Alor J’Adore

Alor J’Adore Oleh: Marzuki Mohamad a.k.a Kill the DJ - sebuah jurnal yang menceritakan keindahan alam bawah laut Alor yang luar biasa. Buat lo yang penasaran bagaimana keindahan tersebut. Langsung saja simak bahasan ini kuy!

Alor J’Adore

Keindahan dunia bawah laut di Alor sudah sangat populer, berbagai jenis ikan kecil hingga pilagis fish seperti lumba-lumba, mola-mola, juga hiu bisa dijumpai di sana. Seminggu di Alor rasanya seperti belum cukup untuk menikmati kekayaan dan keindahan dunia bawah laut di Alor yang memiliki lebih dari 40 dive site.

Alor J’Adore

Credit Photo: Marzuki Mohamad a.k.a Kill the DJ, rapper pendiri Jogja Hip Hop Foundation yang sudah melanglang buana di berbagai festival international, tapi selalu memilih liburannya di Indonesia hingga pelosok-pelosok.

Perjalananku kali ini ditemani oleh Erix Soekamti sebagai diving buddy-ku, yang memang sudah berkali-kali menjadi partner perjalananku menikmati keindahan bawah laut di Indonesia.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Di ujung haluan kapal menyusuri gugusan pulau-pulau di Alor yang memiliki panorama yang indah.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Erix Soekamti, frontman dari band Endank Soekamti, yang baru-baru ini meluncurkan album Salam Indonesia, sekaligus merancang trip Salam Indonesia untuk mendokumentasikan artefak-artefak yang masih ada.

Di Alor kami juga berkenalan dengan Dokter Monica, gadis asal Jakarta yang memilih tinggal di Alor untuk membantu melayani kesehatan masyarakat di sana, tentu dia penggemar scuba diving.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Monica, gadis asal Jakarta yang memilih tinggal di Alor untuk membantu melayani kesehatan masyarakat di sana yang juga penggemar scuba-diving.

Secara umum dive site di Alor bisa dibagai menjadi dua bagian utama; Kalabahi Bay bagi penggemar macro photography, dan Pantar Strait untuk wide angle. Tapi aku dan Erix adalah sama-sama pembuat video, jadi sebenarnya sangat jarang membuat foto di bawah laut.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Karakter pemandangan bawah laut di Alor umumnya terdiri dari dinding karang (slope wall) dengan ekosistem yang sangat sehat, ruang hidup jutaan ikan dan biota laut berbagai jenis.

Dive site di Alor juga sangat compact, terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil yang bisa ditempuh dengan boat sekitar 15 s/d 30 menit saja. Artinya cukup dengan land base, atau berangkat diving dari daratan, tanpa perlu Live on Board.

Waktu yang dibutuhkan untuk tiga kali diving dalam sehari cukup dari pukul 09:00 pagi hingga 15:00 sore, itu pun sudah break makan siang.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Menyelam di antara ribuan ikan teri yang menari-nari.

Karakter underwater Alor umumnya slope (cekungan lereng) dengan coral wall yang sangat indah, visibility-nya juga yang sangat baik. Jutaan ikan kecil berbagai spesies akan menemani kita selama kita menyelam menyusuri dinding-dinding karang di sana.

Di antara karang-karang, kita juga akan bertemu dengan beberapa Bubu, sebuah teknik penangkapan ikan tradisional menggunakan perangkap anyaman bambu, juga beberapa penyelam tradisional yang berburu ikan dengan senapan pancing, salah satu alasan yang membuat dunia bawah laut Alor tetap lestari.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Penyelam tradisional yang berburu ikan dengan senapan pancing buatan sendiri.

Nama-nama dive site di Alor umumnya dinamakan sesuai dengan nama kampung di depan dive site tersebut, seperti Hula, Red Sandy, Arilolong, dll. Semuanya umumnya sangat cantik, namun yang paling favorit dan termasyhur adalah Bama Wall yang terletak didepan kampung Bama.

Begitu turun di Bama Wall, seperti karakter dive site di Alor pada umumnya, kita langsung dihadapkan pada cekungan dinding karang yang sangat indah, turun di kedalaman sekitar 15 s/d 20 meter, arus di sana lumayan kencang, tapi arus kencang adalah juga pertanda banyak ikan di sana, kita bisa menyelam bareng berbagai jenis ikan dan berbagai biota laut lain dalam jumlah sangat massive. Bagi pembuat video seperti kami, Bama Wall adalah surga di bawah laut.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Kelaka; gua dengan air vulcano yang hangat di bawah laut yang sangat nyaman untuk berhenti sejenak dari dinginya air bawah laut Alor.

