Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman?

Pernah pakai jasa pemandu wisata, bro? Atau lo tipe yang 'main terobos' terus saja untuk mendapatkan destinasi indah yang masih tersembunyi? Bisa tergerus zaman tidak sih model bisnis yang satu ini? Telisik bersama di bahasan kali ini ya!

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman?

 

Yang Millennial Mau!

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman?

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman? credit: review.bukalapak.com

Millennial sekarang ini sudah tidak ragu untuk membuka jalan agar menemukan potongan-potongan surga yang ada di sudut-sudut tersembunyi. Menurut mereka, dibanding mengunjungi destinasi wisata yang sudah terbuka untuk umum, mereka menantang untuk menemukan yang baru.

 

 

Hal tersebut akhirnya menjadi tren yang dilakukan oleh millennial yang haus akan tantangan. Kurang lebih, menurut mereka justru segala tantangan dan rintangan yang ada, adalah hal yang menarik untuk mereka lalui agar mendapatkan hasil yang manis: destinasi baru yang tersembunyi.

 

Tren ini berkembang dengan pesat, seiring kebutuhan ‘primer’ yang mereka anut:

mengunggah ke media sosial hasil temuan destinasi baru yang tersembunyi. Mereka, tentu punya rasa bangga dan beralasan ingin membagikan hal ini kepada semua orang.

 

Lagipula, mendapatkan atensi atau engagement di media sosial karena mengunggah pengalaman mereka di destinasi baru yang tersembunyi itu merupakan candu. Jadinya, tren ini akan looping. Tapi dari tren yang terjadi ini, ada satu hal yang akhirnya ‘hampir terlupakan’.

***

 

The Previous Trend

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman?

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman? credit: matadornetwork.com

Jauh sebelum tren ‘eksplorasi untuk menemukan destinasi wisata dengan label potongan surga tersembunyi’ sudah terlebih dahulu terjadi tren traveling yang ‘biasa’. Tren traveling ‘biasa’ yang dimaksud adalah mengunjungi destinasi-destinasi yang sudah dibuka untuk umum.

 

Mungkin bagi millennial sekarang hal tersebut membosankan. Tapi, untuk beberapa kalangan lainnya – hal ini masih mengasyikan. Mengetahui seluk-beluk destinasi ‘biasa’ tersebut [yang sebenarnya semua informasinya bisa diketahui di internet] dari seorang pemandu wisata – menurut kalangan tersebut: seru.

 

Oleh sebab itu, seorang pemandu wisata – pada masanya adalah ‘profesi’ yang keren! Mereka dianggap yang paling ‘expert’ soal destinasi tersebut. Well memang pada umumnya, mereka berasal dari warga lokal yang dibina, untuk bisa bercakap dan berkomunikasi dengan baik terhadap wisatawan.

 

Yang masih terjadi – mungkin untuk wisatawan lokal angkanya kecil, tapi minat menggunakan jasa pemandu wisata dari wisatawan mancanegara – masih tinggi, lho. Hal ini bisa dilihat di Bali, yang sepertinya hampir semua destinasi wisatanya sudah bisa diketahui dari internet – tapi masih ada saja wisatawan yang menggunakan jasa mereka [pemandu wisata].

 

Apakah ini artinya pemandu wisata, sebagai salah satu bentuk bisnis di industri pariwisata tidak akan tergerus oleh zaman? Atau nantinya akan digantikan oleh ‘sesuatu yang baru’? Mari sama-sama ditelisik di bahasan kali ini!

***

 

Sebuah Mini Analisis

Terhadap Perkembangan Bisnis Tour Guide

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman?

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman? credit: themontcalmlondoncity.co.uk

Walau pada dasarnya sudah diketahui kalau ujung-ujungnya memang mesti cuan, tapi yang namanya bisnis tentu ada naik dan turunnya.

 

Bicara soal bisnis, di industri pariwisata kreatif zaman sekarang ini, setidaknya ada tujuh cara untuk mendatangkan mereka [wisatawan] agar mau menghabiskan waktu dan tentunya [uang] mereka. Berdasarkan situs koinworks – salah satu dari tujuh cara tersebut adalah bisnis tour guide.

 

Menurut situs tersebut, bisnis tour guide atau pemandu wisata adalah salah satu bisnis yang menguntungkan dan bisa menarik perhatian para wisatawan, khususnya wisatawan asing. Biasanya, bisnis ini akan menempel dengan agen travel. Hal ini terjadi karena mereka saling membutuhkan.

***

 

Berbagai Cara Agar Bisnisnya Jalan!

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman?

