Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas

Monster Road series 2019 Karawang sukses dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2019 lalu. Berlokasi di Lapangan Galuh Mas, kompetisi urban off-road ini mendapat perhatian dari masyarakat setempat khususnya millennials. Apa saja keseruan yang hadir dalam acara balap ini? Simak selengkapnya dalam tulisan di bawah ini!. . 

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas

Monster Road 2019 baru saja menyelesaikan tur-nya di Karawang pada tanggal 31 Agustus 2019 lalu. Lapangan Galuh Mas diketahui menjadi saksi bisu berlangsungnya kompetisi urban off-road pertama di Indonesia ini. Pengunjung Monster Road series Karawang sukses dimanjakan pertunjukkan sengit para monster, games penguji adrenalin, serta hiburan musik yang menggelegar.        

Karawang diketahui menjadi lokasi pelaksanaan acara Monster Road 2019 seri keenam setelah Tuban, Ponorogo, Pati, Pemalang, dan Cirebon. Awalnya, kabupaten asal Jawa barat Ini belum masuk dalam daftar destinasi tur Monster Road 2018. Kemudian, memasuki tahun 2019, Karawang akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi balap ekstrem seru ini karena lokasinya cukup strategis untuk dijangkau kaum millennials.

Jika lo belum terlalu akrab dengan Monster Road, acara balap off-road satu ini merupakan buah kolaborasi tim Super Adventure, Genta Auto Sport, Pajero Indonesia One, Mariachi Production, Adventure Parkia, dan lain-lain. Monster Road mengusung konsep urban off-road yang bersifat modern dan dinamis sehingga masyarakat khususnya kaum millennial mampu mengenal dunia balap ekstrem secara lebih mudah. Keren ‘kan bro?

Penerapan konsep urban off-road dalam ajang Monster Road terlihat dalam banyak hal, mulai dari lokasi perlombaan, kondisi lintasan balap, jenis rintangan yang dihadirkan, dan lain-lain. Semuanya dikemas semenarik mungkin agar pengunjung Monster Road merasakan pengalaman menonton yang berkesan. Meski menggunakan konsep modern, ajang balap off-road ini tetap tak kehilangan sisi liarnya. Hal tersebut dapat dibuktikan dari aksi akrobatik nan ekstrem yang dibawakan pembalap saat mengemudikan monster.

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas. Photo Credit: Tim Super Adventure

Monster Road juga selalu dilaksanakan di tengah perkotaan, berbeda dengan perlombaan nature off-road yang bertempat di hutan atau gunung. Ide ini memang dimaksudkan agar kaum millennial dapat mengenal lebih dekat keseruan balap off-road tanpa perlu repot menyambangi daerah pedalaman. Dengan demikian, kompetisi off-road bisa dinikmati secara mudah oleh siapa saja terutama generasi muda.

Tantangan yang dihadapi kontestan Monster Road bukan hanya waktu, melainkan juga obstacle atau rintangan. Pembalap dan navigator perlu mengambil strategi terbaik agar mampu menaklukkan beragam rintangan ekstrem secara cepat. Jika tidak berhati--hati, mereka harus siap menghadapi risiko mobil terbalik atau terjerembab ketika melintasi obstacle.

Untuk itu, tiap konstestan Monster Road harus berkonsentrasi penuh dan pandai mengatur emosi supaya seluruh obstacle dapat ditangani dengan baik. Usaha pembalap dalam menaklukkan obstacle kerapkali menyedot perhatian penonton dari awal acara Monster Road dimulai hingga selesai. Sebagian besar pengunjung nampak larut dalam suasana balap off-road unik satu ini yang terkenal kompetitif dan menantang adrenalin.

Monster Road 2019 series Karawang diawali dengan pelaksanaan acara Rolling Thunder sehari sebelum balapan off-road dimulai. Acara berupa konvoi ini dikuti rombongan yang terdiri atas Monster Icon dan mobil Pajero Icon. Iring-iringan mobil ini mengelilingi daerah Karawang untuk mewartakan acara Monster Road kepada masyarakat sekitar.

Informasi seputar Monster Road series Karawang disampaikan melalui pengeras suara yang terpasang di salah satu mobil. Aksi konvoi ini cukup berhasil menjaring perhatian masyarakat setempat. Sebagian besar perhatian warga nampak tertuju pada tampilan monster icon yang begitu gahar. Ada pula yang terlihat kagum pada keindahan warna-warni mobil Pajero yang terlibat dalam aksi konvoi. Beberapa warga bahkan terlihat merekam suasana konvoi Rolling Thunder ini melalui ponsel mereka masing-masing.

