MAY 15, 2019

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil!

Buat yang belum tahu bedanya panjat tebing, panjat dinding serta bouldering, sila merapat ke sini dulu untuk tahu dan paham secara detilnya, bro!


Panjat tebing, panjat dinding atau yang lebih terkenal dengan istilah wall climbing serta bouldering – tiga aksi ekstrem ini terkadang masih membuat para petualang bingung, lho. Bingung bedanya di mana karena dari mata telanjang, tiga aksi ekstrem tersebut sama-sama meniti sisi vertikal yang sangat menantang.

Apalagi para petualang pemula, tentu bingung bagaimana membedakan tiga aksi ekstrem tersebut dan bingung juga akan memulai dari mana terlebih dahulu. Nah, buat yang masih bingung, tenang saja, di mini jurnal yang satu ini, lo akan diajak untuk kenal, tahu, dan paham secara detil bagaimana panjat tebing, panjat dinding dan bouldering.

Sekilas memang sepertinya sama saja. Perbedaan yang paling mencolok memang dari bidang vertikal yang para petualang lewati. Tapi, sebenarnya, masih banyak perbedaan-perbedaannya, lho. Penasaran ingin mengetahui lebih lanjut soal panjat tebing, panjat dinding dan bouldering? Sila simak bahasan kali ini ya!

Oh iya bro, biar tidak membingungkan, mari dikupas satu per satunya, agar lo lebih jelas mendapatkan definisi awal dari tiap tiga aksi ekstrem tersebut.

Detil Definisi Dasar dari Panjat Tebing

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil!

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil! credit: outdoorgearlab.com

Jika hanya ditelisik dari arti dua suku kata di Panjat Tebing, tentu akan berarti sebagai aktivitas memanjat sebuah bidang bebatuan yang tidak beraturan. Tapi, jika menurut situs sakuntala, panjat tebing adalah suatu olahraga yang mengutamakan kelenturan dan kekuatan tubuh.

Selain itu, panjat tebing juga mengandalkan kecerdikan serta ketrampilan baik saat menggunakan peralatannya serta mensiasati tebing tersebut dengan memanfaatkan cacat batuannya. Ya, setidaknya dua definisi tersebut sudah menjadi dasar arti dari kata Panjat Tebing.

Nah, seperti yang sudah disebutkan di atas sebelumnya juga, panjat tebing, panjat dinding serta bouldering, secara umum perbedaanya dapat ditemukan dari bidang panjatnya. Panjat tebing, tidak sembarang tebing bisa dipanjat semuanya, lho.

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil!

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil! credit: switchbacktravel.com

Setidaknya ada empat jenis tebing yang bisa dipanjat oleh para petualang. Nah, empat jenis ini juga yang jelas benar-benar membedakan antara panjat tebing, panjat dinding serta bouldering. Berdasarkan bentuknya, tebing bertipe face adalah tipe pertama yang bisa dipanjat. Biasanya, bentuknya datar vertikal biasa saja.

Kemudian, tipe keduanya adalah Hang. Tipe kedua ini sekaligus menjadi tanda bahwa tantangannya menjadi lebih sulit, karena bidang panjatnya miring. Entah miring ke dalam atau ke luar, yang jelas, tebing dengan tipe hang, mulai cukup sulit dipanjat.

Ketiga tipe Roof. Nah, yang satu ini sepertinya hanya pemanjat tebing yang sudah terlatih dan pro saja nih yang bisa dan berani coba panjat dengan tipe tebing seperti ini. Tipe tebing roof – seperti arti dari tipenya yaitu seperti teras terbalik, jelas sangat sulit untuk dipanjat. Perlu keseimbangan, kelenturan serta kekuatan tubuh yang luar biasa untuk meniti tebing dengan melawan gravitasi.

Tipe terakhir di panjat tebing adalah top atau puncak tebing. Tipe yang satu ini biasanya tergantung dari tebing yang akan dipanjat juga. Ada yang makin mudah, dan ada yang malah bikin makin sulit untuk dipanjat.

Panjat Tebing dan Panjat Dinding Seperti Naik Tangga Saja

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil!

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil! credit: st-hughs.lincs.sch.uk

Fadil, sebagai Mahasiswa Pecinta Alam di Universitas Gunadarma menyatakan jika panjat tebing dan panjat tebing tidak jauh berbeda dengan menaiki tangga saja, lho. Eits, bagaimana bisa sih!

