tentunya harus memerhatikan beberapa hal penting yang nantinya akan membantu lo untuk mempermudah lo untuk mencapai puncak dari gunung ini. Hal pertama yang dapat lo lakukan ialah menghampiri desa terdekat dari gunung ini, yaitu Desa Toya Bongkah.

Setelah lo tiba di desa ini, lo akan ditawari oleh para pemandu wisata yang akan menawarkan beberapa paket wisata untuk mendaki Gunung Batur ini. Lo bisa bernegoisasi dengan pemandu wisata tersebut agar mendapatkan harga yang cocok untuk lo.

Lalu setelah bernegoisasi dengan pemandu wisata tersebut, lo akan diajak untuk menginap di sebuah penginapan kecil yang lebih mirip seperti rumah. Untuk biaya per malamnya pun tak begitu mahal, sekitar Rp. 100.000,- saja. Karena memang lo akan memulai pendakian pada saat subuh hari.

Tepat pagi-pagi buta sekitar pukul 4 pagi lo akan dibangunkan untuk bersiap-siap melakukan pendakian ke puncak Gunung Batur ini. Matahari yang belum terbit pun, lo akan melihat banyak sekali senter yang berkelap-kelip dari para wisatawan lain yang ingin mendaki ke puncak gunung ini.

Suasana Di Gunung Batur. Credit: yukpiknik.com

Disarankan pula untuk membawa telor mentah dan letakan di tas yang kira-kira aman agar telor tersebut tidak pecah. Dan jangan membawa perlengkapan yang terlalu banyak, yang terpenting ialah jangan lupa untuk membawa air putih serta makanan kecil lainnya.

Biasanya oleh para pemandu akan membantu lo untuk naik motor terlebih dahulu hingga mencapai titik dimana lo harus turun dan berjalan kaki. Lo pun tidak akan mendaki gunung ini sendirian, karena masih banyak wisatawan lain yang akan iktu mendaki. Semakin jauh berjalan, medan yang akan lo hadapi pun akan semakin terjal.

Namun tenang saja, terdapat banyak pos-pos istirahat yang ada selama perjalanan lo ke puncak Gunung Batur ini. Kurang lebih pukul 05.45 lo akan tiba di tempat yang tepat untuk menikmati sambutan dari matahari. Namun kalau lo kurang beruntung, matahari tersebut akan tertutup oleh awan, namun hal itu pun cukup indah, cahaya jingga yang dipancarkan matahari terlihat sangat jelas.

Suasana Pendakian Di Gunung Batur. Credit: kadekarini.com

Nah, mengenai telur yang lo bawa tersebut, dapat lo gunakan apabila sudah berada di atas puncak dari Gunung Batur ini. Karena lo bisa merebus telur tanpa harus membawa panci, air dan kayu bakar. Yang harus lo lakukan ialah tinggal mencari gundukan tanah yang menghembuskan asap kecil.

Lo tinggal menguburkan telur tidak begitu dalam dan tunggu selama beberapa menit. Lalu telur itupun akhirnya matang. Ini merupakan salah satu hal yang sangat unik apabila bisa lo lakukan bro.

Medan Yang Tak Terlalu Sulit

Memang dari kondisi medan yang ada, Gunung Batur ini merupakan salah satu gunung yang memiliki tingkat kesulitan tidak terlalu tinggi. Sehingga buat lo yang baru pertama kali melakukan pendakian tak perlu khawatir akan kesulitan yang akan lo hadapi. Hal ini juga yang menyebabkan banyak para wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri berbondong-bondong untuk datang ke gunung ini.

Dan perlu diketahui juga kalau Gunung Batur ini sendiri sudah termasuk jajaran Geopark. Geopark itu sendiri merupakan sebuah daerah yang sudah diakui oleh UNESCO melalui Global Geopark Network yang memiliki warisan geologi yang luar biasa. Itu berarti sebuah kawasan yang memiliki pemandangan alam yang memukau nan indah serta tempat ini bisa menjadi tempat liburan hingga memilki nilai ilmiah yang signifikan.

NIkmatnya Sebutir Telur Di Atas Puncak Gunung Batur. Credit: travel.tempo.co

Serta dari mendaki Gunung Batur ini lo juga dapat menghilangkan rasa penat lo karena memang pemandangan serta panorama alam yang ada di kawasan Gunung Batur ini sangatlah indah bro. Tak itu, ternyata Gunung Batur sendiri merupakan ibu dari Gunung Agung.

Jadi bagaimana bro dengan informasi dan tips untuk lo mendaki Gunung Batur ini? Semoga dapat berguna sebagai panduan lo pada saat mendaki gunung itu kelak. Selamat beraktifitas dan teruslah kobarkan semangat petualang lo bro.

 

 

 

 

 

                                                           


Please login to comment
1 COMMENTS
Muhammad muhlis
May 29, 2018 at 12:10 AM

Keren banget



LOCATION