Dan hari itu kami sangat beruntung, karena seekor hiu paus (whale shark) dengan panjang sekitar 7 meter, tiba-tiba melewati kami dari arah belakang. Kami sangat kaget, hampir semua yang menyelam bersama kami melepas regulator dan berteriak histeris merayakannya.

Sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan bertatap muka eye to eye dengan seekor whale shark. Begitu selesai diving dan sampai di atas kapal, kami tak henti-hentinya merayakan perjumpaan yang indah itu.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Visibility, atau jarak pandang di Alor sangat baik, bahkan di kedalaman 20 meter pun cahaya matahari masih bisa menjangkau, sehingga menciptakan dinding karang yang sangat luas dan dalam.

Di hari terkahir dalam perjalanan pulang dari Arilolong, kami ditemani ratusan lumba-lumba yang berenang dan melompat-lompat diantara kapal kami. Epic! Sebuah sajian penutup yang dahsyat dan sempurna untuk hari-hari kami selama menikmati kekayaan dunia bawah laut Alor yang sangat istimewa.

Alor J’Adore…  (Alor, aku mencintaimu)

[video lengkap silahkan tonton di Youtube]

 

Tips

Cara Menuju Alor

Pembangunan pesat di Indonesia Timur semakin memudahkan kita menuju berbagai tempat wisata favorit sekaligus semakin terjangkau. Pulau Alor terletak paling timur dan utara provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk sampai ke sana cukup mudah, kalian hanya perlu mencari pesawat tujuan Bandara Eltari Kupang, ibu kota provinsi NTT, kemudian dari Kupang menuju Bandara Mali Alor.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Sesi pembuatan video untuk menyambut 17an

Jangan lupa merencanakan dengan baik dan jauh hari sebelumnya, agar harga tiket terkendali, juga usahakan untuk tidak over weight bagasi, meskipun untuk seorang scuba-diver dengan peralatan underwater camera yang lengkap itu mustahil. Tapi coba lah cari maskapai yang memberikan free bagage untuk peralatan olah raga, itu akan sangat membantu.

Operator Diving

Di Alor kami memilih Air Dive Alor sebagai diving operator, alasan kami memilih Air Dive karena kami selalu berusaha mendukung anak bangsa yang berani terjun di industri scuba diving. Kebanyakan dive center di Indonesia dimiliki oleh orang luar karena memang mereka yang pertama berani mengeksplor keindahan bawah laut Indonesia dan menemukan dive site-nya.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Sesi pembuatan video untuk menyambut 17an

Alasan lain karena Air Dive secara sosial cukup peduli dan memberi nilai tambah bagi masyarakat Alor, semua yang bekerja di sana diutamakan penduduk sekitar, dari dive master, crew kapal, hingga ibu-ibu yang menyiapkan makanan kita di dapur. Mereka juga mengadakan kelas bahasa Inggris bagi anak-anak di Alor Kecil.

Best Season

Menurut berbagai rekomendasi, waktu terbaik untuk menikmati dunia bawah laut Alor adalah Maret - Desember, dengan puncaknya Oktober - November. Namun umumnya curah hujan di Alor terbilang minim, jadi karena visibility-nya bagus, sebenarnya cukup oke buat diving sepanjang tahun.

Alor J’Adore

Credit Photo: Kill the DJ - Sesi pembuatan video untuk menyambut 17an

Rekomendasi

Arus di Alor lumayan kencang, baik up current maupun down current, kadang arahnya berubah mendadak, atau berputar, jadi sebaiknya kamu sudah mendapatkan sertifikat advance open water divers dan harus benar-benar respect kepada pemandu atau dive master yang menemanimu, karena mereka sudah mengenal karakter laut Alor. Kadang-kadang juga ada arus air dingin yang tiba-tiba menyergap. Tapi rata-rata suhu air di kedalaman berkisar sekitar 22 derajat celcius.

 

I DARE EXPLORE INDONESIA Beginner snorkling diving Nusa Tenggara Barat nusa tenggara timur I DARE EXPLORE INDONESIA

1 COMMENTS

SHARE
Five Nights at Freddy's is horror game incredibly unique. It will make you feeling of dread when play. If you're like to scary games you should play this game out!