'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro!

Jangan sampai nih bro lo mengalami kejadian 'getok harga' saat lagi traveling. Kalau bawa uang cadangan sih mungkin tidak masalah, kalau tidak bagaimana bro? Nih beberapa langkah antisipasinya supaya tidak mengalami kejadian apes itu ya!

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro!

 

Walau saat traveling lo memang sudah menyiapkan budget atau berbagai ongkos untuk segala kebutuhan, tapi kalau ‘harga’ yang akan lo bayarkan ‘digetok’ ya pasti bete juga sih ya. Tapi tenang, untuk menghindari hal tersebut, di bawah ini ada beberapa langkah antisipasinya!

 

Beberapa waktu terakhir yang lalu, sempat viral berita soal traveler yang mengunggah harga-harga ‘tidak masuk akal’ yang ia mesti bayarkan saat habis makan seafood. Menjengkelkan memang, namun ya bagaimana pun juga mesti dibayar karena sudah dimakan habis.

 

 

Selain itu juga – tidak ayal berbagai pengalaman traveler – terlebih backpacker, yang terkena ‘getok harga’ saat traveling ke suatu destinasi. Entah saat sedang makan, atau bahkan saat menginap di homestay atau hostel.

 

Jika tidak membawa uang cadangan, tentu lo akan kerepotan nih untuk menanggulangi ‘kejadian apes’ seperti itu. Tidak jarang akhirnya karena tidak membawa uang cadangan, para traveler mesti menggadaikan beberapa barang mereka.

 

Sebut saja seperti jam tangan, smartphone atau bahkan kamera – terkadang jadi barang langganan yang traveler gadaikan untuk menutupi ‘getok harga’ itu. Wah, semoga tidak pernah kejadian dengan lo ya. Untuk itu, lo mesti mengetahui langkah-langkah untuk menghindarinya, nih.

 

Eits, sudah penasaran apa saja langkah-langkah antisipasinya? Tenang bro – sila seduh kopi dulu, siapkan kudapan dan cemilan serta teman lainnya agar tetap nyaman membaca bahasan ini sampai habis ya!

 

Antisipasi ‘Getok Harga’: Menguasai Bahasa Lokal

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro!

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro! credit: nypost.com

Pentingnya untuk riset sebuah destinasi dengan internet adalah salah satu langkah antisipasi ‘getok harga’. Riset yang lo lakukan mesti sampai menghasilkan ‘mengetahui bahasa lokal’ destinasi yang akan lo kunjungi itu.

 

Mempelajari bahasa lokal untuk ungkapan sederhana seperti salam, menanyakan berapa harganya, atau untuk ekspresi ‘jangan mahal-mahal’ adalah hal wajib yang mesti lo bisa sebelum sampai di sana nih. Harapannya adalah ketika lo sudah bisa mengungkapkan dengan bahasa lokal, mereka di sana akan menghargai hal tersebut.

 

Kalau lo keluar negeri – mungkin akan dengan mudah mengunduh berbagai aplikasi penerjemah yang bisa lo gunakan dari smartphone. Tapi, kalau ke daerah-daerah pelosok yang ada di Indonesia – ketika lo telat untuk menguasai bahasa lokal, satu-satunya cara lain adalah mengajak pemandu untuk menemani lo berbelanja oleh-oleh!

 

Pemandu biasanya adalah warga setempat. Jika sesama warga setempat berbicara atau tawar-menawar tentu akan ada chemistry tersendiri supaya lo tetap dapat harga normal dan yang jelas terhindar dari ‘getok harga’ yang tidak masuk akal!

 

Antisipasi ‘Getok Harga’: Riset!

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro!

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro! credit: travelguysradio.com

Nah, kembali lagi nih soal riset. Riset tidak hanya untuk bahasa lokal saja bro – tapi juga untuk di mana lo akan tidur. Entah pilihan lo akan jatuh pada hotel, vila, resort, hostel atau bahkan homestay – pastikan lo mengetahui bagaimana ulasan tempat menginap tersebut.

