JAN 10, 2019

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro!

Apabila berencana diving untuk pertama kalinya, lo dianjurkan memerhatikan sejumlah hal penting agar aktvitas menyelam berlangsung aman dan menyenangkan. Apa sajakah itu? Berikut adalah 6 tips dving yang perlu dicermati oleh para pemula. Silakan disimak ya bro!


Keindahan alam bawah laut Indonesia tentu patut lo nikmati secara langsung melalui diving. Aktivitas ini memberi kesempatan buat lo untuk menikmati keelokan terumbu karang dan keindahan ikan secara puas. Apabila berencana diving untuk pertama kalinya, lo dianjurkan memerhatikan sejumlah hal penting agar mendapat kepuasan saat melakukan ini.

Apa sajakah hal yang harus diperhatikan para penyelam pemula? Berikut adalah 6 tips dving yang perlu dicermati oleh para pemula. Silakan disimak ya bro!

1. Menyimak Petunjuk yang Dipaparkan Instruktur

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro!

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro! Photo Credit: localdivethailand.com

Setiap penyelam pemula sebaiknya mendengar petunjuk diving dari instruktur. Lo harus menyimak sejumlah hal penting terkait kegiatan diving, misalnya seperti cara memakai masker oksigen serta mengecek kadar oksigen di dalam tabung. Meski penjelasan instruktur relatif panjang, lo disarankan tetap mendengar semuanya agar kegiatan diving lo berlangung lancar dan aman.

Instruktur diving biasanya berasal dari warga negara asing. Mereka seringkali memberikan arahan dengan bahasa Inggris. Apabila tidak memahami penjelasan instruktur atau tidak jelas mendengar perkataan pemandu, jangan ragu untuk menanyakan hal itu langsung kepada mereka.

Meski begitu, ada juga instruktur menyampaikan arahan kepada penyelam dengan memakai bahasa Indonesia. Akan tetapi, lo tetap harus fokus menyimak penjelasan mereka karena para instruktur ini hanya fasih menggunakan bahasa ibu. Menanyakan hal-hal tentang diving kepada instruktur tentu akan membuat lo terhindar dari berbagai risiko buruk.

2. Menggunakan Kacamata yang Sesuai dengan Ukuran Wajah

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro!

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro! Photo Credit: sunrise-divers.com

Agar mampu mengamati panorama bawah laut secara puas, lo perlu menyiapkan peralatan diving secara lengkap. Salah satu alat diving yang tak boleh dilupakan penyelam pemula adalah kacamata renang atau google. Pasalnya, kacamata bakal mempengaruhi tingkat kepuasan lo selama diving.

Lo disarankan memilih kacamata yang sesuai dengan bentuk wajah. Pastikan juga masker yang lo pakai terpasang kuat sehingga air tidak bisa masuk ke dalamnya. Dengan demikian, aksi diving lo dapat berlangsung nyaman dan menyenangkan.

Apabila merasa kacamata terpasang terlalu kencang, lo bisa menunduk untuk membuatnya terasa lebih longgar. Selain itu, para penyelam pemula juga disarankan mengencangkan karet masker sebelum terjun ke laut. Tujuannya agar aksi diving lo tidak terganggu dengan keberadaan air di dalam masker.

Seandainya air sudah masuk ke dalam masker, penyelam bisa melakukan sejumlah hal khusus untuk mencegah terjadinya hal buruk. Pertama-tama, lo perlu mengangkat kepala sedikit. Setelah itu, lo bisa melepas masker dan dorong air dengan menghembuskan nafas dari hidung.  Hal ini sebaiknya dilakukan para penyelam dengan cepat.

3. Tidak Menahan Napas ketika Masuk ke dalam Air

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro!

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro! Photo Credit: leisurepro.com

Setiap penyelam sebaiknya tidak menahan napas apabila sudah berada di dalam air. Sejumlah orang terkadang menahan napas serta mengeluarkan udara melalui mulut. Lo disarankan tidak mencoba hal tersebut karena memicu terjadinya kecelakaan pada paru-paru. Berbahaya sekali ‘kan bro?