Menurutnya, panjat tebing dan panjat dinding hanya seperti naik tangga. Bedanya, tangan yang digunakan bukan sebagai pendorong, tapi hanya penyeimbang. Yang menjadi pendorong utama justru kedua kaki yang bertumpu dengan bebatuan tebing.

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil!

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil! credit: climbing.com - Rich Crowder

Kesalahan para pendaki atau petualang pemula dalam mencoba panjat tebing atau panjat dinding biasanya, menjadikan tangan sebagai pendorong tubuh. Oleh karena itu, banyak yang tidak berhasil bahkan cenderung cidera karena hal tersebut.

Panjat dinding sendiri mirip dengan panjat tebing. Bedanya, di bidang yang dipijak, pemanjat dinding bertumpu pada pola-pola di dinding yang menyerupai bebatuan pada panjat tebing. Kurang lebih, semuanya sama.

Namun, untuk sarana latihan sebelum terjun langsung ke panjat tebing ekstrem, pola tumpuan pada panjat dinding biasanya bisa diatur agar lo lebih jago dan siap turun langsung ke tebing sungguhan!

Lho, Lalu Bagaimana Dengan Bouldering?

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil!

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil! credit: tbagym.com

Bouldering sendiri sebenarnya adalah salah satu jenis dari panjat tebing yang ada dan dikenal di kalangan para petualang. Bouldering merupakan panjat tebing yang tebingnya tergolong lebih pendek dan rendah.

Tentu, karena tebingnya lebih pendek atau rendah, namun rute yang dilalui tidak begitu panjang. Akan tetapi, walau pendek – tidak menutup kemungkinan lo bisa bertemu dengan jalur yang pendek tapi sulitnya minta ampun!

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil!

Panjat Tebing, Panjat Dinding dan Bouldering: Mengetahui Lebih Detil! credit: businessden.com

Oh iya, perbedaan yang cukup signifikan dalam bouldering dengan panjat tebing atau panjat dinding adalah sistem keamanan dalam pendakiannya. Kalau panjat tebing atau panjat dinding menggunakan tali serta simpul yang kuat, bouldering tidak menggunakan peralatan itu melainkan matras yang empuk di bawahnya.

Jadi, semisal lo merasa tidak sanggup untuk meneruskan pendakian di bouldering, lepaskan saja pegangan lo dan jatuhkan diri lo ke matras empuk di bawahnya. Tenang saja bro, hal tersebut memang sudah sesuai standarnya.

Kalau di Monster Road 2019 – salah satu event besar dari Super Adventure yang bekerja sama dengan Genta Autosport serta beberapa bagian lainnya – boulderingnya cukup berbeda nih peraturannya. Di Monster Road 2019, boulderingnya akan tersedia tiga titik puncak yang mesti lo capai. Jika salah satu titik tidak bisa lo sentuh atau capai, berarti lo belum berhasil menaklukan rute bouldering tersebut, nih!

Nah, bagaimana nih bro? Dari penjelasan yang sudah cukup panjang di atas, kira-kira sudah mengetahui ya bagaimana panjat tebing, panjat dinding, bouldering, bagaimana persamaan dan perbedaanya dan detil-detil lainnya.

Oh iya, jika lo mengetahui info lain soal teknis panjat tebing, panjat dinding serta bouldering, sila bagikan di kolom komentar di bawah ini ya!

 

Feature Image – olahraga.kompas.com


Please login to comment
9 COMMENTS
Kristian Mustafa
May 15, 2019 at 3:04 PM

Pokoknya sama2 manjat


Rykma Alodya
May 15, 2019 at 3:14 PM

Intinya sma sma manjat kan


Amir Mahfudzi
May 16, 2019 at 7:08 AM

Kegiatan yg lumayan menantang


Rifa Sanjaya
May 16, 2019 at 8:22 AM

Kyknya asyik nih


Agung nugroho
May 17, 2019 at 11:22 PM

Nice info


Djedjep. Sungkono
May 19, 2019 at 9:30 AM

Apapun itu namanya.. ttp aja seru


Zul Asfi Rusman
May 19, 2019 at 9:50 AM

Sikat udahan


Wafiroel N
June 11, 2019 at 8:44 AM

yah gak pinter manjat


Isrinatul Malikhah
June 15, 2019 at 8:24 PM

Gak suka memanjat