OCT 11, 2018

Menyaksikan Fenomena Alam Dari Dekat, 7 Wisata Gunung Api Ini Sering Menarik Para Wisatawan

Meskipun dikenal sebagai sesuatu yang berbahaya, 7 lokasi gunung berapi ini malah menjadi destinasi wisata yang dicari-cari wisatawan. Salah satu alasannya adalah lo bisa melihat fenomena alam yang unik dan menarik dari dekat, dan pastinya cukup menegangkan.


Gak sedikit orang yang bergidik ketika mendengar kata “gunung berapi”, apalagi dengan banyaknya terjadi ke fenomena alam yang cukup mengerikan belakangan ini. Tetapi fenomena alam yang kerap terjadi di 7 lokasi gunung berapi ini malah menjadi daya tarik yang terus-terusan mengundang para wisatawan.

Sederhananya, 7 destinasi wisata gunung api ini menyimpan keindahan yang unik tersendiri. Selain itu juga, destinasi wisata gunung api ini menawarkan lo petualangan seru dan cukup memacu adrenalin lantaran lo akan berada di jangkauan dekat dengan fenomena alam yang tergolong berbahaya ini.

Gunung Agung, Bali

Menyaksikan Fenomena Alam Dari Dekat, 7 Wisata Gunung Api Ini Sering Menarik Para Wisatawan. Photo Credit: nasional.harianterbit.com

Gunung Agung yang berada di Karangasem, Bali, ini menjadi salah satu wisata gunung api yang dimana lo bisa menyaksikan letusan gunung api. Dari kedengarannya saja terbilang menegangkan ya bahwa lo berada di sekitar lokasi gunung api yang meletus.

Tetapi kenyataannya, lo bisa melihat letusan Gunung Agung dengan tetap aman bro! Radius atau jarak aman kalau lo mau menyaksikan letusan Gunung Agung adalah 8 sampai 10 kilometer dari puncak bawah.

Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda

Menyaksikan Fenomena Alam Dari Dekat, 7 Wisata Gunung Api Ini Sering Menarik Para Wisatawan. Photo Credit: tobasatu.com

Selain Gunung Agung yang berada di Bali, lo juga bisa menyaksikan letusan gunung api di Gunung Anak Krakatau, bro. Berdasarkan data yang tercatat saja, pada 2 Oktober 2018 lalu saja letusan yang terjadi di Gunung Anak Krakatau ini udah sebanyak 156 kali.

Wisata gunung api yang berada di Selat Sunda ini dikenal udah dikenal sebagai salah satu wisata yang populer kalau lo mau melihat letusan gunung berapi secara langsung. Nah, yang perlu lo ketahui dan catat adalah radius atau jarak aman untuk melihat letusan Gunung Anak Krakatau ini adalah 2 kilometer dari kawahnya.

Gunung Batutara, Lembata

Menyaksikan Fenomena Alam Dari Dekat, 7 Wisata Gunung Api Ini Sering Menarik Para Wisatawan. Photo Credit: dionbata.com

Dari sekian banyak pesona alam yang ada di Nusa Tenggara Timur, salah satu yang menarik adalah wisata gunung api yang masih aktif yaitu Gunung Batutara. Daya tarik dari wisata gunung api yang satu ini adalah fenomena letusan gunungnya yang terjadi setiap 20 menit sekali bro! Selain itu juga lo bisa merasakan tsunami kecil yang merupakan efek dari letusan gunung apinya.

Gak hanya itu aja, tetapi semburan lava bunga api yang tercipta itu juga bisa lo lihat dengan jelas. Namun perlu lo catat kalau lo mau melihat percikan bunga api dari lahar panas Gunung Batutara lo harus melihatnya di saat dini hari. Soal keamanan, lo gak perlu khawatir lagi karena di wisata gunung api ini ada pihak pengelola yang menjamin bahwa fenomena unik di kawasan ini gak berbahaya.

