5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia

Di Indonesia, Portugis meninggalkan sejumlah peninggalan sejarah berupa bangunan kuno yang kini beralihfungsi menjadi tempat wisata. Apa sajakah itu? Temukan jawabannya di bawah ya bro!

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia

Salah satu negara yang pernah menjajah bangsa Indonesia selain Belanda dan Jepang adalah Portugis yang sekarang dikenal dengan nama Portugal. Mereka diketahui pernah menaklukkan daerah Malaka pda tahun 1511. Kemudian, Portugis berambisi menguasai Maluku untuk mendapatkan sumber rempah-rempah.

Bangsa Portugis pernah bekerjasama dalam urusan dagang dengan Kesultanan Ternate yang kala itu masih berselisih dengan Tidore. Di Indonesia, Portugis meninggalkan sejumlah peninggalan sejarah berupa bangunan kuno yang kini beralihfungsi menjadi tempat wisata. Apa sajakah itu? Berikut adalah 5 di antaranya. Silakan dicek ya bro!

1. Benteng Oranje

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia. Photo Credit: ksmtour.com

Meski dibuat oleh bangsa Portugis, benteng kuno ini dahulu didiami oleh orang Melayu. Kemudian, pada masa penjajahan Belanda, Benteng Oranje mengalami pemugaran serta dijadikan sebagai pusat pemerintahan tertinggi Hindia Belanda. Orang Belanda yang memimpin kekuasaan kala itu adalah Gubernur Jenderal VOC Pieter Both, Herald Reyist, J.C Coum, dan Laurenz Reaal.

Saat ini, Benteng Oranje sudah menjadi salah satu tempat wisata terkenal di Ternate. Banyak wisatawan datang ke tempat ini untuk menelusuri jejak sejarah era kolonialisme Belanda dan Portugis. Ada juga yang menyambangi benteng ini untuk sekadar menghilangkan suntuk. Benteng ini paling ramai didatangi wisatawan pada musim liburan atau tanggal merah.

Bangunan tua ini sempat mengalami kerusakan parah di masa lampau. Untungnya, pemerintah setempat melakukan revitalisasi terhadap Benteng Oranje sehingga bentuknya kembali terlihat indah. Lo bisa menjumpai benteng ini di Jalan DR Hasan Boesoiri, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsu Maluku Utara.

2. Penjara Tua Kema

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia. Photo Credit: tribunnews.com

Penjara warisan bangsa Portugis ini dahulu menjadi lokasi pemberian hukuman kepada warga dan tentara yang membuat kesalahan. Hampir seluruh bangunan di sini menggunakan warna putih, mulai dari pintu masuk hingga ruang penjara. Lokasi Penjara Tua Kema terletak di gang sempit di sekitar area pemukiman penduduk.

Sejumlah pihak mengatakan atmosfer di dalam bangunan utama penjara sedikit berbeda. Beberapa orang mengaku udara di dalam sana agak dingin sehingga mudah membuat siapapun merinding. Penjara Kema mempunyai bentuk mirip gudang dengan ukuran 10 x 7,5 meter serta tinggi 4 meter. Tinggi bangunan ini sebenarnya bisa mencapai 7,25 meter bila diukur hingga ujung atap.

Wisatawan dapat menemukan penjara kuno ini di Desa Kema III, Kecamatan Kema, Minahasa Utara. Lokasinya berada pada ketinggian sekitar 6 meter di atas permukaan laut. Posisi penjara ini kabarnya tidak begitu jauh dari pantai, yakni sekitar 500 meter.

Ruangan ini mempunyai tiga bilik penjara dengan ukuran sedang. Ketiga bilik tersebut kabarnya disertai pintu tambahan yang memiliki kisi-kisi besi di bagian atas. Penjara Kema tidak mengalami banyak perubahan bentuk sehingga wisatawan bisa menikmati keaslian bangunan ini secara puas.

3. Benteng Tolukko

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia. Photo Credit: bripoin.com

Berdasarkan cerita yang beredar, nama benteng ini dikatakan terinspirasi dari nama seorang penguasa kesepuluh di Kesultanan Ternate. Benteng Tolukko kabarnya didirikan oleh panglima Portugis bernama Fransisco Sereo pada tahun 1540. Bangunan kuno ini juga akrab disapa dengan sebutan “Benteng Hollandia”.