 

Ulasan tersebut tentu akan tertulis dengan berbagai topik. Hal ini tentu akan memudahkan diri lo untuk mempertimbangkan segalanya sebelum menjatuhkan pilihan. Perhatikan ulasannya juga – kalau sangat membagus-baguskan tempat tersebut sampai seperti tidak masuk akal – mungkin itu ulasan yang sengaja ditulis di sana untuk menjebak para traveler.

 

Oleh karena itu, lo juga mesti berhati-hati dan teliti saat membaca berbagai ulasan yang ada di internet ya. Jangan sampai tertipu juga dengan ulasan palsu!

 

Antisipasi ‘Getok Harga’: Baca Menu Dengan Teliti

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro!

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro! credit: americanrefractivesurgerycouncil.org

Kalau poin di atas adalah soal hotel – kali ini adalah soal restoran atau warung makan. Tempat-tempat ini adalah tempat yang kerap terjadinya ‘getok harga’. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghindari ‘kejadian apes’ itu adalah membaca menu dengan seksama.

 

Jika menu tersebut terdapat gambar-gambar makanannya – jangan ragu untuk bertanya kepada pengelola tempat makan tersebut – seberapa banyak makanan sebenarnya kalau memang harganya mahal.

 

Cocokan juga dengan harganya ya – kalau memang sudah tidak masuk akal harga-harganya – atau malah sengaja tidak memperlihatkan harga – lebih baik lo tanya dengan teliti dengan pengelola harga sebenarnya dari masing-masing menu tersebut.

 

Antisipasi ‘Getok Harga’: Mengecek Ulang Bon

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro!

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro! credit: thebalance.com

Sama seperti membaca menu dengan teliti – jika bon atau tagihannya sudah keluar, baik lo berada di restoran atau hotel – pastikan lo memeriksa kembali dengan teliti. Pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah sudah sesuai harga ongkos yang memang mesti lo bayarkan.

 

Hal ini adalah langkah antisipasi jika tahu-tahu ada pihak yang iseng untuk menambahkan sesuatu yang tidak lo pesan tapi lo mesti bayar. ‘kejadian apes’ seperti itu mesti dihindari dengan cara memeriksa lagi dengan teliti bon atau tagihan yang diberikan kepada lo.

 

Antisipasi ‘Getok Harga’: Jangan Takut Protes

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro!

'Getok Harga' Ancaman Nyata Traveler: Berikut 5 Tips Menghindarinya, Bro! credit: tasteofhome.com

Walau tidak langsung marah-marah – tapi lo berhak untuk protes jika memang ada kejadian-kejadian yang tidak masuk akal dan lo mesti membayar dari ‘pesanan palsu’ tersebut. Ajukan protes tetap dengan manner atau sopan.

 

Jika memang para pengelola masih mengelak dan mengharuskan lo membayar ‘tagihan palsu’ tersebut – jangan ragu juga untuk melaporkannya kepada pihak yang berwajib bro. Jika memang lo merasa tertipu, sila lapor ke hukum yang ada ya.

 

 

Nah, sebaiknya lima langkah antisipasi ‘getok harga’ di atas mesti lo ingat-ingat nih. Jangan sampai, ‘kejadian apes’ seperti ‘getok harga’ itu terjadi terhadap lo saat traveling ya. Oh iya, tidak ada salahnya juga lo membawa uang cadangan untuk antisipasi kejadian-kejadian seperti itu.

 

Source – CNN Indonesia

Feature Image – thebalance.com

Tips Beginner solo traveling solo backpacker

8 COMMENTS

SHARE
Yuniarto ( Tato )
Kudu Riset dulu plus telitu
Yumna Aditya Prakoso
emang bahaya ni lur
Agus Sungkawa
Selalu bertanya sblm memesan,agar tidk jdi korban getok harga
Kristian Mustafa
Usahakan selalu bawa uang lebih bro.
Peni heryawan
Nice info
Peni heryawan
Nice info
Yuniarto ( Tato )
Ko pada tega amat y
Fatmawati
Nice info