JUN 13, 2018

5 Jenis Tas Drone Yang Pas Untuk Segala Petualangan Lo, Bro!

Bingung bagaimana menyimpan drone lo saat ingin berpetualang? Tenang, bro - sila simak ulasan kali ini untuk memberikan lo pilihan tentang tas drone!


Petualangan zaman sekarang tidak hanya sebagai salah satu pemuas mata petualangnya saja nih, bro. Perkembangan teknologi saat ini sudah mencapai memudahkan para petualang untuk merekam seluruh keindahan alam yang terlihat oleh matanya.

Perangkat untuk merekam segala keindahan alam tersebut, pada umumnya yang para petualang bisa bawa adalah kamera dan perekam video biasa. Wah, sepertinya sekarang ini kurang puas dengan perangkat tersebut karena sisi rekamannya terbatas.

Untuk itulah kamera terbang dibuat. Eits, ini bukan kamera yang diikatkan di mainan remote control pesawat terbang ya. Bro, Drone sekarang menjadi salah satu perangkat elektronik wajib yang dibawa saat berpetualang.

Dengan drone, segala sisi kemungkinan dari keindahan alam suatu spot dan destinasi petualangan, akan terekam dengan sepenuhnya. Bahkan, dengan drone, lo bisa melihat berbagai sisi keindahan alam sebuah spot destinasi petualangan tersebut yang tidak terlihat dengan mata lo sendiri.

Oleh karena itu, drone sekarang ini menjadi salah satu perangkat yang wajib dibawa oleh para petualang masa kini. Hadirnya drone lipat seperti DJI Mavic Pro dan Mavic Air menjadikan drone semakin mudah untuk diajak berpetualang. Kendati demikian, drone bukanlah gadget yang murah sehingga lo wajib berhati-hati saat membawanya.

Untuk mempermudah lo membawa drone, saat ini di pasaran telah tersedia beragam model tas khusus untuk drone. Dengan memperhatikan aspek keamanan dan fungsionalitas berikut 5 model tas drone yang wajib untuk dipertimbangkan.

Lowepro Toploader Pro 70 AW II

Lowepro Toploader Pro 70 AW II. credit photo: amazone.com

Dirancang untuk membawa DJI Mavic Pro dan Mavic Air, Lowepro Toploader Pro 70 AW II bisa digunakan kedalam 4 mode penggunaan. Untuk kapasitasnya, tas ini sanggup memuat DJI Mavic Pro dan Mavic Air termasuk dengan 2 baterai ekstra dan remot kendali.

Berkat desainnya yang ringkas, Lowepro Toploader Pro 70 AW II juga masih ideal masuk ke dalam tas yang ukurannya lebih besar. Keunggulannya yang lain, tas ini dirancang dengan material All Weather AW Cover yang sanggup melindungi drone Anda dari hujan, debu dan elemen lain.

Harga untuk satu tas ini berkisar di angka Rp. 1.078.000 saja. Cukup terjangkau untuk sebuah tas drone dengan berbagai kelebihan dan fitur ini.

Manfrotto Sling Bag M1

Manfrotto Sling Bag M1. credit photo: photogearnews.com

Selain bisa digunakan dengan model selempang, Manfrotto Sling BAG M1 juga bisa digunakan sebagai tas pinggang atau dijinjing. Seperti Lowepro Toploader Pro 70 AW II, lo bisa mengandalkannya untuk membawa DJI Mavic Air dan Mavic Pro dengan 2 baterai ekstra dan remot kendali.

Selain itu tersedia kantong ekstra untuk menyelipkan baling-baling, powerbank atau aksesoris lain.

Manfrotto Sling BAG M1 hadir dengan material yang tahan air. Untuk perlindungan ekstra, Manfrotto melengkapinya dengan tambahan cover pelindung untuk melindunginya di beragam kondisi cuaca. Menariknya, tas ini juga dirancang dengan desain resleting tersembunyi yang memungkinkan drone lo terhindar dari pencurian. Harga dari tas drone ini berkisar di angka Rp. 630.000 saja. Wah lebih murah dari yang sebelumnya, nih.

Peakdesign Everyday Backpack

Peakdesign Everyday Backpack. credit photo: cnet.com

Kali ini, tas drone yang satu ini memang cukup mahal, namun harga tersebut akan sepadan dengan fitur yang ada di tas ini. Peakdesign membanderol tas ini dengan harga Rp. 4.584.000 saja.

Untuk lo yang gemar berpetualang dengan membawa banyak gadget seperti kamera, tablet atau laptop, Peakdesign Everyday Backpack adalah solusi yang tepat untuk teman petualangan lo.

Tas punggung dengan kapasitas 20L ini hadir dengan rancangan kompartemen yang unik dan sangat fleksibel sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Tas ini sanggup memuat laptop hingga 15 inci, Kamera DSLR atau mirrorless, Lensa, drone DJI Mavic Air atau Mavic Pro beserta remot kendalinya, tablet, tripod hingga aksesoris lain.

Peakdesign Everyday Backpack semakin menarik dengan fitur MagLatch yang memungkinkan lo untuk mengakses isi tas ini dari bagian atasnya dengan lebih cepat. Tidak hanya itu saja, berkat material kanvas nilon 400D yang diusungnya Peakdesign Everyday Backpack juga tahan cuaca.

Manfrotto D1

Manfrotto D1. credit photo: nomadasaurus.com

Manfrotto D1 ini merupakan tas drone yang memiliki harga menengah ke atas. Walau begitu, tidak jauh berbeda dengan tas drone yang sudah disebutkan di atas sebelumnya, harga dari tas ini sepadan dengan fitur atau kelebihan dari tas ini. Harganya berkisar di angka Rp. 1.990.000 saja.

Tas punggung ini sebenarnya dirancang hanya untuk drone DJI Phantom saja. Namun, tidak menutup kemungkinan bisa juga digunakan dengan Drone lain dengan ukuran yang sama. Bahkan, bisa digunakan juga untuk DJI Mavic Air dan Mavic Pro.

Banyaknya kompartemen menjadikan tas ini sangat fleksibel. Kompartemen utama untuk menempatkan drone beserta remot kendalinya. Dan di bagian atasnya masih tersedia kompartemen cadangan yang bisa ditempati oleh kamera DSLR. Sementara di bagian belakang tersedia tempat untuk menyelipkan laptop atau tablet.

Pelican 1450 Case

Nah, yang satu ini adalah salah satu favorit para petualang. Selain bentuknya yang aman, harga dari tas drone ini cukup sepadan dengan fitur dan kelebihan yang dimilikinya. Harga tas ini sekitar Rp. 3.440.000 saja.

Dengan material yang tangguh tas berbentuk koper ini telah dirancang tahan air, debu dan bantingan. Ini menjadikannya tas yang paling ideal untuk diajak berpetualang di kondisi cuaca ekstrim. Keunggulannya yang lain Pelican Drone Case juga hadir dengan berbagai model kompartemen foam yang bisa menyesuaikan beragam jenis drone.

Wah bagaimana bro? Sudah menjatuhkan pilihan dengan berbagai tas drone di atas? Semoga pilihan tas drone di atas bermanfaat untuk segala petualangan lo, ya!

 

Source

Feature Image - bukalapak.com


Please login to comment
1 COMMENTS
johanes pratama
July 31, 2018 at 11:16 PM

Hahhshha