FEB 6, 2019

Suka Traveling Naik Ojek? Ini 5 Fakta Menarik Ojek Paling Mahal se-Indonesia!

Kalau biasanya naik ojek dengan ongkos Rp 15 ribu - Rp 20 ribu, kali ini lo bisa bayar Rp 1.5 juta, lho. Bonus pemandangan indah serta medan yang ekstrem. Berani coba?


Ojek online adalah sarana transportasi yang sekaran ini masuk ke dalam pilihan para petualang untuk menikmati spot petualangan tersebut. Tapi, bagaimana jika lo harus bayar ojek yang paling mahal se-Indonesia?

Dari situs vice Indonesia – diceritakan di sana ada para pengendara ojek di Masamba menuju Rampi, salah satu spot petualangan terpencil di Sulawesi Selatan, yang mempunyai ongkos paling mahal se-Indonesia. Mungkin jumlah ongkos Rp 100 ribu sudah terbilang mahal di perkotaan, tapi yang ini – mencapai Rp 1.5 juta.

Kaget? Tentu, ongkos ojek paling mahal ini mungkin akan dijauhi oleh para backpacker atau petualang lainnya karena dinilai terlalu mahal. Tapi simpan segala tuduhan yang akan lo lempar ke para pengendara ojek tersebut, lihat dulu beberapa fakta menariknya!

Menempuh Jarak 86 Kilometer

Suka Traveling Naik Ojek? Ini 5 Fakta Menarik Ojek Paling Mahal se-Indonesia! credit: mediaindonesia.com

Jika ojek online di perkotaan mempunyai regulasi tidak bisa menembus jarak lebih dari 25 kilometer dari spot si pemesan, ojek di Masamba sampai ke Rampi ini menembus jarak 86 kilometer, lho. Kurang lebih tiga kali lipat dari jarak yang sudah tidak bisa ditembus oleh para ojek online di perkotaan.

Namun, apakah ojek dari Masamba sampai Rampi tergolong ojek online yang bisa dipesan dari aplikasi ponsel pintar? Sayangnya belum, bro. Jaraknya yang dinilai cukup jauh untuk ditempuh sebuah ojek, menjadi sebuah pertanyaan mengapa bisa begitu ya?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, sekedar informasi ya – pemandangan sepanjang perjalanan tersebut cukup indah. Selain keindahan alam yang ada di sepanjang jalan tersebut, beberapa pemandangan yang memacu adrenalin pun bisa terlihat dengan mudah.

Jeratan Lumpur Tebal, Tebing Jurang di Kanan-Kiri

Suka Traveling Naik Ojek? Ini 5 Fakta Menarik Ojek Paling Mahal se-Indonesia! credit: daerah.sindonews.com

Jika paling banter ojek online di perkotaan hanya menempuh jalanan beraspal halus, berbeton keras, ataupun tanah becek saat hujan, lain halnya dengan para pengendara ojek yang akan mengantarkan lo dari Masamba ke Rampi.

Menjawab pertanyaan di atas sebelumnya: kontur serta medan yang akan dilewati benar-benar menantang nyali, tekad dan jiwa keselamatan para pengendara dan penumpang. Bayangkan bro, jepitan lumpur kental bisa membuat ban selip mendadak yang akan diakhiri oleh benturan badan ke lumpur tersebut karena terjatuh.

Kontur serta medan ekstrem tersebut hampir dipastikan bisa ditemukan di beberapa titik selama menempuh jarak perjalanan. Jika tidak handal dan tidak biasa mengendarai motor di jalur dan medan seperti ini, dijamin lo akan menyerah.

Mungkin, bisa jadi ya – sekelas mobil offroad bisa bersusah payah untuk melewati jalur ekstrem ini. Nah, ini ojek bro, dengan spek motor se-adanya serta beberapa modifikasi yang menempel di kuda besi tersebut, mereka dengan keras melewati jalur ekstrem tersebut.

