5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian!

Kemeja flannel memang sangat terkenal sebagai penghangat tubuh, namun apakah lo sudah tahu fakta-fakta menarik lainnya? Penasaran? Langsung saja simak beberapa informasinya di bawah ini!

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian!

Belum lama ini tersebar di media sosial mengenai kemeja flannel, sebagai anak alam atau orang yang sering naik gunung seharusnya sudah tidak asing lagi dengan pakaian satu ini. Yaap, kemeja ini bukan hanya dari fungsinya saja, namun dari gaya dan modelnya selalu menarik perhatian. Bisa dikatakan juga ini merupakan kemeja yang tidak ada matinya.

 

Sempat juga booming pada tahun 90an karena gerakan musik grunge, ternyata flannel sendiri juga mampu membuat tubuh lo hangat ketika berada di tempat dingin. Tak heran apabila banyak dari para pendaki yang menggunakannya. Kemeja ini juga tidak susah atau tidak ribet juga untuk dibawa kemana-mana.

 

 

Nah, selain dari beberapa fakta di atas, ternyata kemeja flannel sendiri juga memilki sejarah serta keunikan lainnnya loh. Daripada lo semakin penasaram, langsung saja simak beberapa informasinya di bawah ini. Yaa hitung-hitung agar lo enggak cuman pake doang, lebih tahu bagaimana kemeja ini bisa ada dan mudah untuk dibeli hingga hari ini.

 

Fakta Seputar Kemeja Flannel – Ada Sejak Abad ke 17

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian!

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian! Credit: .flannelshirtshq.com

 

Ternyata kemeja flannel yang biasa dipakai oleh banyak orang ini sudah ada dari abad ke 17 loh. Tentu itu merupakan waktu yang cukup lama, bisa dikatakan juga kalau lo membeli kemeja flannel berarti lo mendapatkan sebuah kemeja bersejarah.

 

Yaap, pada abad ke 17 sendiri kemeja ini pertama kali dibuat oleh orang-orang Wales sebagai pengganti pekaian wol yang melindungi mereka dari musim dingin. Diketahui juga kalau memang negara Wales memiliki iklim sangat dingin sepanjang tahunnya.

 

Selain untuk melinguni dari dinginnya udara Wales, keunggulan dari kemeja flannel pada saat itu ialah harganya yang terjangkau. Tak heran apabila penyebarannya pun sangat pesat. Tak heran pula pada saat itu kemeja ini sangat populer di dataran Eropa.

 

Fakta Seputar Kemeja Flannel – Tahun 1889 Masuk ke Amerika

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian!

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian! Credit: gearpatrol.com

 

Ketika di Eropa kemeja ini sangat populer dan terbukti bisa menghangatkan tubuh ketika musim dingin, pengusaha-pengusaha Amerika pun juga tertarik untuk menggunakannya. Tepat pada tahun 1889 pengusaha Amerika bernama Hamilton Carhartt melihat perlunya kemeja ini.

 

Bukan tanpa sebab, pengusaha tersebut memiliki maksud untuk meningkatkan seragam pekerja di Amerika Serikat menggunakan kemeja ini. Karena memang di Amerika sendiri juga terdapat beberapa negara bagian yang memilki iklim dingin.

 

Lalu ia juga membuka pabrik di Detroit, Michigan dan memulai memproduksi pakaian flannel. Pada abad ke 20, kemeja ini sempat menjadi simbol bagi para “bad boy” di Amerika. Tak heran apabila lo sering melihat para penjahat di film koboi sering menggunakan kemeja ini.

 

Fakta Seputar Kemeja Flannel – Digunakan Selama Perang Dunia I

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian!

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian! Credit: historyhit.com/

 

Peran dari kemeja flannel sendiri ternyata cukup signifikan di dunia, bukan hanya sebagai kemeja biasa yang digunakan ketika musim dingin saja, namun pada Perang Dunia I kemeja ini memilki peran penting untuk para tentara agar tetap fit dalam berperang.

 

Pada saat itu, bukan hanya kemeja saja, namun kain berbahan flannel sangat sering digunakan untuk membuat kaus, sabuk atau untuk menambal pakaian. Bahkan bukan hanya digunakan pada Perang Dunia I saja, tepat pada zaman Perang Pasifik, kemeja atau kain flannel juga memiliki peran penting loh.

 

Ketika tentara Amerika dikirim untuk Perang Pasifik tepat di tahun 1942, mereka masih menggunakan kain flannel, termasuk lapisan hangat jaket lapangan Parsons M1941 yang terkenal. Selepas zaman perang, popularitas dari kain ini semakin melesat.

 

Fakta Seputar Kemeja Flannel – Popularitas Melesat Naik Tahun 1950

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian!

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian! Credit: retrowaste.com

 

Setelah zaman perang usai, ternyata popularitas dari kemeja atau kain flannel sendiri tidaklah pudah, malah semakin melesat. Penggunaannya pun bukan hanya untuk kegiatan kasual saja, malahan sempat menjadi bahan untuk pembuatan jas.

 

Yaap, bisa dikatakan juga kalau kain flannel sudah merambah ke beberapa kalangan. Pada tahun 1950, banyak dari pembisnis yang menggunakan bahan ini untuk jas-jas mereka. Tak heran apabila lo bisa melihat pada tahun itu, banyak jas dengan motif kotak-kotak.

 

Seiring berjalannya waktu, penggunaan serta popularitas dari kemeja ini pun semakin meningkat dan mengambil bagian penting baik dalam dunia mode ataupun penggunaan untuk aktivitas lainnya. Termasuk pendakian gunung atau penggunaan di medan-medan berat.

 

Fakta Seputar Kemeja Flannel – Penggunaan pada Masa Kini

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian!

5 Fakta Menarik Seputar Kemeja Flannel yang Sering Digunakan Ketika Pendakian! Credit: glacier-national-park-travel-guide.com

 

Tidak termakan oleh waktu atau zaman, itu merupakan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan flannel. Bagaimana tidak, dari zaman dahulu hingga hari ini, kain atau kemeja ini masih sering digunakan atau setidaknya bisa lo lihat di jalan maupun di dalam toko.

 

Perlu untuk diketahui pula kalau kemeja ini memang memiliki keunggulan yaitu daya tahan atau keawetannya,hangat, ringan dan tidak panas ketika dipakai. Selain itu, motifnya juga keren, sangat ikonik sekali dengan kotak-kotaknya. Walaupun busana ini sebenarnya memiliki motif lain dan pola.

 

Proses pembuatannya yang merupakan kain ditenun rapat dan terbuat dari katun atau wol ini memang merupakan salah satu busana istimewa. Bukan hanya itu saja, busana ini juga sangat cocok di segala cuaca, paling cocok memang di iklim yang dingin, apalagi ketika lo berada di pegunungan atau dataran tinggi.

 

**

 

Jadi bagaimana bro dengan informasi seputar fakta-fakta menarik dibalik kemeja atau kain flannel? Semoga bisa menjadi salah satu panduan atau acuan lo yaa. Busana yang sering digunakan untuk pendakian bagi para pendaki ini memang tidak termakan oleh zaman dan tetap keren saat digunakan, padahal sudah berumur sangat uzur. Semangat selalu dan jangan lupa untuk menggunakan flannel ketika naik gunung yaa!

 

Source: kompas.com
 

 

Featured Image: outsideonline.com

 

Trending News Beginner hiking

5 COMMENTS

SHARE
Informasi yg bermanfaat
Asli anak petualang
Ternyata ada Gunanya juga
Makasih Infonya
Nice info