Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'?

Kenapa ya bro tiket pesawat penerbangan domestik terkadang lebih mahal dibandingkan dengan tiket pesawat penerbangan ke luar negeri? Nih di sini ada beberapa alasannya bro? Sila simak sampai habis ya!

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'?

 

 

Gila sih ini, kenapa ya tiket pesawat perjalanan domestik selalu lebih mahal daripada yang ke luar negeri. Mau ke Raja Ampat, nih!

 

Jeritan ini terdengar lagi, sebelumnya – jeritan ini sudah ada di bahasan tips hemat ke Raja Ampat.

 

Sepertinya, ini adalah isu yang cukup seksi untuk dibahas lebih dalam. Bro, apakah lo setuju untuk kali ini – sama-sama membongkar sebenarnya ada apa dibalik tiket pesawat perjalanan domestik yang selalu mahal.

***

 

Tiket pesawat perjalanan domestik yang mahal sudah sering sekali dikeluhkan oleh berbagai kalangan, terutama para traveler muda. Mereka yang masih punya banyak energi dan waktu, tentu ingin melakukan eksplorasi ke mana mereka mau.

 

Namun, terkadang – mereka menemukan limitation yaitu mahalnya harga tiket pesawat. Bahkan, untuk ke Raja Ampat sekalipun, tiket pesawatnya terkadang lebih mahal daripada tiket pesawat untuk pergi ke Tokyo, Jepang.

 

 

Hal ini – lama kelamaan bisa jadi bumerang dan blunder empuk, nih. Pasalnya, spekulasinya adalah akan banyak traveler muda Indonesia yang akhirnya pergi ke luar negeri dibandingkan eksplorasi di Indonesia sendiri. Sayang sekali kalau Indonesia yang berlimpah destinasi wisata bagus-bagus ini tidak ramai oleh traveler dari negeri sendiri.

 

Penelisikan Lebih Dalam: Sebuah Strategi Marketing

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'?

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'? credit: sindonews.com

Usut punya usut – salah satu alasan pertama kenapa tiket pesawat perjalanan domestik lebih mahal dibandingkan dengan yang ke luar negeri adalah perbedaan strategi marketing dalam penjualannya. Menurut Pikri Ilham Kurniansyah, Direktur Niaga Garuda Indonesia menjelaskan – ada strategi marketing yang berbeda dalam tiap penerbangan.

 

Kalau tiket pesawat perjalanan ke luar negeri, bauran produk dan harga yang sangat dalam bisa dimainkan. Artinya, dalam penjualannya bisa diberi gimmick. Contoh, ada harga tiket pesawat penerbangan ke luar negeri dengan jumlah seat terbatas.

 

Contoh kasusnya adalah penerbangan Jakarta – Amsterdam, kelas bisnisnya dikenakan harga 3.000 dollar AS. Harga tersebut terbatas hanya 30 kursi saja. Jika penjualan mencapai 80%, uang yang didapatkan bisa kisaran 75.000 dollar AS.

 

Nah dari kelas ekonomi, setidaknya ada 300 kursi yang bisa dimainkan. Misalnya maskapai tersebut menjual 100 kursi pertama dengan harga 1.500 dollar AS. Jika terjual semua, mereka bisa mendapatkan 150.000 dollar AS.

 

Sisanya, barulah mereka bisa memainkan harga tiketnya di bawah harga jual sebelumnya. Ternyata bro, promo tiket pesawat murah ke luar negeri juga ada gimmicknya dan itu adalah strategi marketing mereka, cerdik sekali.

 

Harga Bahan Bakar Pesawat: Avtur Lokal Mahal!

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'?

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'? credit: republika.co.id

Selain strategi marketing yang dimainkan oleh masing-masing maskapai penerbangan, khususnya di Indonesia – ada faktor lain yang memengaruhi harga tiket pesawat penerbangan domestik yang mahal. Faktor tersebut adalah harga avtur sebagai bahan bakar pesawat.

