6 Hal yang Wajib Dicermati Pengendara Motor saat Memilih Helm

Setiap pengendara motor baiknya memerhatikan sejumlah faktor penting ketika memilih helm. Faktor apa sajakah yang bisa dijadikan acuan ketika membeli helm? Sila temukan jawabannya di bawah ya bro!

6 Hal yang Wajib Dicermati Pengendara Motor saat Memilih Helm

Salah satu komponen penting yang wajib dimiliki pengemudi motor sebelum berkendara adalah helm. Pemakaian helm tak hanya dimaksudkan agar pengendara tidak terkena tilang dari polisi, melainkan juga untuk keamanan dan keselamatan diri. Lo dapat meminimalisir berbagai risiko buruk selama traveling saat mengenakan helm di kepala.

Sehubungan dengan itu, setiap pengendara motor baiknya memerhatikan sejumlah hal penting ketika memilih helm. Apa sajakah faktor yang perlu dicermati ketika memiilih helm? Berikut adalah 6 di antaranya. Silakan simak tulisan di bawah ya bro!

1. Ukuran

Untuk menunjang kenyamanan berkendara, pengemudi motor perlu memerhatikan ukuran helm yang dikenakan. Pilihlah helm yang pas dengan ukuran kepala. Jangan sampai ukurannya terlalu sempit atau terlalu besar karena hal ini bakal menganggu fokus pengendara di perjalanan.

Jika memakai helm terlalu sempit, lo bakal merasakan sakit di bagian pelipis. Hal ini tentu membuat perjalanan jadi berisiko karena konsentrasi pengendara terpecah-belah. Momen liburan pun tak lagi terasa menyenangkan seperti yang sudah direncanakan.

Pengendara juga sebaiknya tak memakai helm yang terlalu besar. Salah satu trik untuk memastikan hal ini tidak terjadi adalah menggelengkan kepala yang ditutupi helm. Jika posisi helm bergeser, dapat dikatakan ukuran helm tersebut terlalu besar untuk kepala lo.

2. Kunci Helm

Di Indonesia, pengendara motor dapat memilih tiga mekanisme penguncian helm. Mekanisme pertama adalah Quick Release. Pengunci tipe ini mempunyai model yang terbilang umum. Saat menggunakannya, kunci ini akan mengeluarkan bunyi “klik”. Cukup unik, ya?

Selanjutnya, ada pengunci bernama Micro Metric. Alat ini dibekali dua pengunci bergerigi yang terletak di dua sisi. Keduanya berfungsi untuk saling mengunci. Penggunaan kunci ini tentu bakal menunjang kenyamanan lo selama berkendara karena helm akan terpasang kuat dengan kepala.

Terakhir, ada sistem penguncian helm bernama Double D-ring. Model penguncian ini menawarkan keamanan yang cukup baik. Tak heran, Doulbe D-ring dikukuhkan sebagai jenis penguncian berstandar balap. Keren ‘kan, bro?

3. Mempunyai Sertifikat

Pilihlah helm yang mempunyai sertifikasi karena hal tersebut menggambarkan kualitasnya secara keseluruhan. Ada sejumlah sertifikasi yang bisa dicek pengendara motor ketika sedang mencari helm. Contohnya seperti SNI, SNELL, dan DOT.

Sertifikat-sertifikat tersebut tentu bisa menjadi patokan bagi pengendara dalam mencari helm berkualitas baik. Helm bersetifikat diketahui sudah melewati sejumlah tahap pengecekan kualitas berdasarkan standar yang ditetapkan. Oleh sebab itu, lo sebaiknya memastikan helm yang dipilih mempunyai sertifikat.

4. Model

Terdapat beragam jenis helm yang bisa dipilih pengemudi motor saat berkendara, seperti full face atau half face. Lo dianjurkan mencari helm berdasarkan preferensi dan kegunaannya. Jangan sampai helm yang dibeli tidak mampu menunjang kebutuhan pribadi.

Helm tipe half face cocok digunakan pengendara untuk pergi melaksanakan kegiatan sehari-hari. Saat memakainya, kepala lo dapat terlindungi dari benturan-benturan membahayakan. Meski begitu, karakteristik hem half face kurang cocok bagi pengendara motor yang hobi touring.

Jika sering menempuh perjalanan jarak jauh atau kerap melakukan touring antarkota, lo dianjurkan memilih helm full face. Pasalnya, helm ini mampu melindungi area kepala secara utuh. Berbeda dengan half face yang belum bisa memberikan perlindungan maksimal.

5. Kaca Helm

Pengemudi motor dapat memilih dua jenis visor atau kaca helm saat berkendara, yakni visor tipe bening dan tinted serta visor beraksen warna. Keduanya memiliki keunikan tersendiri. Lo bebas memilih kaca helm manapun yang disuka.

Meski begitu, visor yang lebih direkomendasikan bagi pengguna kendaraan motor adalah tipe visor bening. Alasannya karena kaca helm ini membantu pengemudi untuk melihat kondisi jalan secara jelas di malam hari. Selain itu, visor bening juga pas digunakan saat traveling di musim hujan.

6. Berat Helm

Berat helm juga dapat memengaruhi kenyamanan berkendara. Tiap helm diketahui punya berat yang berbeda-beda. Sehubungan dengan itu, pengendara motor disarankan memakai helm dengan bobot yang pas.

Jangan sampai helm yang digunakan terlalu berat ataupun ringan. Tetapkan pilihan pada helm dengan bobot pas agar perjalanan lo terasa nyaman hingga tiba di tempat tujuan. Jadi, jangan lupa mempertimbangkan faktor berat saat memilih helm ya bro!

Demikian 6 hal yang perlu dicermati pengendara motor ketika hendak memilih helm. Keenam hal di atas tentu bisa menjadi acuan buat lo yang sering kebingungan menentukan pilihan helm. Semoga informasi ini membantu.

Source: suara.com

Feature Image - wheelstreet.com

Gear Beginner solo traveling

9 COMMENTS

SHARE
Info yang bagus
.nice info
Maksih informasinya menjadi acuan buat memilih helem
tq info ya
Info bermanfaat
Bermanfaat banget infonya bro.
Wajib di pahami
Nice info
Helm yg mahal Bagus