8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

Ada sejumlah istilah khusus yang digunakan para pendaki saat naik ke gunung. Istilah-istilah ini baiknya elo pahami agar tidak mengalami miskomunikasi saat berjumpa pendaki lain di atas gunung. Dengan mempelajari istilah ini, lo akan memahami situasi di atas gunung lebih baik.

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

Sebelum berangkat ke gunung, ada baiknya lo mengenal istilah yang biasanya digunakan para pendaki. Dengan mempelajari istilah khusus pendakian, elo tidak akan merasa bingung saat berkomunikasi dengan pendaki lain. Lo juga akan memahami situasi pendakian dengan lebih mudah melalui istilah-istilah ini.

Di dalam program House of Snow yang diadakan SuperAdventure, Allan Prodinger beserta pendaki lainnya diketahui sukses mencapai puncak Pegunungan Everest dengan selamat. Saat menjalani proses pendakian, mereka mengucapkan sejumlah istilah khusus yang hanya dipahami pendaki. Salah satu contohnya adalah crampon point yang memiliki arti kawasan terakhir yang dapat dilalui dengan berjalan.

Apa sajakah istilah-istilah pendakian yang sebaiknya dipahami setiap orang sebelum naik ke gunung? Berikut adalah 8 istilah di antaranya. Silakan disimak ya bro!

1. Leader

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung, Photo Credit: sukabumizone.com

Istilah ini merujuk pada orang yang memimpin rombongan pendaki. Leader bertanggung jawab untuk membimbing para pendaki hingga sampai ke tempat tujuan dengan selamat. Ia harus mampu mengatur rombongan yang dipimpin ke arah yang tepat.

Seorang leader wajib mengetahui seluk-beluk jalur pendakian secara mendalam. Dengan demikian, ia dapat menuntun para pendaki lainnya ke posisi teraman. Leader juga dituntut untuk menjaga rasa persatuan dan solidaritas dalam tim. Ia harus memprioritaskan kepentingan kelompok di atas kepentingan pribadi.

Kepuasan mendaki seseorang juga ditentukan oleh leader yang menuntunnya ke puncak. Oleh sebab itu, lo sangat dianjurkan memilih leader yang memenuhi kualifikasi. Dengan begitu, lo dapat merasakan pengalaman mendaki yang seru, aman, dan menyenangkan.

2. Sweeper

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung, Photo Credit: sportourism.id

Sweeper adalah pihak yang bertugas menemani leader dan pendaki lain hingga sampai ke tempat tujuan. Sosok sweeper sangat dibutuhkan dalam pendakian. Pasalnya, ia bertugas untuk mencegah adanya barang atau pendaki yang tertinggal.

Mengacu pada tugasnya, sweeper umumnya ditempatkan dalam posisi paling depan di suatu rombongan. Salah satu karakter yang harus dimiliki sweeper adalah penyabar. Ia harus mampu memastikan keamanan seluruh pendaki beserta barang bawaannya dengan cermat dan penuh kejelian.

Kehadiran sweeper dalam suatu rombongan tentu akan memperkecil risiko terjadinya pendaki yang hilang di gunung. Berkat jasa sweeper, para pendaki lain dapat melanjutkan trekking tanpa perlu mengkhawatirkan barangnya akan tertinggal. Jadi, jangan lupa bawa mereka saat melakukan pendakian ya bro!

3.  Bivak

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung, Photo Credit: phinemo.com

Bivak merupakan tempat beristirahat sementara para pendaki berupa tenda sederhana. Pendaki menggunakan tenda ini untuk berlindung dari gangguan binatang liar, cuaca buruk, dan lain-lain. Sebelum mencapai puncak, pendaki biasanya mendirikan bivak di beberapa titik pendakian.

Mengacu pada kegunaannya sebagai tempat beristirahat sementara, bivak dapat didirikan menggunakan bahan sederhana. Pendaki dapat membangun bivak dengan mengandalkan alam atau peralatan yang dibawa.

Contoh bahan yang dapat dipakai untuk mendirikan bivak adalah ranting pohon, kayu, jas hujan, ponco, dan lain-lain. Melalui bivak, pendaki dapat berteduh dari hujan atau badai. Dengan demikian, pendaki dapat menjaga kesehatan tubuh mereka tetap sehat selama melakukan pendakian.

4. Ultralight Hiking

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung, Photo Credit: rei.com

Ultralight Hiking dapat diartikan sebagai teknik memulai perjalanan ke alam bebas tanpa mengindahkan kaidah atau prosedur keamanan dan kenyamanan. Menerapkan teknik ini juga berarti menyiapkan peralatan sematang mungkin. Dengan demikian, pendaki yang menerapkan teknik ultralight hiking harus membawa perbekalan lengkap saat pergi ke alam bebas.

