NOV 7, 2018

5 Bahaya yang Patut Diwaspadai Pendaki Gunung Kerinci

Gunung Kerinci menawarkan pesona alam indah yang memikat hati para pendaki. Meski begitu, pendaki harus tetap berhati-hati terhadap bahaya yang ada di gunung berapi ini. Semua itu ditujukan agar pendaki dapat tiba dengan selamat di tempat tujuan


Banyak orang tertarik mendaki gunung Indonesia dengan ketinggian di atas rata-rata. Salah satu gunung yang memiliki karakter tersebut adalah Gunung Kerinci yang berlokasi di Jambi. Gunung Kerinci dikenal sebagai gunung berapi tertinggi se-Indonesia.

Sebelum mendaki Gunung Kerinci, ada baiknya lo mengetahui kondisi seputar gunung tersebut secara lebih dalam. Gunung ini diketahui menawarkan tantangan yang dapat mengancam keselamatan pendakinya. Apa sajakah itu? Berikut adalah 5 hal berbahaya yang harus diwaspadai pendaki Gunung Kerinci

1. Kepulan Asap yang Berbahaya

Gunung Kerinci merupakan salah satu gunung api yang masih aktif di Indonesia. Gunung ini terkadang menyemburkan abu vulkanik yang disertai asap. Gunung ini sering mengeluarkan asap tebal pada pukul 07.00 WIB. Saat itu, para pendaki harus berhati-hati agar tidak mengalami hal buruk di gunung.

Gunung ini juga mengeluarkan asap belerang yang terbilang menyengat. Pendaki harus pandai mengakali situasi ini dengan sejumlah cara. Salah satu cara yang bisa dilakukan pendaki untuk menghindari asap vulkanik adalah berjalan dengan langkah lebih cepat.

2. Gunung yang menjadi tempat tinggal hewan buas

Salah satu hewan buas yang patut diwaspadai pendaki Gunung Kerinci adalah Harimau Sumatera. Sebagaimana kita tahu, Sumatera adalah provinsi yang menjadi tempat tinggal bagi banyak fauna ini. Di Gunung Kerinci, para pendaki baiknya tetap berhati-hati saat melewati pos 2 hingga pos 3 yang terletak di dekat hutan Lumut. Pasalnya, hutan tersebut adalah habitat bagi Harimau Sumatera.

Umumnya, pendaki mendirikan tenda untuk menginap di sana pada waktu malam hari. Jarak pos pendakian dan hutan Lumut yang begitu dekat membuat para pendaki harus waspada saat bermalam di sana. Jadi, tetap waspada ketika menginap di sana ya bro!

3. Tiga Jalur yang Penuh dengan Risiko

Gunung Kerinci sejatinya mempunyai empat jalur pendakian. Akan tetapi, hanya ada satu jalur yang boleh dilewati para pendaki. Jalur tersebut kabarnya menghadirkan banyak tantangan kepada siapapun yang hendak melaluinya.

Salah satu jalur pendakian Gunung Kerinci yang dikenal menantang berada di tengah shelter 2 ke shelter 3. Banyak pihak menganggap jalur ini memiliki kondisi yang parah. Sejumlah pendaki kabarnya tidak sukses melalui jalur tersebut. Oleh sebab itu, lo yang berniat mendaki Gunung Mendaki ini harus siap menghadapi tantangan yang ditawarkan jalur ini.

4. Memiliki danau yang berlokasi di spot berbahaya

Di jalur pendakian Gunung Kerinci, lo akan menemukan danau bernama Danau Gunung Tujuh. Danau tersebut memiliki panorama yang memukau dan menakjubkan. Meski begitu, lo sebaiknya berhati-hati saat mengamati keindahan danau tersebut karena lokasinya ada di tempat yang cukup berbahaya.

Danau Gunung Tujuh berada di tempat yang tidak begitu strategis. Oleh sebab itu, para pendaki harus waspada ketika menikmati pemandangan danau ini karena mampu membahayakan keselamatan mereka. Lo dianjurkan menggunakan pengaman terlebih dahulu saat tiba di lokasi danau.

5. Cuaca yang Tidak Menentu

Gunung Kerinci diketahui mempunyai hutan hujan tropis. Dengan demikian, para pendaki harus waspada terhadap cuaca gunung yang sering berganti-ganti. Gunung ini terkadang memiliki cuaca dingin, panas, hujan,dan lembab.

Oleh sebab itu, para pendaki harus siap menyiapkan barang khusus agar siap melewati jalur pendakian Gunung Kerinci dengan aman. Pendaki disarankan membawa jas hujan atau mantel tebal di dalam tas. Dengan demikian, kondisi tubuh mereka akan tetap hangat meski berada dalam cuaca dingin.

Demikian informasi tentang hal berbahaya yang ada di Gunung Kerinci. Semoga informasi ini berguna buat lo yang berminat ke sana. Tetap berhati-hati ya bro!

Source

Feature Image -wildsumatra.com


Please login to comment
2 COMMENTS
Sukma Muhammad Rizqi Salsabilla
November 9, 2018 at 3:29 PM

Cakep gaes


Sukma Muhammad Rizqi Salsabilla
November 9, 2018 at 3:31 PM

Cakep gaes