Ongkos Ojek Tergantung Musim

Mengapa bisa begitu ya? Bisa! Hal ini tentu dikarenakan oleh jalur serta medan ekstrem yang luar biasa berbahaya tersebut. Terpleset sedikit, bisa jadi nyawa taruhannya. Jelas, karena dipinggir jalur ekstrem tersebut bukanlah pembatas jalan, melainkan jurang. Pembatas kehidupan dan kematian.

Sedikit mengerikan, namun para pengendara ojek ini tidak kapok walau pernah mendapatkan pengalaman kecelakaan saat melewati jalur ekstrem tersebut. Selain itu, tentu – ongkos ojek adalah hal utama yang mereka perhitungkan.

Seperti sub topik yang sudah disebutkan di atas, ongkos ojek Masamba – Rampi ini berdasarkan musim yang sedang berlangsung. Untuk musim kemarau, lo akan dikenakan biaya sebesar Rp 800 ribu pergi dan pulang, serta Rp 1,5 juta untuk musim hujan pergi-pulang.

Dengan jumlah ongkos seperti itu, tidak heran jika ojek Masamba – Rampi ini dinilai sebagai ojek paling mahal se-Indonesia. Namun, jika ditelisik lagi dari dua fakta sebelumnya, tentu ongkos ini sepertinya belum sebanding dengan apa yang sudah para pengendara ojek korbankan.

Bekerja Sama Melewati Lumpur dan Longsor

Suka Traveling Naik Ojek? Ini 5 Fakta Menarik Ojek Paling Mahal se-Indonesia! credit: amdityablogss.blogspot.com

Tentu, hal yang paling menantang dalam perjalanan ojek dari Masamba – Rampi adalah musim hujan. Tidak jarang mereka berjalan bergerombol. Tidak sendiri-sendiri. Hal tersebut dikarenakan oleh jalur ekstrem yang makin susah untuk dilalui saat musim hujan.

Oleh karena itu, mereka mesti bekerja sama saat melewati kubangan lumpur pekat, bebatuan terjal, dan bahkan longsor. Mengangkat motor teman adalah bentuk kerja sama yang mesti mereka lakukan sebelum mereka disiram lagi oleh hujan.

Jalur Ekstrem = Harga Bahan Baku yang Mahal

Karena akses yang begitu sulit dan sukar untuk dilalui, tidak heran jika di Rampi, harga bahan baku masih mahal-mahal. Hal ini tentu harusnya bisa membuka mata para pihak terkait untuk membetulkan akses tersebut.

Bagaimana tidak sulit dilalui, jalan berlubang, berlumpur serta harus menghindari longsor adalah hal biasa. Para pengendara ojek juga mesti melalui pegunungan, atau minimal beberapa lembah. Jika saat musim kemarau, mungkin tidak begitu sulit untuk dilalui, lalu, bagaimana saat musim hujan?

Buat lo yang haus akan tantangan serta rintangan yang begitu besar, sila coba naik ojek dari Masamba – Rampi saat musim hujan.

Rencana Untuk Pembangunan Jalan Aspal

Walau tidak ada catatan pasti, setidaknya ada 200an orang sebagai tukang ojek yang bergantung dengan jalur ekstrem ini. Mereka sempat kebingungan harus bagaimana karena adanya wacana pembangunan jalan aspal serta perbaikan di ruas yang berbahaya ini.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan rencananya bersiap mengerjakan pembangunan jalan aspal serta berbagai perbaikan di ruas tersebut mulai di tahun 2019 ini. Mereka, para pengendara ojek antara senang akan lebih mudah mengantar penumpang, dan agak sedih karena bisa jadi tarif ongkos tidak akan sebesar yang sekarang.

Wah bagaimana nih bro? Dari beberapa fakta di atas, apakah lo berminat untuk mencoba naik ojek dari Masamba – Rampi pada saat musim hujan?

 

Source

Feature Image - mediaindonesia.com


Please login to comment
NO COMMENT YET, BE THE FIRST!