 

Indonesia National Air Carrier Association atau disingkat INACA – mengungkapkan sebagian maskapai penerbangan yang menjual tiket pesawat domestik lebih mahal ketimbang tiket pesawat ke luar negeri dikarenakan harga avtur yang berbeda.

 

INACA, Dari Ketua Umumnya – Askhara Danadiputra menjelaskan jika perusahaan penerbangan membeli avtur di Indonesia, mereka mesti merogoh kocek 10 persen – 16 persen lebih mahal untuk beli avtur di Indonesia.

 

Namun – jika mereka mesti beli di luar negeri – harga avtur bisa lebih murah. Itu salah satu sebab kenapa harga tiket pesawat penerbangan domestik bisa lebih mahal. Askhara juga menjelaskan ternyata Pertamina kalau di luar negeri bisa memberikan harga lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya ke maskapai nasional.

 

Saingan Harga: Perjanjian Open Sky!

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'?

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'? credit: beritagar.id

Perang strategi marketing, harga avtur, dan kali ini adalah sebuah perjanjian yang sudah ditanda tangani oleh Indonesia dengan negara-negara ASEAN khususnya: Perjanjian Open Sky. Perjanjian ini mempunyai dampak tersendiri di mana maskapai dari negara terkait, bisa menerbangkan maskapainya di langit Indonesia.

 

Sebenarnya tidak apa-apa, namun – efek dari perjanjian ini adalah persaingan harga yang ketat antar maskapai. Sampai-sampai harga tiket pesawat penerbangan ke luar negeri justru yang murah dibandingkan tiket pesawat penerbangan domestik.

 

Efek dari perjanjian ini salah satunya adalah harga tiket pesawat ke daerah Indonesia timur mahal, seperti ke Jayapura, Sorong untuk ke Raja Ampat, biasanya mahal. Hal ini terkait dengan perjanjian tersebut yang mengikat lima bandara di Indonesia.

 

Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Kuala Namu Medan, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Ngurah Rai Denpasar dan Bandara Hasanuddin Sulawesi Selatan – lima bandara ini membuat maskapai negara-negara ASEAN tidak bisa seenaknya transit.

 

Besarnya Biaya Operasional Penerbangan

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'?

Mini Analisis: Ada Apa Dibalik 'Tiket Pesawat Domestik yang Selalu Mahal'? credit: kompas.com

Bro, percaya atau tidak – satu kali operasi pesawat terbang komersil ternyata memakan banyak biaya, lho. Dari hal inilah mengapa harga tiket pesawat penerbangan domestik bisa lebih mahal dibandingkan dengan yang ke luar negeri.

 

Satu kali terbang – untuk pesawat jenis Boeing 737 kurang lebih hampir 5.000 dollar sekali terbang. Itu semua sudah termasuk dengan biaya avtur, biaya crew pesawat, perawatan sampai asuransi.

 

Seperti salah satunya yang sudah dijelaskan di atas sebelumnya – harga avtur mahal di Indonesia, membuat biaya operasional tentu berpengaruh. Belum lagi adanya persaingan antara maskapai, tentu membuat harga jadi naik turun.

 

 

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai alasan di atas – sudah cukup jelas kenapa harga tiket pesawat penerbangan domestik lebih mahal dibandingkan tiket pesawat penerbangan luar negeri. Dengan fakta di atas, menurut lo bagaimana nih?

 


Feature Image - economy.okezone.com

In Depth Beginner solo traveling solo backpacker

17 COMMENTS

SHARE
Yumna Aditya Prakoso
oalah begitu tho ternyata
Sandi L
Nice info
Laudu
Nice info
Agus Sungkawa
Perjalanan dekat malah.yang jauh kadang murah,membaca penjelasan di atas jadi tahu alasannya nih
Asep Hilman Purnama
Tiket Pesawat Domestik
agung
tq info ya
ihza
Namanya juga +62
Peni heryawan
Nice info
AMBO SOLLE
Bagaimana nasib direktur garuda
AMBO SOLLE
Negara +62 mah Udah biasa