Oleh sebab itu, lo dianjurkan bernapas secara normal dan santai saat menyelam di air. Penyelam bisa menghirup udara sedalam-dalamnya melalui mulut, lalu menghembuskannya dari tempat yang sama. Saat diving, penyelam baiknya mengatur kapasitas udara yang masuk dan keluar secara imbang.

Keberadaan udara dalam tubuh nantinya membuat bobot lo menjadi lebih ringan. Dengan begitu, lo dapat terdorong ke permukaan laut lebih cepat. Jadi, jangan menapan napas selama berada di dalam air ya bro!

4. Mengenal Bahasa Isyarat Tangan

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro!

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro! Photo Credit: arenaldiving.com

Di dalam air, lo tentu tidak bisa berinteraksi dengan penyelam lainnya menggunakan komunikasi lisan. Oleh sebab itu, setiap penyelam perlu mempelajari isyarat yang digunakan di bawah laut. Melalui isyarat, lo bisa bercakap-cakap dengan penyelam lainnya secara mudah.

Sebelum masuk ke dalam air, lo perlu mengenal serta mengingat isyarat yang dipakai para penyelam dengan baik. Jangan sampai lo mempraktekkan isyarat secara sembarangan karena setiap gerakan tangan punya arti yang berbeda. Oke bro?

Gerakan jempol ke atas merupakan pertanda bahwa penyelam ingin atau diharuskan naik ke atas permukaan. Sementara itu, gerakan jempol ke bawah bermakna penyelam bisa melanjutkan diving lebih dalam. Penyelam juga wajib mengenal gerakan menggoyangkan telapak tangan seperti gelombang. Gerakan ini menandakan kemunculan masalah saat aktivitas diving tengah berjalan.

Ada juga gerakan untuk menandai terjadinya hal darurat. Contohnya seperti gerakan telapak tangan menarik garis horizontal di leher. Gerakan ini bermakna penyelam kehabisan oksigen ketika diving.

5. Memperhatikan Jarak dengan Pemandu

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro!

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro! Photo Credit: naui.org

Keindahan pemandangan bawah laut sebaiknya tak membuat lo lupa untuk tetap menjaga keselamatan diri selama diving. Saat asyik menjelajahi taman laut, penyelam pemula sebaiknya tidak berjalan terlalu jauh dari pemandu. Pasalnya, penyelam pemula rentan mengalami kecelakaan apabila mereka tidak ditemani pemandu saat dihadapkan pada masalah.

Lo sebaiknya tetap memperhatikan jarak dengan pemandu saat mengamati biota laut. Jangan sampai kegiatan mengamati terumbu karang memperbesar jarak lo dengan pemandu hingga terlalu jauh. Lo dikhawatirkan tersasar serta terseret arus bawah laut. Jadi, tetap jaga jarak aman dengan pemandu ya bro!

6. Menyamakan Telinga dengan Tekanan Air

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro!

Berniat Jajal Diving untuk Pertama Kalinya? Simak 6 Tips di Bawah Ini Dulu Ya Bro! Photo Credit: thoughtco.com

Setiap memasuki air satu meter lebih dalam, penyelam akan merasakan tekanan air lebih kuat. Hal tersebut akan berdampak pada rasa sakit yang muncul di bagian telinga. Untuk menghilangkan rasa sakit tersebut, lo bisa menekan telinga serta menghembuskan nafas dari hidung. Saat melakukan ini, pastikan hidung lo berada dalam keadaan tertutup.

Lo juga bisa mengatasi masalah ini dengan meneguk ludah setiap kali merasakan sakit di telinga. Apabila rasa sakit belum juga hilang, sampaikan hal ini kepada pemandu. Rasa sakit yang berlebihan di telinga bisa juga terjadi karena penyelam baru sembuh dari sunus atau pilek. Untuk menghindari gendang telinga rusak, lo dianjurkan mencapai permukaan secepatnya. Oke, bro?

Source

Feature Image - leisurepro.com


Please login to comment
NO COMMENT YET, BE THE FIRST!