MAR 14, 2019

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri

Taman Nasional Meru Betiri adalah ladang luas untuk para petualang yang haus akan perjalanan dan eksplorasi nih. Pasalnya segala keindahan alam di sana cukup lengkap. Eits, penasaran bagaimana keindahan alam di sana? Sila simak bahasan ini ya!


Satu lagi nih potongan surga untuk para petualang, berada di Jawa Timur – Taman Nasional Meru Betiri yang keindahan alamnya sudah tidak diragukan lagi!

Taman Nasional Meru Betiri sudah lama menjadi idaman para petualang, baik mereka yang berasal dari dalam negeri sendiri ataupun mancanegara. Daya tariknya? Jangan ditanya, bro. Berada di kawasan yang mempunyai luas sampai 58 ribu hektar, Taman Nasional Meru Betiri menjadi salah satu spot petualangan paling lengkap soal keindahan alamnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya lima vegetasi sekaligus di Taman Nasional ini. Lima vegetasi itu adalah Hutan Pantai, Hutan Mangrove, Hutan Rawa, Hutan Rheophyte dan Hutan Hujan Dataran Rendah. Dengan begitu, tidak heran jika Taman Nasional Meru Betiri mempunyai predikat ‘Home of Biodiversity’.

Eh iya, mengapa namanya sedikit terdengar asing di telinga lo? Nama taman nasional ini diambil dari dua pegunungan yang berada di pesisir selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dua pegunungan tersebut adalah Gunung Meru dan Gunung Betiri.

Duh makin penasaran dengan segala keindahan alam yang masih asri di Taman Nasional Meru Betiri ini? Tenang bro, sila benarkan posisi duduk lo terlebih dahulu dan siapkan kopi serta kudapan untuk dinikmati sembari membaca bahasan ini.

Taman Nasional Meru Betiri,

Rumah Dari Satwa Endemik!

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: ksmtour.com

Predikat ‘Home of Biodiversity’ tidak hanya terkait dengan lima vegetasi yang ada di dalam satu taman nasional ini saja, lho. Tetapi juga predikat ini mewakilkan banyaknya satwa liar dan sebagian endemik yang hidup di dalam taman nasional tersebut.

Salah satu yang menarik, Taman Nasional Meru Betiri merupakan rumah terakhir untuk harimau loreng jawa. Satwa ini begitu eksotis, sehingga keberadaanya perlu perlindungan dari negara. Keadaanya sekarang sudah masuk status dilindungi karena hampir punah.

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: kumparan.com - pixabay

Selain harimau loreng jawa, terdapat 29 jenis mamalia serta 180 jenis burung yang hampir semuanya – dilabeli dilindungi. Beberapa yang populer seperti penyu lekang/ridel, penyu belimbing, penyu sisik, penyu hijau, banteng, monyet ekor panjang, macan tutul, ajag, bajing terbang ekor merah, dan merak.

Selain Rumah Untuk Satwa Endemik,

Berbagai Flora Dilindungi Juga Ada di Sini

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: banyuwangibagus.com

Tidak hanya satwa atau faunanya yang eksotis dan menyandang status dilindungi karena langka dan hampir punah, Taman Nasional Meru Betiri juga menjadi rumah untuk 293 jenis tumbuhan. Di antaranya yang populer adalah bunga raflesia, bakau, bungur, pulai, bendo dan api-api.

Keberadaan ratusan jenis tumbuhan yang eksotis tersebut tentu didukung oleh lima vegetasi yang berbeda yang hidup berdampingan satu sama lain dengan harmonis di Taman Nasional Meru Betiri ini. Tidak heran keberadaan banyak flora dan fauna di sana kerap menjadi daya tarik para peneliti, baik yang berasal dari dalam negeri sendiri ataupun mancanegara untuk mengunjungi taman nasional ini.

Lalu, Jika Ini Surga Untuk Para Petualang,

Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Sini?

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: travelingyuk.com

Setidaknya ada lima aktivitas seru yang bisa lo lakukan di Taman Nasional Meru Betiri. Deretan aktivitas tersebut tentu sudah termasuk eksplorasi ke sudut-sudut taman nasional ini. Penasaran dengan deretan aktivitas tersebut? Mari lanjutkan bahasan ini.