Mengacu pada catatan sejarah peninggalan Belanda, Benteng Tolukko sempat mengalami perbaikan oleh Pieter Both pada 1610. Pemugaran tersebut dimaksudkan agar benteng ini bisa dijadikan tempat berlindung dari bangsa Spanyol yang tengah melakukan invasi ke Ternate. Bangunan benteng ini kabarnya pernah alami kerusakan parah sehingga terpaksa dikosongkan pada tahun 1864.

Masyarakat Ternate pernah mengadakan upaya renovasi terhadap Benteng Tolukko pada tahun 1996. Sayangnya, hal tersebut malah membuat keaslian bangunan ini memudar. Contoh bangunan yang hilang setelah direnovasi adalah terowongan bawah tanah yang berkaitan langsung dengan laut. Lo bisa menemukan benteng ini di Kelurahan Sangadji, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

4. Benteng Kalamata

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia. Photo Credit: yukpiknik.com

Bangunan yang dikenal dengan nama “Benteng Santa Lusia” dan “Benteng Kayu Merah” ini terletak di dekat laut. Benteng Kalamata kabarnya dibuat dengan bahan batu kapur, bebatuan sungai, dan batu karang. Banyak wisatawan terpesona dengan desain arsitekturnya yang begitu menawan.

Setibanya di Benteng Kalamata, lo berkesempatan menikmati indahnya Pulau Maltara dam Tidore dari kejauhan. Benteng ini dibangun oleh seorang panglima Portugis bernama Fransisco Sereo pada tahun 1540. Pembangunan benteng ini ditujukan untuk mengantipasi serangan Bangsa Spanyol dari Tidore dan Rum.

Benteng Kalimata telah menjadi saksi sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah. Saat bertandang ke sini, lo akan disambut panorama indah yang memanjakan mata sehingga stres dan penat akan lenyap seketika. Jangan lupa melancong ke sini ya bro!

5. Gereja Tugu

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia

5 Bangunan Kuno Indah Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia. Photo Credit: jakarta-tourism.go.id

Bangsa Portugis tidak hanya pernah mendirikan bangunan di wilayah Maluku atau Minahasa. Di Jakarta, lo juga bisa menemukan bangunan kuno warisan bangsa Portugis seperi Gereja Tugu. Saat mendatangi kawasan gereja ini, wisatawan dapat menjumpai beberapa makam warga keturunan Portugis.

Menilik catatan sejarah, pihak Belanda dahulu membawa tahanan Portugis dari Pulau Malaka. Para napi ini kemudian diberi keleluasaan untuk melaksanakan ibadah di Gereja Sion. Akan tetapi, mereka masih merasa tidak bebas sehingga melarikan diri ke Kampung Tugu. Kala itu, daerah tersebut masih ditumbuhi rawa serta hutan.

Kemudian, Pendeta Melchior Leydecker mengusulkan ide pembangunan gereja. Ide ini kemudian berhasil terwujud di tahun 1678 dalam bentuk gereja yang berlokasi di Tanjung Priok. Tepat di samping Gereja Tugu, pengunjung bisa melihat lonceng yang berusia tua. Lonceng tersebut sebenarnya hanyalah replika dari versi asli yang diletakkan dalam ruangan samping gereja.

Demikian 5 bangunan kuno indah peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia. Semoga informasi di atas berguna buat lo yang tertarik menelusuri jejak sejarah ketika liburan. Jangan lupa menyambangi tempat-tempat di atas ya bro!

Source: sindonews.com

Feature Image - yukpiknik.com

Wilderness Beginner solo traveling

14 COMMENTS

SHARE
Terimakasih infonya
warisan yang indah
Seharah tempo dulue
Sejarah tempo dulu warisan utk ank cucu
mantap ,masih terawat baik
Nice Info
Mantaaap
Info bagus
Harus kita jaga dan lsstarikan
Tempat penuh sejarah