Monster Road 2019 Series Karawang: Pertarungan Sengit Pengemudi dengan Obstacle Ekstrem di Trek Berumput!

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas. Photo Credit: Tim Super Adventure

Sekitar satu jam sebelum perlombaan dimulai, masing-masing peserta mendapat brief dari panitia Monster Road mengenai aturan yang berlaku dalam acara secara keseluruhan. Mereka juga diberi penjelasan mengenai sistem penilaian yang digunakan pihak juri untuk menentukan juara acara ini. Setelah hal-hal penting dalam perlombaan disampaikan panitia, para pembalap dipersilahkan kembali ke paddock masing-masing untuk mengecek kendaraan.

Perlombaan pun kemudian dimulai dari kelas 1.000 cc, Under, dan Upper. Mirip dengan series di kota-kota sebelumnya, juara dari tiap kelas ditentukan berdasarkan raihan poin terbanyak yang dikumpulkan kontestan dari keseluruhan SS. Akan tetapi, usaha pembalap dalam mengumpulkan poin tertinggi tak berjalan mudah karena perlombaan diadakan di lapangan berumput dengan kondisi tanah yang tidak rata. Ha ini tentu memengaruhi laju pengendara hingga tiba di garis finis.   

Demi mendapat poin tertinggi, pembalap dan navigator harus bisa menorehkan waktu tercepat serta melibas beragam osbtacle ekstrem di setiap sudut lintasan. Rintangan yang dihadapi para kontestan Monster Road series Karawang di antaranya adalah jumping car, super zig-zag, table top, jungkat-jungkit, kanal negatif, dan lain-lain. Tiap obstacle mempunyai tingkat kesulitan tersendiri sehingga tak boleh dianggap remeh oleh seluruh pengemudi monster.

Sejumlah pengemudi terkadang tidak mampu menyelesaikan perlombaan hingga finis karena mobil yang ditumpangi terjerembab dan tersangkut di salah satu obstacle. Beberapa monster bahkan tergelincir serta terguling karena tak mampu menjaga keseimbangan ketika melewati rintangan. Mobil-mobil yang gagal melewati obstacle tersebut dievakuasi pihak rescue mengunakan crane atau mobil derek.

Monster Road 2019 Series Karawang: Rintangan yang Paling Banyak Memakan “Korban”

 

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas. Photo Credit: Tim Super Adventure

Dari sekian banyak obstacle dalam arena Monster Road 2019 Series Karawang, super zig-zag menjadi rintangan yang paling sering memakan “korban”. Sebagian pengendara gagal menaklukkan rintangan sulit ini karena tidak mampu mengatur kecepatan monster hingga mengendalikan emosi. Tak heran, beberapa monster yang ditumpangi peserta terjerembab bahkan terbalik saat melintasi osbtacle ini

Meski begitu, banyak juga yang berhasil melewati super zig-zag dengan kondisi sedikit tersendat-sendat. Beberapa pengendara bahkan mampu melibas rintangan ini dengan lancar. Kesuksesan ini tentu merupakan buah manis dari hasil kerjasama yang baik antara pembalap, navigator, serta tim mekanik.

Selain super zig-zag, obstacle lainnya yang terlihat sukar dilewati peserta Monster Road 2019 series Karawang adalah table top. Rintangan berupa roda raksasa yang diletakkan dalam posisi vertikal ini telah membuat laju pengendara terhenti beberapa kali. Sejumlah monster bahkan tak mampu menaklukkan table top karena mesin sudah mati ketika hendak mendaki rintangan ini.

Monster Road 2019 Series Karawang: Komentar Millennials terhadap Suasana Balapan di Lintasan

 Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas. Photo Credit: Tim Super Adventure

Sejak awal diadakan, Monster Road memang berkomitmen menyajikan kompetisi balap ekstrem yang dekat dengan anak muda. Semuanya didesain sedemikian rupa untuk memuaskan hati kaum millennials. Dengan begitu, penonton muda bisa menikmati jalannya perlombaan tanpa merasa bosan.

