Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Berbicara soal traveling, apakah lo pernah mendengar istilah flashpacker? Tipe traveler satu ini kian banyak bermunculan belakangan, bro. Apa yang membedakan flashpacker dengan backpacker?  Lalu hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan saat menjadi flashpacker? Cek jawabannya di bawah ya bro!

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Traveling menawarkan banyak hal menarik kepada wisatawan. Lo bisa menikmati panorama alam yang indah, mempelajari budaya khas suatu tempat, menjajal kuliner tradisional, serta berjumpa dengan orang lain dari budaya berbeda. Semua hal ini tentunya bakal membuat momen liburan lo jadi tak terlupakan.

 

Berbicara soal traveling, apakah lo pernah mendengar istilah flashpacker? Istilah ini sebenarnya berkaitan dengan anggaran yang dihabiskan traveler selama liburan. Flashpacker bisa dIartikan sebagai pelancong yang liburan dengan anggaran lebih besar ketimbang backpacker.

 

Perbedaan Flashpacker dan Backpacker?

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak? Photo Credit: roughguides.com

Backpacker dikenal sebagai seseorang yang traveling dengan dana minim. Sementara itu, backpacker umumnya bepergian dengan anggaran lebh besar. Meski backpacker dan flashpacker berbeda dalam soal anggaran, keduanya punya rencana rute perjalanan yang relatif sama.

 

Flashpacker dan backpacker juga sama-sama berupaya mencari tiket murah. Hanya saja, flashpacker tak ragu untuk menghabiskan ongkos liburan lebih mahal dari yang direncanakan. Mereka takkan ambil pusing untuk mengeluarkan uang ekstra asalkan mendapat pengalaman liburan berkesan. Kira-kira begitu lah, bro.

 

Dilansir dari tempo.co, Backpacker menjadikan uang sebagai patokan utama dalam memilih destinasi liburan, makanan maupun tempat penginapan. Mereka akan berusaha menikmatinya selama itu tidak mengeluarkan ongkos mahal. Hal ini berbeda dengan flashpacker yang masih mau mengeluarkan biaya lebih demi mendapat makanan pilihan.  

 

Flashpacker juga masih mengedepankan kenyamanan ketika mencari penginapan. Jika menyewa hotel, mereka biasanya cenderung memilih bintang 3. Hal ini tidak sama dengan backpacker yang berusaha mencari tempat penginapan termurah. Jika perlu, tempat yang tidak menghabiskan biaya sama sekali alias gratis.

Hal-hal yang Perlu Dicermati Flashpacker selama Liburan

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak? Photo Credit: roughguides.com

Ada banyak alasan mengapa orang tertarik menempatkan diri sebagai flashpacker daripada turis atau backpacker. Bersumber dari kompas.com, flashpacker menjunjung prinsip perjalanan yang tak terikat dan fleksibel. Mereka bukan tipe traveler budget oriented yang mengutamakan biaya selama liburan.

 

Aspek-aspek yang dipertimbangkan flashpacker saat liburan di antaranya adalah kenyamanan (convenience and comfort), kemudahan, dan pengalaman (experience oriented).  Sehubungan dengan itu, ada beberapa hal yang hendaknya dicermati lo yang hendak menjadi flashpacker. Berikut adalah 5 di antaranya.

 

1. Menyiapkan Peta Fisik

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak? Photo Credit: adventuretraveltips.com

Di era digital ini, hampir setiap traveler mengadalkan internet ketika bepergian. Hadirnya beragam aplikasi ponsel canggih juga semakin memudahkan perjalanan pelancong, misalnya seperti petal digita yang sudah disertai dengan sistem GPS. Meski begitu, lo hendaknya menyiapkan sejumlah hal agar siap ketika menghadapi situasi darurat.

 

Contoh kejadian tak terduga yang mungkin dialami traveler saat liburan adalah ketidakstabilan kecepatan koneksi serta baterai ponsel habis. Oleh sebab itu, lo sebaiknya juga membawa peta fisik untuk mengantispasi hal-hal darurat saat liburan. Oke, bro?

 

2. Mengetahui Seluk Beluk Tempat yang Dituju

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak? Photo Credit: hostelgeeks.com

Jika tertarik melakukan solo traveling, lo disarankan menggali informasi seluas-luasnya seputar destinasi yang dituju. Hal ini penting untuk dipersiapkan wisatawan meski rencana liburan lo bisa berubah di tengah perjalanan. Cari informasi tentang tempat tujuan lo selengkap-lengkapnya agar persiapan liburan menjadi lebih matang.

 

Memahami karakteristik destinasi wisata juga akan memudahkan lo untuk berbaur dengan warga setempat. Jangan lupa untuk mencari tahu jadwal dan jenis transportasi umum yang bisa dipakai untuk sampai ke tempat tujuan. Dengan begitu, perjalanan lo akan menjadi lebih terorganisir.

 

3. Menjaga Komunikasi Sebaik-baiknya

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak? Photo Credit: croatia-times.com

Salah satu kendala yang sering ditemui traveler saat pergi ke tempat wisata baru adalah perbedaan bahasa. Tak heran, hal ini membuat sejumlah flashpacker tertarik menggunakan biro perjalanan. Saat bepergian secara berkelompok, godaan untuk mencari rute unik seorang diri seringkali muncul dalam diri wisatawan.

 

Memisahkan diri sementara dari grup sebenarnya sah-sah saja. Akan tetapi, lo perlu mengabarkan hal ini kepada pemimpin rombongan dan anggota lainnya secara lugas. Tujuannya tidak lain untuk menghindari miskomunikasi. Intinya, tetap jaga komunikasi bila hendak menyediri ya bro!

4. Mencari Hostel Jika Pergi Liburan Sendiri

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak? Photo Credit: integrativelifestylesolutions.com

Dilansir dari fimela.com, flashpacker solo hendaknya tidak memilih akomodasi sembarangan. Lo sebaiknya menjadikan hotel sebagai tempat penginapan ketimbang hotel atau resort. Pasalnya, hostel membuka kesempatan bagi flashpacker untuk berinteraksi dengan banyak orang. Oke, bro?

 

5. Tidak Sungkan Berinteraksi dengan Orang Baru

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak?

Bertualang Jadi Flashpacker saat Liburan, Mengapa Tidak? Photo Credit: fluentu.com

Poin satu ini juga perlu diterapkan flashpacker solo. Saat mengunjungi suatu tempat wisata, lo tak perlu sungkan untuk memulai obrolan dengan warga lokal atau turis lain. Mulailah percakapan ringan dengan mereka tentang tempat wisata atau hal-hal lainnya seputar liburan. Jaringan pertemanan yang luas tentu akan membawa banyak keuntungan. Bukan tidak mungkin ‘kan bila suatu hari nanti lo membutuhkan bantuan mereka?

 

Demikian informasi yang perlu lo ketahui seputar flashpacker. Semoga paparan informasi ini menambah wawasan dan pengetahuan lo tentang traveling. Jangan lupa untuk mengingat dan mempraktekkan 5 tips di atas bila hendak menjajal pengalaman flashpacker ya bro!

 

Feature Image -  adventuretraveltips.com

In Depth Beginner solo traveling

15 COMMENTS

SHARE
Yumna Aditya Prakoso
nice info gan
Asep Hilman Purnama
Bertualang
agung
tq info ya
Kristian Mustafa
Good Info.
ditra nugraha
nice info kak
Agus Sungkawa
Informasi yg menarik dan juga bermanfaat
Arip Munandar
asiappppppp
Asep Hilman Purnama
Bertualang
Sandi L
Nice info
Fatmawati
Nice info