Ada sejumlah hal yang perlu dperhatikan saat lo menerapkan teknik ini. Ultralight alam teknik ini tidak berarti mengurangi alat-alat yang dibawa atau memperkecil kuantitas barang yang dibawa. Istilah tersebut mengacu pada bobot yang ringan serta tidak menghabiskan ruangan banyak. Jadi, jangan salah kaprah terhadap teknik ini ya bro!

5. Hipo

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung, Photo Credit: backpackerjakarta.com

Kode ”Hipo” sebenarnya merujuk pada kata “Hipotermia”. Ditinjau dari kacamata medis, hipotermia mengacu pada kondisi kesehatan ketika temperatur tubuh menurun drastis akibat terkena suhu dingin. Kode “hipo” akan diucapkan apabila ada salah satu pendaki menunjukkan gejala hipotermia.

Hiportermia biasanya dirasakan pendaki yang tidak mengenakan barang secara lengkap, pendaki yang kekurangan asupan kalori, pendaki yang terkena hujan, dan lain-lain. Ciri-ciri pendaki yang mengalami hipotermia adalah merasakan gejala menggigil, memiliki wajah pucat, denyut nadi perlahan melemah, serta tidak sadarkan diri.

Hipotermia tentu harus diwaspadai seluruh pendaki di gunung. Apabila penderita hipotermia tidak mendapat penanganan baik, orang tersebut dapat meninggal. Oleh sebab itu, pendaki harus mengambil tindakan yang tepat kepada penderita hipotermia agar nyawa mereka dapat terselamatkan.

6. Bonus

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung, Photo Credit: exploregunung.net

Salah satu kata yang sering diucapkan pendaki di gunung adalah “bonus”. Istilah ini diteriakkan para pendaki apabila mereka berjumpa dengan lokasi landai ketika melakukan trekking. Semangat pendaki biasanya akan meletup-letup saat mereka melihat lokasi tersebut. Jadi, jangan bingung apabila lo mendengar sayup-sayup kata “kode” di gunung ya bro!

7. Porter

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung, Photo Credit: exploregunung.net

Porter merupakan istilah yang merujuk pada orang yang ikut membantu membawa barang bawaan pendaki di gunung. Orang yang ditunjuk sebagai porter juga bertugas menyiapkan makanan bagi para pendaki. Oleh sebab itu, pendaki yang bersedia menjadi porter harus siap direpotkan dengan barang bawaan pendaki lain. Jadi, pertimbangkan dua kali apabila lo berniat menjadi porter dalam suatu rombongan ya!

8. Survival Kit

 8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung

8 Istilah yang Perlu Dipahami Para Pendaki Gunung, Photo Credit: staticbg.com

Setiap pendaki tentu wajib mengenal istilah yang satu ini. Survival kit adalah kotak berisi peralatan yang diperlukan pendaki untuk menghadapi medan gunung. Di dalam kotak ini, elo dapat menemukan berbagai macam peralatan survival. Elo yang berniat mendaki tentu tidak boleh melupakan peralatan penting ini.

Demikian 8 istilah pendakian yang perlu lo ketahui sebelum naik ke gunung. Semoga informasi ini memudahkan lo untuk berkomunikasi dengan pendaki lain. Jangan lupa berhati-hati  saat mendaki ya bro!

Source

Feature Image - sukabumizone.com

Beginner hiking

4 COMMENTS

SHARE
Anda juga harus yakin bahwa Anda tetap terhidrasi dengan baik, jadi minum banyak air. Juga makan sarapan yang baik di hari kenaikan dan camilan makanan berenergi tinggi sepanjang hari sebagaimana dipandu oleh Top Dissertation Writing Service by Dissertation Help Deal . Pastikan ini adalah hal-hal yang tidak akan membuat perut Anda merasa mual saat berolahraga ... jadi menjauhlah dari produk susu dan makanan berminyak / berlemak. Granola, kacang, buah kering, dan roti pita dengan hummus adalah pilihan mudah yang baik, dan cokelat sampai tingkat tertentu juga.
Manteeppp
For me, it's a great combination of things. Great exercise, a real challenge, spectacular views, seeing geography, especially plate tectonics and meteorology up close and personal, photography and almost invariably great company. Against that you need to set discomfort, risk and expense, but they always seem a small price to pay. Afterwards, anyway.
asdfsdmfjsdhnfsdnfldsfd