APR 11, 2019

Mengenal Apa Itu Tax Refund: Berikut 5 Poin Penjelasan Sederhananya

Sebelum heboh dan semangat mencari cinderamata atau membelikan barang-barang titipan di luar negeri, apakah lo sudah tahu apa itu Tax Refund? Kalau belum, sila simak bahasan ini ya!


Membeli cinderamata adalah kebiasaan yang mungkin, sudah mendarah daging di petualang Indonesia, jika mereka melakukan perjalanan jauh, seperti pergi ke luar negeri. Tentu, dari cinderamata tersebut, para petualang bisa menceritakan bagaimana petualangan mereka di sana.

Bahkan, sekarang ini – tidak sedikit lho para petualang yang membuka ‘jastip’. Jastip adalah akronim dari Jasa Titipan, bro. Jasa Titipan adalah sistem di mana para petualang lain bisa meminta untuk dibelikan sesuatu dari luar negeri, dan nanti diganti uangnya jika barangnya sudah diterima oleh yang meminta.

Bisnis ini mulai berkembang, lho. Jastip menjadi salah satu peluang bisnis para petualang yang doyan plesiran ke luar negeri. Para petualang yang menitip, beranggapan harga barang yang mereka inginkan lebih murah jika dibeli dari negara asalnya, dibanding jika sudah sampai di Indonesia.

Namun, ada yang mesti lo ketahui dari peluang bisnis tersebut, yaitu pengembalian pajak atau Tax Refund. Perlu lo ketahui bahwasanya turis mancanegara diberi hak untuk mendapat tax refund tersebut saat melakukan pembelian barang yang disertai dengan Value Add Tax (VAT).

Eits, ada yang sudah mengenal istilah di atas: tax refund? Jika belum, mari sama-sama disimak bahasan kali ini yang akan menjelaskan secara sederhana apa itu Tax Refund.

Dari Barang, dan Bukan Layanan

Ilustrasi - Mengenal Apa Itu Tax Refund: Berikut 5 Poin Penjelasan Sederhananya. credit: sg.carousell.com

Tax refund hanya bisa didapatkan dari sebuah barang hasil pembelian para petualang. Jadi, sebuah layanan tidak bisa dikenakan tax refund. Hal ini mengacu terhadap paham membeli barang di luar negeri dan dibawa ke negara asal akan dianggap dan dinilai sebagai kegiatan ekspor.

Oleh karena itu, bon pembayaran hotel dan restoran, bukan hal yang bisa mendapat tax refund. Hal tersebut dikarenakan hanya dinikmati di negara asal saja.

Nah, biasanya – tax refund yang dikhususkan untuk layanan – biasanya hanya digunakan oleh para petualang yang berpergian untuk urusan bisnis, bukan turis atau wisatawan pada umumnya. Hal ini dikarenakan oleh aturan atau beberapa obligasi yang lebih rumit.

Berbeda Jumlah

Ilustrasi Contoh - Mengenal Apa Itu Tax Refund: Berikut 5 Poin Penjelasan Sederhananya. credit: blog.fwd.com.hk

VAT atau Value Add Tax di setiap negara bisa berbeda-beda. Oleh karena itu, sebelum lo mengurus tax refund, sila mencari besaran di negara yang tengah lo kunjungi. Kemudian, lo juga mesti memeriksa apakah barang yang akan lo beli dan bayar sudah termasuk VAT tersebut atau belum.

Perlu lo ketahui nih, jika akan plesiran ke Eropa non-Uni Eropa, besaran VAT bisa 25,5% di Islandia, 25% di Norwegia, 8% di Swiss, dan 18% di Turki. Oh iya, beberapa negara lainnya juga menetapkan harga minimal untuk mendapatkan tax refund, lho.

Oleh karena itulah lo mesti memeriksa barang yang akan lo beli sudah pasti bisa mendapatkan tax refund atau tidak.

Bagaimana Memeriksanya? Cari Tanda!

Ilustrasi - Mengenal Apa Itu Tax Refund: Berikut 5 Poin Penjelasan Sederhananya. credit: livejapan.com

Nah, seperti di sub-judul ini, carilah tanda jika barang yang akan lo beli sudah beserta tax refund. Hal ini dikarenakan oleh tidak semua toko melayani pembelian beserta tax refund tersebut. Lo bisa cari toko dengan tanda tax free atau tanda sejenisnya di pintu masuknya.

Atau minimal – saat melakukan pembayaran, segeralah tanya kepada pemilik toko atau si penjual barang tersebut bagaimana cara mendapatkan tax refund dari barang-barang yang sudah lo beli tersebut.

Biasanya, mereka akan meminta untuk menunjukan paspor sebelum memberi selembar kertas atau cek yang nantinya akan digunakan lo sebagai turis untuk melakukan tax refund.

Bukti Pembelian Jangan Hilang!

Ilustrasi - Mengenal Apa Itu Tax Refund: Berikut 5 Poin Penjelasan Sederhananya. credit: avinor.no

Perlu lo ketahui nih bro, kalau di negara Uni Eropa, tax refund hanya bisa dilakukan jika lo sudah benar-benar keluar dari negara tersebut, tidak hanya sekedar sudah melewati atau keluar dari batas serta perbatasan negara-negara yang dikunjungi.

Oh iya, jika sudah melewati perbatasan, jangan lupa untuk minta stempel dalam cek yang tadi diberikan oleh si penjual agar lo bisa melakukan tax refund tersebut. Simpan baik-baik bon pembeliannya, jangan sampai hilang!

Jika lo sudah berada di Bandara untuk kepulangan, pastikan lo menemukan ruangan bea cukai yang akan mengurusi tax refund tersebut. Tinggal tunjukan bon pembelian, cek yang sudah distempel dan barang yang sudah dibeli.

Agar lebih mudah dalam proses mendapatkan tax refund tersebut – pastikan lo tidak mengepak barang di dalam tas atau koper. Hal ini dikarenakan oleh petugas bea cukai akan melihat kondisi barangnya terlebih dahulu.

Pilihan Terakhir, Belanja di Bandara

Mengenal Apa Itu Tax Refund: Berikut 5 Poin Penjelasan Sederhananya. credit: idf-dutyfree.com

Nah, jika lo malas mengurus tax refund – lo bisa memilih belanja di duty free bandara yang otomatis sudah bebas dari pajak. Namun konsekuensinya adalah memang harga barang tersebut tentu lebih mahal dari pada di toko seperti pada umumnya.

Nah bagaimana nih bro soal penjelasan tax refund? Sudah bisa dimengerti ya. Oh iya, semisalnya lo belum mengerti, sila ajukan pertanyaan di sini, atau langsung ke bagian bea cukai yang ada di bandara atau bahkan pelabuhan.

 

Source

Feature Image - avinor.no


Please login to comment
2 COMMENTS
Ilham Ridhwan Kharisma Yudha
April 11, 2019 at 3:18 PM

Nice infoh broh


Kristian Mustafa
April 12, 2019 at 2:48 PM

Pake Produk dalam Negeri sendiri aja bro.