4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta

Sejumlah objek wisata di Yogyakarta hanya bisa dilewati melalui tanjakan terjal. Jalur dengan kondisi menanjak biasanya mengarah ke objek wisata di wilayah pegunungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Apa sajakah tanjakan ekstrem yang bakal dijumpai traveler di Yogyakarta? Cek jawabannya di bawah bro!

 4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta

Banyak orang menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi wisata pada musim liburan. Kota ini memang menyajikan banyak hal menarik kepada wisatawan, mulai dari peninggalan sejarah, objek wisata alam, serta keaneragaman budaya. Hal-hal tersebut kerap kali membuat wisatawan betah berlama-lama di Yogyakarta.

 

Perlu lo ketahui, beberapa objek wisata di Yogyakarta hanya bisa diakses melalui tanjakan terjal. Jalan dengan kondisi menanjak biasanya mengarah ke objek wisata di wilayah pegunungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tanjakan-tanjakan ekstrem ini tak jarang menyulitkan perjalanan para traveler.

 

Jika tak berhati-hati saat melewatinya, lo bisa saja mengalami kecelakaan fatal sehingga momen liburan jadi berakhir buruk. Apa saja tanjakan esktrem yang perlu diwaspadai traveler selama liburan di Yogyakarta? Bagaimana cara terbaik untuk melintasinya? Berikut adalah 4 tanjakan ekstrem di Yogyakarta beserta tips melaluinya agar terhindar dari kecelakaan.

 

1. Tanjakan Bibis, Kulon Progo

 4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta

4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta. Photo Credit: travelerbase.com

Lo bisa menjumpai tanjakan ini di jalan alternatif menuju Kabupaten Purworejo lewat Pegunungan Menoreh. Jalanan ini patut diwaspadai traveler karena kondisinya cukup terjal serta berkelok. Orang-orang biasanya melintasi jalur ini bila hendak mengunjungi destinasi wisata Gua Kiskendo atau Taman Air Sungai Mudal.

 

Wisatawan yang berangkat dari Tugu Jogja bakal menempuh jalan ini sekitar kurang lebih 23 kilometer di sisi barat mengarah ke Godean, Nanggulan, hingga sampai ke area Pegunungan Menoreh. Jalur tanjakan ini disertai kelokan berbentuk huruf “S”.

 

Saat melintasi jalan ini, lo bakal melihat sebuah pohon beringin dengan ukuran besar. Terdapat sejumlah hal yang mesti dipersiapkan traveler jika hendak melalui jalur ini, salah satunya adalah sistem pengereman yang baik. Selain itu, pastikan juga kendaraan lo berada dalam kondisi bagus agar terhindar dari hal-hal buruk di perjalanan.

 

2. Tanjakan Clongop, Gedangsari, Gunungkidul

 4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta

4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta. Photo Credit: tulegi.wordpress.com

Sebagian traveler mungkin melihat tanjakan ini sebagai jalan pembuka menuju Yogyakarta, khususnya bagi mereka yang berangkat lewat kecamatan Wedi, Gantiwarno, dan Kecamatan Gedangsari. Jalur ini juga menghadirkan beberapa tantangan yang tak boleh dianggap remeh para pengemudi. Oke, bro?

 

Kondisi jalur ini tidak hanya menanjak dan terjal, melainkan juga berkelok-kelok. Tantangan lain yang dihadapi traveler adalah tanjakan yang lumayan panjang. Pengemudi kendaraan matic tentu harus berhati-hati terhadap hal ini, khususnya ketika turun karena kondisi jalan mudah membuat seringkali blong.  

 

Ada banyak tempat wisata yang bisa ditemui traveler usai melalui rute ini. Contohnya seperti Green Village Gedangsari dari Klaten Atau Kota Solo atau sebaliknya. Rata-rata orang memilih lewat jalur ini karena mendapat saran dari aplikasi google maps.

 

3. Tikungan Slumprit, Patuk, Gunungkidul

 4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta

4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta. Photo Credit: tribratanews.gunungkidul.jogja.polri.go.id

Lokasi tikungan ini terletak di Jalan Jogja-Wonosari kilometer 17,4, Dusun Patuk, Desa Patuk, Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Jalan menanjak ini sejatinya merupakan jalur utama Yogyakarta menuju Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Traveler biasanya melalui jalur ini untuk menyambangi pantai-pantai di Gunungkidul.  

 

Selain menanjak, kondisi jalur ini juga berkelok-kelok. Jenis kendaraan yang melintasi jalur ini cukup beragam, mulai dari motor hingga truk besar. Oleh sebab itu, pengemudi harus bersabar dan berhati-hati terutama saat jalan dipenuhi kendaraan besar yang bergerak lambat.

 

Jangan mengendarai mobil atau motor terburu-buru hanya karena ingin tiba di tempat wisata lebih awal. Jika tidak berhati-hati menyalip kendaraan lambat, lo berisiko mengalami kecelakaan adu benteng yang berbahaya. Selalu utamakan keselamatan ketika melintasi jalur ini ya bro!

 

4. Tanjakan Cinomati, Pleret, Bantul

 4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta

4 Tanjakan Ekstrem yang Perlu Diwaspadai Traveler selama Berlibur di Yogyakarta. Photo Credit: tribunnews.com

Traveler juga perlu berhati-hati ketika melalui tanjakan ini. Tanjakan Cinomati kabarnya sudah terbentuk cukup lama. Orang yang melintasi jalur ini umumnya berangkat dari Kecamatan Pleret (Bantul) menuju Kecamatan Dlingo (Bantul) atau Pathuk (Gunungkidul).  

 

Terdapat beberapa objek wisata yang bisa dijumpai traveler lewat jalur ini. Contohnya adalah Puncak Becici dan Pintu Langit Dahromo. Aplikasi navigasi juga acap kali menyarankan jalur ini kepada traveler, misalnya seperti Google Maps. Tak heran, pengguna jalan ini cukup ramai.

 

Kondisi tanjakan ini juga cukup terjal sehingga patut diwaspadai para pengemudi. Traveler juga perlu berhati-hati terhadap belokannya yang cukup tajam. Pasalnya, kecelakaan cukup rawan terjadi di area tikungan tersebut. Jalur ini biasanya akan dipenuhi banyak petugas pada musim liburan. Mereka akan membantu kendaraan yang kesulitan menanjak untuk mencegah terjadi kecelakaan.

 

Demikian 4 tanjakan ekstrem yang patut diwaspadai traveler selama berlibur di Yogyakarta. Semoga informasi di atas membantu lo untuk tetap berhati-hati saat berkendara. Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat agar terhindar dari berbagai risiko buruk. Oke, bro? Selamat liburan!

Source: kompas.com

Feature Image - forbes.com

Trending Beginner solo traveling

16 COMMENTS

SHARE
Hari Tristiyanto
ngeri kaliii
Kristian Mustafa
Extrem juga jalannya,
Ricko Pratama Putra
Mantabsss
ihza
Extream yaa
dephy
jalur ekstrem jogja
Nurkholis
Jalurnya indah bgt
Agus Sungkawa
Wih jalurnya ngeri juga..waspadalah..waspadalah
Yumna Aditya Prakoso
selalu hati hati lur
Yudha Pratama
Sangat menarik
Fatmawati
Mantap na