Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini!

Satwa-satwa berbahaya asal Australia tak hanya dapat ditemukan di darat, melainkan juga di air. Apa saja satwa air yang perlu diwaspadai pelancong ketika traveling ke Australia? Sila cek informasi selengkapnya dalam tulisan di bawah ya bro!

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini!

Keindahan alam Australia kerapkali menyita perhatian wisatawan mancanegara. Banyak orang tertarik mendatangi negara ini untuk menjelajahi spot wisata alamnya yang membius mata. Saat bertualang ke Australia, lo sebaiknya juga berhati-hati terhadap sejumlah satwanya yang dikenal mematikan.

Satwa-satwa berbahaya asal Australia tak hanya dapat ditemukan di darat, melainkan juga di air. Lo tentu harus berhati-hati ketika memilih tempat untuk berenang. Jangan sampai momen liburan lo malah meninggalkan pengalaman buruk. 

Apa saja satwa air yang perlu diwaspadai pelancong ketika traveling ke Australia? Berikut adalah 4 di antaranya. Silakan dicek ya bro!

1. Ikan Pari

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini!

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini! Photo Credit: nypost.com

Hewan satu ini perlu diwaspadai pelancong yang hendak berenang di perairan Australia. Pada tahun 2006 lalu, seorang presenter dan pemburu buaya asal Australia Stephen Robert Irwin diketahui meninggal dunia akibat ulah ikan pari. Irwin tewas usai dadanya tertusuk dan tersengat ikan ini.

Ikan pari sejatinya tak termasuk golongan tipe hewan yang bersikap agresif. Satwa ini mengeluarkan sengatan ketika merasa dirinya terancam. Jadi, sengatan tersebut merupakan cara ikan pari untuk melindungi diri. Tahun 2018 silam, Menteri Agama RI Lukman Hakim juga sempat mengalami kasus sengatan ikan pari namun tidak berdampak fatal.

Berdasarkan data dan laporan yang dikumpulkan, kasus kematian yang disebabkan oleh ikan pari sangat sedikit. Jumla manusia yang dilaporkan tewas akibat sengatan ikan pari selain Steve Irwin adalah 1 orang. Meski demikian, lo tetap perlu mewaspadai hewan ini karena sengatannya cukup berbahaya.

Pilihlah perairan yang aman dari jangkauan ikan pari untuk meminimalisir risiko buruk. Jangan sungkan untuk menanyakan kondisi perairan kepada petugas pantai mengenai hal ini. Dengan begitu, lo bisa menikmati momen liburan di pantai dengan perasaan tenang dan nyaman.

2. Gurita Cincin Biru

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini!

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini! Photo Credit: ourmarinespecies.com

Wisatawan juga hendaknya berhati-hati terhadap hewan ini ketika bertualang ke Australia. Gurita cincin biru paling banyak ditemukan di sekitar terumbu karang serta kolam pasang-surut Samudaera Pasifik dan Hindia. Satwa ini patut diwaspadai wisatawan yang ingin bersantai di pantai.

Gigitan gurita cincin biru memang tidak begitu menyakitkan. Akan tetapi, racun yang dikeluarkan hewan ini sangat berbahaya. Lima menit usai terkena gigitan hewan ini, lo bakal merasakan mati rasa, susah bernapas dan menelan, serta mengalami pelemahan otot. Korban juga mendapat risiko kematian. Seram sekali, bukan?

Hingga sampai saat ini belum ada penawar racun yang mampu mengobati gigitan gurita cincin biru. Dengan demikian, korban yang sudah tergigit tak bisa mengharapkan apa-apa selain menunggu. Untuk itu, pastikan perairan yang lo kunjungi benar-benar aman dari keberadaan gurita ini.

Total laporan kematian yang diakibatkan gurita cincin biru hanya berjumlah 3 kasus. Lokasi kejadian naas tersebut hanya terjadi di dua negara, yakni Australia dan Singapura. Jumlah korban di Australia berjumlah dua orang, sedangkan di Singapura hanya satu orang. 

