Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro?

Duh engga seru juga sih kalau begitu, tapi sebagian millennial di Amerika Utara ternyata begitu lho, malas riset dan terjebak di spot petualangan yang sama. Kalau lo bagaimana nih bro?

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro?

Ada isu terbaru nih terkait dengan millennial dan kebiasaanya saat traveling. Bro, dilansir dari Kumparan Travel – ada penelitian terbaru yang dilakukan oleh salah satu situs pesan hotel besar. Penelitian tersebut dilakukan di Amerika Utara.

Hasil penelitian tersebut menyatakan kalau mayoritas millennial cenderung memilih lokasi traveling yang sama atau yang pernah dikunjungi sebelumnya. Hal ini terjadi karena mereka malas untuk riset. Wah apakah lo begini juga, bro?

***

 

 

Rasanya kalau sudah mengetahui keindahan alam atau segala keseruan yang ada di satu spot petualangan itu, lo sudah cukup puas dan wonder apa saja yang akan lo temukan di spot lainnya – apakah begitu keren juga atau malah tidak.

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro?

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro? credit: userthemes.com

Memang sih cukup glambling dalam menentukan spot petualangan untuk traveling. Selain malas untuk melakukan riset, kebanyakan dari mereka juga berpikiran untuk tidak mengambil resiko kalau-kalau spot petualangannya yang baru mereka tetapkan akhirnya tidak bagus.

 

Well, sebenarnya berani mengambil keputusan adalah awal yang baik untuk sebuah petualangan atau traveling ya. Sayang, dari penelitian yang sudah dijalankan itu – banyak dari mereka yang tidak ingin atau malas melakukan riset dan akhirnya berada di tempat yang itu-itu saja.

 

Terbaca membosankan ya jika tidak ada tantangan seperti itu. Tapi dari penelitian tersebut. Ada sebuah fenomena yang terjadi lho. Mau tahu fenomena apa yang dimaksud? Sila simak bahasan kali ini sampai habis ya bro!

 

Malas Riset Buat Traveling: Net Lag dan Scroll Fatigue

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro?

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro? credit: healthline.com

Dari penelitian yang sudah dilakukan, ada fenomena unik terjadi pada para millennial saat mereka mencoba melakukan riset terlebih dahulu sembari merencanakan traveling mereka. Riset yang mereka lakukan tidak tanggung-tanggung lho waktunya.

 

Mereka bisa menghabiskan delapan jam riset – secara akumulatif, untuk mendapatkan rencana matang. Sayangnya – di 40 menit pertama, mereka sudah menutup laptop atau layar smartphone mereka. Hal ini – usut punya usut dikarenakan oleh net lag dan scroll fatigue.

 

Apa itu net lag? Belum ada penjelasan yang gamblang soal fenomena ini – tapi yang cukup jelas terjadi, para millennial karena riset mereka yang lakukan menumpuk – akhirnya mereka bingung sendiri dan malah seperti ‘mabuk data’ karena akhirnya risetnya tidak menemukan hasil.

 

Tidak jauh berbeda dengan scroll fatigue – fenomena ini menggambarkan para millennial yang melakukan riset banyak halaman situs, dan akhirnya bingung serta bosan karena mesti mengunjungi banyak situs traveling.

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro?

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro? credit: eastwestbank.com

Makanya – buat lo yang tengah melakukan riset soal traveling, langsung saja ke superadventure.co.id – untuk langsung menemukan apa yang lo cari. This site is a trustworthy traveling reference!

 

Dari dua fenomena yang terjadi tersebut – maka cukup jelas kalau penelitian ini menemukan bahwa millennial yang berada di Amerika Utara cenderung dan bahkan mayoritas – akan pergi traveling ke tempat atau spot petualangan yang sama karena malas riset.

 

Malas Riset Buat Traveling: Ribet Mengatur Akomodasi

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro?

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro? credit: forbes.com

Kemudian, selain memang ada fenomena unik yang bisa terjadi di millennial saat mereka riset untuk kebutuhan travelingnya – mereka juga menghentikan riset yang tengah mereka jalani karena merasa ribet dan susah mengatur akomodasi selama perjalanan.

 

42% millennial – percaya atau tidak bro, menganggap kegiatan riset adalah sesuatu hal yang menekan mereka saat ingin liburan. Terlebih tidak hanya ke mana mereka akan pergi, tetapi juga di mana mereka akan menginap, di mana mereka akan makan dan sebagainya.

 

Oleh karena itu, sebenarnya untuk hal yang satu ini sudah ada jawabannya, yaitu: agen travel. Ya, agen travel adalah jawaban dari hal ini semua. Untuk mempermudah persiapan untuk traveling, ya bayar saja agen travel untuk mengatur segalanya.

 

Sayangnya – kata ‘bayar’ juga menjadi salah satu tekanan untuk para millennial yang mempunyai banyak waktu, tenaga, tapi minim keuangan. Makanya – mereka yang membayar agen travel, tentu sudah mempersiapkan budget traveling dengan serius!

 

Oh iya, masalah lain yang kerap menghantui para traveller millennial sehingga menyebabkan mereka tidak berganti spot petualangan adalah kesalahan yang mereka lakukan seperti salah pesan tanggal untuk menginap di hotel, penerbangan dan sebagainya.

 

Dari hal itu semua – selain agen travel, ada solusi lain yang bisa diambil dan digunakan oleh para traveling millennial, yaitu: jasa open trip. Open trip di Indonesia sendiri perkembangannya cukup pesat. Mirip dengan agen travel, tapi kalau open trip dikembangkan oleh individu atau beberapa orang tapi tidak dalam bentuk perusahaan. Jadi cukup risky jika lo akhirnya terjebak dengan open trip abal-abal.

 

Malas Riset Buat Traveling: Bisa Bertanya Pada Teman!

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro?

Millennial Suka Traveling ke Tempat yang Sama Karena Malas Riset: Lo Gitu Bro? credit: socialmediastrategistsummit.com

Sebenarnya yang seru juga untuk mendapatkan ‘kisi-kisi’ buat traveling adalah bertanya saja pada teman yang sudah pernah ke sana dan ke sini, bro. Jika lo malas menatap layar laptop atau smartphone lo, tidak apa dan mulailah obrolan dengan teman terkait traveling.

 

Bisa jadi, teman lo malah akan menawarkan jasanya secara gratis, hitung-hitung dia bisa traveling lagi bersama teman baru. Wah seru pasti.

 

 

Eits, apakah lo tipe traveler yang malas riset juga sehingga bisa terjebak di spot petualangan yang sama?

 

Source – CNN Indonesia

Feature Image – travelmarketreport.com

In Depth Beginner solo traveling solo backpacker

7 COMMENTS

SHARE
Males riset Min.. Hehe
gak ada tantangannya
Bisa jadi......
saya ga pernah gitu sihh
Biasanya karena ga tau jalan
Mungkin ga tau kemana lagi jalannya
Terjebak d spot petualangan