Mengetahui Konservasi Penyu Laut di Sukamade

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: ngelencerbanyuwangi.com

Seperti yang sudah dijelaskan dan disebutkan di atas sebelumnya, Taman Nasional Meru Betiri juga menjadi rumah yang ramah bagi para penyu laut. Beberapa jenis penyu laut seperti: penyu lekang, penyu belimbing, penyu sisik dan penyu hijau – aman di dalam pengawasan balai konservasi di Sukamade ini.

Jika lo ingin datang ke sini, para rangers di Sukamade – Taman Nasional Meru Betiri merekomendasikan kedatangan lo di musim hujan. Hal tersebut dikarenakan oleh banyak indukan penyu yang datang ke deret pantai di Sukamade untuk bertelur.

Kenapa tidak saat musim panas? Para rangers menjelaskan secara singkat – karena para penyu tidak suka dengan pasir pantai yang begitu kering, mereka butuh pasir pantai yang lembab untuk bertelur. Nah, karena indukan penyu ini akan datang untuk bertelur saat malam hari, pastikan lo membawa senter ya. Tapi ingat, jangan sampai lo mengganggu mereka bertelur ya.

Telur-telur tersebut kemudian dirawat oleh pihak balai konservasi – dan akan mengembalikan mereka ke alam bebas ketika mereka (para tukik) dinilai sudah siap dan bisa bertahan hidup di lautan bebas sana. Buat lo yang mau ikut melepas para tukik ke lautan bebas, sila datang ke sana saat pagi hari sekitar jam 7 pagi, atau sore di jam 4.

Eksplorasi di Teluk Hijau

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: blog.jadipergi.com

Tidak jauh dari balai konservasi penyu di Sukamade, sekitar 3 kilometer lagi menuju batas Taman Nasional Meru Betiri, terdapat sebuah teluk yang keindahan alamnya luar biasa juga. Teluk tersebut dinamakan Teluk Hijau. Hal tersebut karena dari kejauhan air laut yang bersih di sana terlihat kehijauan.

Diving di Teluk Permisan

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: cnnindonesia.com

Masih soal teluk, kali ini Teluk Permisan, yang cukup jauh untuk lo datangi. Sekitar 4 jam waktu trekking dari Sukamade, Teluk Permisan salah satu spot diving yang dianjurkan jika lo ingin menyelam, ya. Kedalamannya yang cocok untuk para divers dan ombaknya yang tenang menjadi daya tariknya tersendiri.

Mengunjungi Gua Jepang di Pantai Bandealit

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: wisatajatim.info

Tidak banyak petualang pemberani yang cukup nyali untuk mengunjungi Gua Jepang, atau bunker para tentara Jepang pada saat zaman penjajahan. Kemudian, dari sini, sekitar 14 kilometer lagi menyusuri Hutan Bandealit, kalau lo beruntung lo bisa melihat bunga bangkai raflesia mekar di sana.

Trekking di Hutan-hutan TNMB

Satu Lagi Potongan Surga Untuk Petualang: Taman Nasional Meru Betiri. credit: hitraveltales.com

Taman Nasional Meru Betiri cukup terkenal dengan deretan hutan-hutannya lebat. Oleh karena itu, trekking di sana merupakan salah satu aksi yang cukup memompa adrenalin, lho. Namun, cukup patuhi aturan untuk mengikuti jalur yang sudah ada. Jangan buka jalur baru jika tidak ingin tersesat, ya.

Bagaimana bro soal pesona Taman Nasional Meru Betiri? Sudah pasti akan masuk ke dalam daftar petualangan dan perjalanan lo untuk tahun 2019 ini, kan? Sekarang, pastikan lo mempunyai waktu luang dari rutinitas dan berangkat berpetualang ke sana, bro!

Oh iya, kalau diantara lo semua ada yang mengetahui daya tarik yang magis dari Taman Nasional Meru Betiri, sila berikan informasi tersebut di kolom komentar di bawah ini ya! Jadi petualang lainnya juga langsung mengetahui hal tersebut!

 

Source

Source

Feature Image - beepdo.com


Please login to comment
NO COMMENT YET, BE THE FIRST!