3. Ubur-Ubur Kotak

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini!

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini! Photo Credit: nypost.com

Ancaman yang dibawa ubur-ubur kotak juga tak boleh disepelekan wisatawan. Meski tidak mempunyai tulang, hewan ini mempunyai racun berbahaya yang terletak pada tentakelnya. Lo tentu harus berhati-hati ketika berenang di sekitar hewan air ini.

Hewan ini diketahui hidup dengan 15 tentakel. Panjang tentakel ubur-ubur kotak kabarnya bisa mencapai 3 meter. Satu tentakel memiliki sekitar 5.000 sel penyengat yang sungguh mematikan. Korban sengatan ubur-ubur kotak seringkali dilaporkan tenggelam akibat syok dan mengalami gagal jantung.

Jumlah kasus kematian yang diakibatkan ubur-ubur kotak dalam 100 tahun terakhir adalah 60 kasus. Ada beberapa faktor yang memengaruhi tingkat sengatan yang diberikan ubur-ubur ini. Salah satu contohnya seperti ukuran ubur-ubur dan korban.

Untuk itu, lo sebaiknya menaruh sikap waspada saat mengunjungi wisata pantai di Australia. Jangan lupa menanyakan soal ubur-ubur kotak ke penjaga pantai agar keamanan lo tetap terjaga. Lo juga disarankan menggali informasi tentang pantai yang hendak dikunjungi terlebih dahulu sebelum berangkat.

4. Stonefish

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini!

Traveling ke Australia? Jangan Lupa Berhati-hati terhadap 4 Satwa Air Ini! Photo Credit: pinterest.com

Ikan ini dikabarkan hidup di sela-sela bebatuan perairan Australia. Stonefish perlu diwaspadai pelancong karena termasuk dalam kelompok ikan paling beracun sedunia. Lo mungkin bakal sulit memastikan keberadaannya karena hewan ini diberkahi kemampuan kamuflase yang luar biasa.

Stonefish dikenal ahli dalam melakukan penyamaran. Ikan ini sanggup membuat tubuhnya sangat mirip seperti batu sehingga rawan terinjak penyelam. Jika sudah menginjaknya, hewan ini bakal melepaskan racun melalui 13 tulang belakangnya.

Efek yang ditimbulkan usai terkena racun stonefish pun tak kalah menyeramkan. Lo bakal merasakan sakit yang luar biasa  serta mengalami gagal jantung. Apabila terkena sengatan hewan ini dan tidak mendapat penanganan lebih lanjut, korban bisa saja tewas. Mengerikan, bukan?

Pada akhir tahun 1950-an, peneliti berhasil menemukan obat antiracun yang dikhususkan untuk hewan ini. Penemuan ini tentu saja berhasil menyelamatkan nyawa banyak orang. Meski begitu, orang yang terkena sengatan tetap saja harus menderita terlebih dahulu. Harap berhati-hati terhadap stonefish ya bro!

Demikian 4 hewan air yang perlu diwaspadai pelancong ketika berlibur ke Australia. Carilah pantai atau destinasi air yang benar-benar aman dari keempat ini untuk menghindari hal buruk. Jangan lupa gali informasi selengkapnya tentang tempat yang dituju sebelum pergi traveling. Selamat liburan ya bro!

Source: kompas.com

Feature Image - urmarinespecies.com

Trending Beginner diving australia

12 COMMENTS

SHARE
Agus Sungkawa
Gurita cincin biru cantik namun berbahaya
Yuniarto ( Tato )
Kudu waspada
Ldr_Lstyd
Info yang sangat bermanfaat
Ikbal
Bahaya juga
Ikbal Travel
Mantaaappp
Yumna Aditya Prakoso
jangan lupa buaya
Rasyiid malik
Jangan lupa buaya pantai
Hari Tristiyanto
ngeri juga ya....
agung
tq info ya
Kristian Mustafa
Waduh ngeri juga hewan laut ini,padahal aq suka mancing dilaut.