APR 14, 2019

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan!

Eksotisme Taman Nasional Sebangau memang kurang muncul ke permukaan. Oleh karena itu, mari menyelami eksotisme taman nasional tersebut di bahasan kali ini!


Permata hitam, setidaknya – predikat atau julukan tersebut tersemat pada salah satu spot petualangan yang ada di Kalimantan Tengah. Perkenalkan bro, Taman Nasional Sebangau, yang didominasi oleh berbagai aliran sungai. Ya, semua itu berkaitan, sungai di sana berwarna hitam.

Eits, sungai yang berwarna hitam ini bukan karena tercemar oleh limbah tambang atau pabrik. Warna hitam tersebut dikarenakan oleh kontur tanah disekitarnya yang didominasi oleh gambut sehingga mempunyai kandungan tannin yang tinggi.

Salah satu sungai – atau sang permata hitam tersebut melewati wilayah Taman Nasional Sebangau – Sungai Koran namanya. Saat akan bertandang ke sana, lo akan menaiki kapal kecil cepat untuk mengarungi sungai tersebut dari dermaga di Desa Kereng Bangkirai.

Wah, sepertinya eksotis sekali yang ekspedisi atau petualangan lo kali ini. Tentu, bro – petualangan dari Super Adventure, pasti seru dan memungkinkan diri lo akan bertemu dengan hal-hal baru yang luar biasa unik dan eksotis.

Seperti petualangan di Taman Nasional Sebangau, setidaknya ada lima hal menarik yang bisa lo temui di sini. Penasaran apa saja hal menariknya? Sila simak bahasan ini sampai habis ya! Oh iya, jika semisal lo mengetahui hal menarik lainnya yang belum disediakan di bahasan di bawah ini, sila tambahkan hal tersebut di kolom komentar nanti, ya!

Datang ke Taman Nasional Sebangau via Udara

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan!

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan! credit: goodnewsfromindonesia.id

Berada di Kalimantan Tengah, buat lo yang sudah memasukan Taman Nasional Sebangau ke daftar petualangan dan perjalanan di tahun 2019 ini, ingat – transportasi yang mudah untuk sampai ke sana adalah via udara.

Jika berangkat dari Jakarta, setidaknya lo akan mendapatkan pilihan beberapa maskapai, di antaranya adalah Garuda Indonesia, Lion Air atau Sriwijaya Air. Tiket pesawat ke sana tergolong terjangkau kok, dengan sekali jalan tidak lebih dari Rp 2 juta, rasanya lo sudah bisa mengatur keuangan untuk pergi ke sana, nih.

Kemudian, jika sudah sampai Bandar Udara di Palangkaraya – lo tinggal pilih akan masuk ke Taman Nasional Sebangau ini dari mana. Hal ini berkaitan dengan taman nasional tersebut masuk ke dalam tiga wilayah besar sekaligus, yaitu Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau.

Namun, direkomendasikan – buat lo yang ingin coba ke sana lewat Sungai Koran yang sudah disebutkan di atas, sila lewat Kota Palangkayara saja, bro!

Menuju Desa Kereng Bangkirai Terlebih Dahulu

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan!

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan! credit: beritagar.id

Setelah sampai di Kota Palangkaraya – tidak semata-mata lo bisa langsung mengakses kapal cepat untuk mengarungi permata hitam tersebut, lho. Setidaknya, lo mesti pergi ke Desa Kereng Bangkirai dan menuju dermaga di sana untuk mendapatkan sewaan kapal kecil cepat.

Cukup cepat kok untuk bisa sampai ke Desa Kereng Bangkirai dari pusat Kota Palangkaraya. Dengan perjalanan darat, sekitar 15 menit saja lo sudah bisa sampai ke desa yang dituju.

Sungai Koran, Sang Permata Hitam

Rumah dan Sarang Bagi Segala Reptil

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan!

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan! credit: sumber.com

Sub-judul di atas sungguh eksotis ya. Mari diulang: Sungai Koran, Sang Permata Hitam – Rumah dan Sarang Bagi Segala Reptil. Sub-judul tersebut memang benar adanya, lho. Dari awal lo menaiki kapal kecil cepat sewaan tersebut, akan ada satu sampai dua orang petugas dari Taman Nasional Sebangau yang akan menemani lo bereksplorasi.

Sepanjang penyusuran Sungai Koran yang kurang lebih berdurasi 3-4 jam, para petugas akan menunjukan berbagai spot eksotis yang ada di sana. Mereka juga akan menunjukan jika julukan sarang atau rumah bagi segala reptil bukan cuma clickbait belaka.

Beberapa jenis ular kecil dan besar – amfibi dan beberapa jenis reptil lainnya, sudah tidak ragu-ragu lagi lho untuk menunjukan diri. Tidak heran jika permata hitam ini benar-benar rumah untuk para reptil tersebut. Wajar, jika dari kontur spotnya yang didominasi tanah gambut, mereka senang dengan suhu yang mudah berubah-ubah tersebut.

Waktu Terbaik Datang ke Taman Nasional Sebangau

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan!

Taman Nasional Sebangau: 5 Hal Menarik Dari Rumah Reptil di Kalimantan! credit: guideku.com

Jika mayoritas spot petualangan yang sudah pernah dijelaskan, disebutkan waktu terbaik untuk mendatanginya pada musim panas, beda dengan Taman Nasional Sebangau. Taman nasional ini lebih baik didatangi saat musim hujan.

Hal tersebut dikarenakan oleh air rawa atau sungai yang tengah tinggi sehingga memudahkan kapal kecil cepat yang akan lo naiki bermanuver. Kemudian, mendekati jam 3 sore, adalah best time untuk bereksplorasi di sana.

Pasalnya, selain melihat berbagai reptil yang ada di sana, lo juga bisa melihat kawanan orang utan yang akan beristirahat. Eits, jangan mengganggu ya. Mereka akan mengumpulkan dedaunan untuk dijadikan alas mereka tidur.

Cinderamata Khas Taman Nasional Sebangau

Bukan petualang Indonesia deh yang punya kebiasaan membawa cinderamata sebagai bukti petualangan dan perjalanannya. Nah, dari Taman Nasional Sebangau, lo bisa membeli beberapa jenis cinderamata khas dari sana, lho.

Songket, kain batik, serta batu permata khas Martapura adalah deretan cinderamata yang menjadi incaran para petualang untuk dijadikan buah tangan.

Wah bagaimana nih bro? Dari lima hal menarik di atas, apakah sudah berhasil menggaet diri lo untuk membuat rencana berpetualang ke Taman Nasional Sebangau? Kalau iya, langsung saja siapkan waktu luang, budget dan berangkat ke sana!

 

Source

Feature Image - ksmtour.com


Please login to comment
8 COMMENTS
Ilham Ridhwan Kharisma Yudha
April 14, 2019 at 6:34 PM

Pasti banyak buayanya


Agung nugroho
April 14, 2019 at 10:28 PM

Info yg bermanfaat


Muhammad arifudin
April 16, 2019 at 4:47 PM

Enak buat mancing


Amir Mahfudzi
April 21, 2019 at 8:58 AM

Boleh dicoba nihh


Juang Pratama
April 27, 2019 at 5:05 AM

wow nice


Rifa Sanjaya
April 28, 2019 at 8:57 AM

Destinasi yg keren tp lmyn jauh jg ya di kalteng


Zul Asfi Rusman
May 4, 2019 at 11:50 AM

Reptil nya ,,


Johan Eko Prayogo
May 14, 2019 at 10:17 AM

MANTAP CUY