4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar?

Beberapa mitos di bawah ini tentunya menimbulkan banyak pertanyaan, apakah semuanya itu benar? Penasaran? Simak saja beberapa informasinya di bawah ini!

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar?

Millennials merupakan sebuah kelompok orang yang memiliki tahun kelahiran antara tahun 1981 hingga 2001. Ketika jatuh ke dalam dalam kegiatan travelling, ternyata generasi ini memilki sebuah kebiasaan yang cukup berbeda dengan generasi sebelumnya. Bahkan terdapat sebuah mitos di setiap perjalanannya yang sudah mendunia loh.

Banyak yang mengatakan ketika melakukan kegiatan travelling, generasi ini cenderung menyukai jalan-jalan yang murah, selalu bermain sosial media, serta memiliki ekspetasi yang cukup tinggi. Namun apakah semua mitos tersebut benar? Karena memang stereotype seperti itu sangat sering melekat di generasi Millennials.

Untuk itu di dalam artikel ini akan membuktikan, kalau semua embel-embel yang menempel pada generasi millennials itu tidak semuanya benar kok. Terkenal sebagai generasi yang manja serta tidak mau bersusah payah atau hanya ingin enaknya saja, yaap, penilaian seperti itu memang kerap menjadi batu sandungan bagi generasi ini. Namun apakah hal itu semuanya benar? Daripada lo semakin penasaran, langsung saja simak beberapa informasinya di bawah ini yaa bro!

Millennials Tidak Akan Travelling dengan Orang yang Tidak Dikenal

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar?

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar? Credit: /blog.ssth.ch

Percaya atau tidak pemikiran seperti ini memang sudah ada di kalangan para millennials, banyak yang mengira kalau generasi ini pun tidak akan melakukan sebuah perjalanan dengan orang yang tidak dikenal. Dengan kata lainnya, hanya ingin jalan-jalan secara berkelompok tanpa berada mengambil keputusan untuk melakukan solo travelling.

Namun hal tersebut merupakan sebuah mitos yang salah, sebab terdapat banyak sekali traveller di luar sana yang memiliki umur millennials yang berani untuk melakukan solo travelling. Dan dari para solo traveller tersebut selalu mencari keamanan, kenyamanan serta teman baru agar perjalanan yang mereka lakukan semakin berkesan.

Bahkan banyak dari kaum millennials ini yang melakukan perjalanan berhasil untuk menghilangkan rasa ego mereka untuk bercakap dengan warga lokal atau mempelajari kearifan lokal. Sehingga, mitos ini pun bisa dipatahkan.

Millennials ialah Travellers Murah

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar?

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar? Credit: medium.com/

Betul, apabila harga atau pengeluaran merupakan faktor penting yang menjadi tolak ukur para millennials untuk menentukan sebuah keputusan untuk melakukan pemesanan tempat tinggal, apalagi lo hidup di jaman yang serba promo. Namun bukan berarti para kaum millennials ini acuh terhadap nilai.

Kembali lagi terhadap destinasi yang ingin dituju tentunbya, apabila para millennials ini merencanakan ke sebuah tempat yang bisa memberikan sebuah pengalaman travelling yang sulit untuk dilupakan, tentunya tak segan dong untuk lo mengeluarkan dana lebih agar bisa mendapatkan pengalaman tersrbut?

Terkutip dari Future of U.S Millennial Travel Report by Resonance yang mengatakan kalau kaum millennials di dunia lebih memilih untuk mengeluarkan uang demi pengalaman menarik serta menabung untuk travelling ketimbang membeli rumah atau melakukan investasi tradisional.

Nah, dengan begitu apakah kaum millennials itu sendiri masih bisa dikategorikan sebagai travellers murah? Tentunya tidak, hanya caranya saja yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Tentu mitos ini pun bisa dipatahkan.

Millennials Hanya Melakukan Travelling demi Konten Sosial Media

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar?

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar? Credit: travelandleisure.com/

Kehidupan dengan era digital seperti hari ini, memang sudah menjadi sebuah kebutuhan sebagian orang untuk mengakses sosial media, karena tidak bisa dipungkiri juga kalau di dalam kanal ini terdapat banyak informasi yang berguna serta timbal baliknya pun cukup besar.

Bila disangkut pautkan ke dalam dunia travelling khususnya bagi para kaum millennials, bukan merupakan hal yang asing lagi apabila lo akan mencari sebuah tempat yang menyediakan jaringan Wi-Fi gratis bukan? Namun apakah semata-mata hanya untuk menaikkan konten di dalam akun sosial media lo? Tentuya bukan, ada banyak alasan lainnya mengapa lo memerlukan jaringan tersebut.

Tidak bisa dipungkiri juga kalau generasi millennials sendiri tidak bisa terlepas dari jaringan internet serta sosial media. Namun, sosial media itu sendiri juga sering digunakan para millennials untuk menyebarkan apa yang sudah dipelajari mengenai kebudayaan beserta dengan destinasi dari kegiatan travelling-nya, bukan hanya sekedar untuk menaikkan konten sosial media. Sehingga mitos ini pun bisa dipatahkan.

Millennials ialah Traveler yang Tidak Bertanggung Jawab

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar?

4 Mitos Seputar Travellers Millennials, Apakah Semuanya Itu Benar? Credit: travel.earth

Merupakan mitos yang tidak mengenakan melekat di kaum millennilas, stereotype ini pun muncul karena terdapat sebuah pemikiran kalau generasi ini sangatlah egosi serta tidak peduli terhadap lingkungan, karena banyak hal yang sudah terjadi di dalam sosial media. Namun tentunya, apakah hal ini bisa memukul rata semua generasi ini?

Karena banyak dari para millennials yang ternyata sangat peduli terhadap kebudayaan serta kelestarian dari tempat wisata yang dikunjungi. Millennials juga peduli serta peka terhadap keunikan dari kebudayaan serta mau untuk berpatisipasi dalam menjaga kelestarian alam serta budaya kok.

Kembali lagi, karena pengalaman itu sendiri merupakan hal yang mahal, oleh sebab itu menghargai kebudayaan yang ada pun menjadi sebuah daya tarik dari kebanyakan millennials. Sehingga mitos ini pun bisa dipatahkan.

**

Kaum millennials sendiri memang terkenal sebagai generasi yang baru, namun dari beberapa mitos yang ada di atas, tentunya tidak ada yang benar. Sehingga lo tak perlu takut lagi untuk melakukan apa yang lo inginkan serta sukai asal tetap harus utamakan tanggung jawab yaa.

Sehingga dengan menjaga kebersihan serta kelestarian dari setiap tempat wisata yang lo kunjungi pun sudah menjadi bentuk sebuah tanggung jawab diri lo terhadap lingkungan sekitar. Semoga hal ini bisa lo lakukan hingga tua nanti. Semangat selalu dan jangan berhenti mengeksplorasi keindahan alam yang ada di Indonesia!

Source: .smartertravel.com

 

 

 

Featured Image: asiaone.com

 

 

Beginner solo traveling

16 COMMENTS

SHARE
Belum tentu benar itu..
mitos itu hanya myth min katanya
bisa jadi gan
bisa jadi gan
Sebagian besar Mitos dan gak benar.
saya rasa tidak
Perlu dibuktikan dulu
Kurang tau sih
Tidak semuanya
BISA JADI