Salah satu penonton Monster Road 2019 series Karawang, Andi, mengaku terhibur dengan aksi yang ditampilkan para pembalap dari masing-masing kelas. Pemuda berusia 28 tahun tersebut mengatakan dirinya terpukau pada aksi ekstrem mobil monster dari kelas Upper. Ia juga menganggap table top sebagai obstacle paling menantang di sirkuit.

“Agak tinggi soalnya kelihatannya. Cuman emang kebanyakan driver-driver juga bagian sini (table top) agak pelan. Gak berani jump tinggi banget. Agak seru di sini,” ucap Andi saat diwawancarai tim Super Adventure di Monster Road 2019 series Karawang, Sabtu (31/8/2019).

Acara Monster Road 2019 Series Karawang juga disertai hiburan seru kesukaan Millennials, misalnya seperti pertunjukkan musik di panggung hiburan. Deretan band lokal yang turut memeriahkan panggung musik di antaranya adalah Think Blues, Crossout, Blues Boss, The GRTZ. Semuanya tampil atraktif dengan gaya musik masing-masing. Lagu-lagu yang dibawakan tiap band juga terasa cocok dengan atmosfer perlombaan yang sengit.

Selain musik, sebagian pengunjung juga terlihat asyik menjajal adventure games seperti bouldering dan extreme trampoline. Ada juga yang sibuk menjepret foto di sekitar Monster Icon dan Pajero Icon. Beberapa pengunjung juga terlihat mendatangi kedai makanan dan minuman.

Monster Road 2019 Series Karawang:  Kian Meriah di Waktu Malam Hari Berkat Kedatangan Tamu Spesial

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas

Monster Road 2019 Series Karawang: Hibur Millennials Lewat Aksi Beringas dan Musik Cadas. Photo Credit: Tim Super Adventure

Memasuki waktu malam, pembalap dari tiap tim nampak tidak kehilangan antusias untuk menunjukkan yang terbaik di lintasan. Mereka tetap terlihat bergairah mengikuti irama perlombaan demi merebut gelar juara dari tiap kelas. Bunyi raungan monster yang menggelegar juga seakan-akan berhasil membuat acara ini terasa lebih hidup di malam hari.

Kemeriahan Monster Road series Karawang di malam hari juga didukung penampilan The Brandals di panggung hiburan. Lantunan musik rock ‘n roll yang mereka bawakan terasa menyatu dengan suasana balap yang liar. Performa The Brandals yang enerjik juga nampak sukses menjauhkan penonton millennials dari rasa bosan dan suntuk.       

Acara Monster Road 2019 Series Karawang ternyata juga mendapat perhatian dari pejabat daerah setempat. Hal ini terbukti dari kedatangan Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana menyempatka ke acara Monster Road pada malam hari. Beliau mengaku senang dengan kehadiran ajang balap off-road ini. Ia bahkan bersedia menjadi pemberi aba-aba dimulainya perlombaan untuk beberapa monster.

Menyambut Hari Jadi Karawang ke-386, beliau juga turut membagikan hadiah undian berupa uang pembinaan kepada pengunjung Monster Road. Hal ini tentu menambah suasana sukacita di kalangan penonton. Semua pun makin antusias mengikuti acara Monster Road hingga selesai.  

Setelah perlombaan SS 4 dari tiap kelas berakhir, panitia Monster Road pun segera mengumumkan hasil penjurian dan pemenang. Juara pertama Kelas 1.000 CC sukses dimenangkan oleh Mohtar Hadi / Susanto dari tim Trie SM Garage. Sementara itu, peraih juara satu untuk kelas Under adalah Andy Teboxs / Udin dari tim Teboxs Pati Idex. Hebatnya, mereka juga berhasil menyabet juara satu untuk kelas Upper dengan torehan poin sebesar 390.

Demikian informasi seputar liputan Monster Road 2019 Series Karawang. Kompetisi urban off-road ini akan kembali menyapa kaum muda di kota Serang pada tanggal 14 September 2019. Acara ini tentu tak boleh dilewatkan millennials berjiwa petualang yang menyukai hal-hal ekstrem. Jangan lupa pantau instagram Super Adventure Id ya bro!      

MonsterRoad Beginner Extreme Monster Road

6 COMMENTS

SHARE
Monster Road amazing..seri garut wajib hadir
mantap kali wak
Nice info
keren bgt
keren acaranya
Penasaran pengen nonton keseruannya.