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman? credit: travelandleisure.com

Kekhawatiran ‘kalangan tertentu’ sebagai pelaku bisnis pemandu wisata yang masih konvensional adalah kalah dengan teknologi. Oleh karena itu, berbagai cara mereka lakukan agar tidak tergerus oleh zaman. Bagaimana caranya? Terjun ke dalam jaringan!

 

Tentu – agar tidak tergerus oleh zaman, mereka yang masih menggunakan cara konvensional seperti menawarkan jasa dari mulut ke mulut ketika melihat para wisatawan celingak-celinguk di destinasi tersebut, akhirnya terjun ke dunia online.

 

Seperti salah satu start up yang didirikan oleh Noky Rizky Samudra – Indonesia Tour Guide, perkembangannya begitu pesat karena sudah lebih dari 70 mitra ia gandeng dalam bisnisnya tersebut. Bahkan, untuk mengakomodir tren yang ada sekarang ini, ia juga membuat aplikasi jasa penawaran tour guide.

 

Alhasil dalam satu bulan, setidaknya di musim biasa – ia bisa dapat kurang lebih 40 pesanan untuk pemandu wisata dan jika saat high season ia bisa mendapatkan kurang lebih 70 pesanan tour guide untuk para wisatawan.

***

 

Tidak hanya Noky dengan Indonesia Tour Guide-nya saja yang terjun ke online – tapi juga ada beberapa pelaku bisnis lainnya yang serupa. Yoseph Chrisli, dengan aplikasi Chillax yang juga ternyata mengikuti perkembangan zaman.

 

Dari situs techinasia, kebutuhan para wisatawan, bisa dijawab dengan aplikasi ini. Cukup berbeda, Yoseph dengan Chillax juga menyasar millennial. Bagaimana caranya? Tentu dengan packaging yang menarik serta fungsi aplikasi yang cukup banyak – para millennial sepertinya perlu aplikasi ini.

 

Secara umum, fungsi dari aplikasi Chillax ini akan membantu lo untuk menemukan pemandu wisata lokal. Mereka, para pemandu wisatanya tentu sudah dibekali dengan cara-cara berkomunikasi dengan baik agar tur atau eksplorasi berjalan lancar.

 

Kurang lebih – jika lo menggunakan jasa pemandu wisata dari Chillax, ongkos yang mesti lo bayar hanya kisaran Rp 400 ribuan saja seharinya.

***

 

Bagaimana Jika Ingin Mencoba

Bisnis Tour Guide Ini?

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman?

Mini Analisis: Menelisik Perkembangan Bisnis Tour Guide, Apakah Tergerus Zaman? credit: jasminewanders.com

Berbagai aplikasi yang sudah dijelaskan di atas, sepertinya bisa menyaingi idealisme para millennial yang tidak ingin menggunakan jasa pemandu wisata karena ingin ‘menerobos’ saja berbagai destinasi yang sulit dijangkau.

 

Dan juga – pertanyaan apakah akan tergerus zaman, sepertinya tidak. Karena tentu – mereka para pelaku bisnisnya akan selalu menemukan cara untuk terus catch up dengan tren yang ada. Dan lagipula, mereka selalu menemukan target marketnya!

 

Eits, tertarik nih dengan peluang bisnis yang satu ini? BISA KOK BRO! Lo bisa nih untuk mencoba membuka usaha pemandu wisata. Berdasarkan apa yang sudah dijelaskan di situs Kumparan, setidaknya ada lima cara untuk percaya diri membuka bisnis tersebut.

 

Mulai dari banyak mencari tahu tentang destinasi wisata yang akan dituju, mempelajari bahasa lokal, terus mencari ‘surga tersembunyi’ agar menarik perhatian para wisatawan lokal dan asing, menyesuaikan tujuan wisata dengan musim yang berlangsung, serta selalu berusaha menjaga kepercayaan para wisatawan.

 

Wah bagaimana nih bro? Tertarik untuk mencoba bisnis pemandu wisata atau tour guide ini? Kalau iya, langsung saja terapkan beberapa langkah yang sudah dijelaskan di atas ya!

***

 

Sebagai konklusi – kembali diulang kalau berdasarkan judul bahasan ini, apakah bisnis tour guide akan tergerus zaman? Sepertinya tidak, bro.

 

 

Namun, apakah lo ada pendapat tersendiri soal model bisnis ini? Sila diskusi di kolom komentar di bawah ini ya!

 

Feature Image – koinworks.com

In Depth Beginner solo traveling solo backpacker

7 COMMENTS

SHARE
Sangat menarik
Nice info gans
Sangat menarik
Nice info
Nice info
Nice info
Nice info