Gunung Etna, Italia

Menyaksikan Fenomena Alam Dari Dekat, 7 Wisata Gunung Api Ini Sering Menarik Para Wisatawan. Photo Credit: nytimes.com

Gunung Etna yang berada di Sisilia, Italia, ini merupakan gunung berapi tertinggi di Eropa dengan ketinggian mencapai 3.320 mdpl. Berstatus sangat aktif dan hampir setiap waktu mengalami erupsi skala kecil, wisata gunung api yang satu ini sering dijadikan spot pendakian untuk melihat lava pijar yang meleleh. Tapi tenang saja, berdasarkan informasi, Gunung Etna ini dinyatakan masih aman untuk didaki kok bro.

Jika lo ingin mencoba mendaki Gunung Etna, lo bisa menaiki kereta gantug yang akan membawa lo ke ketinggian 2.500 meter. Berikutnya lo bisa melanjutkan dengan mendaki menuju kawah yang berada di ketinggian 2.925 meter dimana lo akan disuguhkan dengan kepulan asap vulkanik yang pekat.

Gunung Ijen, Banyuwangi

Menyaksikan Fenomena Alam Dari Dekat, 7 Wisata Gunung Api Ini Sering Menarik Para Wisatawan. Photo Credit: liewwkphoto.com

Berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowosi, Gunung Ijen sudah jadi destinasi wisata yang populer bro. Satu hal yang menjadikan destinasi yang satu ini menarik adalah Gunung Ijen merupakan salah satu wisata api abadi yang langka di dunia yaitu blue fire atau api biru. Pasalnya fenomena blue fire ini hanya ada di 2 tempat di seluruh dunia, selain di Indonesia api biru lainnya berada di Islandia.

Selain fenomena api biru langka, daya tarik lainnya dari wisata Gunung Ijen ini adalah spot pendakiannya. Tentu saja lo perlu melakukan pendakian yang terbilang seru sebelum lo bisa melihat keindahan wisata api abadi Kawah Ijen. Waktu yang direkomendasikan untuk mendaki dan melihat fenomena api biru ini adalah di saat dini hari.

Gunung Kilauea, Hawaii

Menyaksikan Fenomena Alam Dari Dekat, 7 Wisata Gunung Api Ini Sering Menarik Para Wisatawan. Photo Credit: lavaoceantours.com

Hawaii yang dikenal sebagai Pulau Gunung Api ini juga merupakan salah satu destinasi wisata gunung api. Salah satu yang menarik adalah Gunung Kilauea yang berada di bawah laut, serta sangat aktif sampai dianggap sebagai gunung api paling berbahaya di dunia. Saking aktifnya, Gunung Kilauea ini terus menyemburkan lavanya sejak 28 tahun lalu tanpa henti dan semburannya bisa muncul sampai ke permukaan.

Fenomena unik, walaupun agak menyeramkan, dari Gunung Kilauea ini lah yang terus menarik perhatian para wisatawan mancanegara. Kalau lo mau melihat fenomena alam wisata gunung api yang satu ini lo bisa mengikuti tur yang dikenal sebagai Lava Boat. Tur ini akan membawa lo naik perahu mendekati pusat semburan dan melihat proses alam yang terjadi di Gunung Kilauea secara langsung.

Gunung Pacaya, Guatemala

Menyaksikan Fenomena Alam Dari Dekat, 7 Wisata Gunung Api Ini Sering Menarik Para Wisatawan. Photo Credit: hello-georgia.com

Wisata gunung api yang terletak di Guatemala ini merupakan spot pendakian favorit para wisatawan mancanegara bro. Gunung Pacaya yang berdekatan dengan taman nasional ini masih rutin mengeluarkan lahar panas. Sejak mengalami erupsi terbesar di tahun 1965, Gunung Pacaya sampai sekarang masih terus mengeluarkan lava pijar.

Fakta itu lah yang menjadi daya tarik para pendaki yang bernyali super yang kerap hunting lava pijar ke Gunung Pacaya. Walaupun sudah mendapat izin dan dinyatakan aman, lo tetap harus berhati-hati ketika berada di kawasan yang dekat dengan lava, karena sepatu lo bisa dibuat meleleh jika lo menginjak lavanya.

 

Source

Feature Image – mypermatawisata.com


Please login to comment
NO COMMENT YET, BE THE FIRST!