Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020?

Space Tourism adalah salah satu tren traveling 2020 yang diprediksi akan berkembang dengan pesat dengan jumlah peminat yang masif. Mau tahu selengkapnya soal space tourism? Sila simak bahasan di bawah ini ya!

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020?

 

Untuk bisa ke luar angkasa sepertinya lo mesti jadi astronot dulu. Dan untuk jadi astronot membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Selain waktu yang tidak sebentar, tentunya kemampuan ilmiah serta akademik yang mumpuni tentu dibutuhkan juga.

 

Tapi pandangan seperti itu mungkin tidak akan berlaku lagi di tahun 2020 mendatang, serta tahun-tahun selanjutnya. Hal ini terkait dengan adanya isu kalau luar angkasa adalah destinasi wisata selanjutnya. Bagaimana bisa? Bisa bro, karena wisata ke luar angkasa adalah tren traveling di 2020 nanti.

 

 

Berdasarkan dari situs CN Traveler yang menjelaskan kalau ada beberapa tren traveling yang akan berkembang dengan pesat karena dinilai begitu menarik oleh para traveler untuk dilakukan – salah satunya adalah wisata luar angkasa.

 

Sepertinya ini terbaca hampir mustahil – tapi NASA, salah satu lembaga antariksa yang sudah bolak-balik melihat peluang ini, dengan percaya diri membuka pintu bagi siapapun yang ingin melihat Planet Mars dengan mata kepala mereka sendiri.

 

Walau desas-desus ongkos yang mesti dikeluarkan untuk wisata luar angkasa ini tidak sedikit – tidak sedikit juga traveler yang sudah mendaftar untuk melakukan perjalanan tidak biasa ini. Sebelum mengetahui lebih dalam, perjalanan ini disebut dengan istilah space tourism.

***

 

Lampu Hijau Dari NASA

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020?

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020? credit: standard.co.uk

Berawal dari NASA yang akhirnya mengizinkan publik untuk mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasionalnya. Dari permulaan ini – NASA membuka stasiun luar angkasanya untuk wisata dan kegiatan komersil lainnya.

 

Kegiatan komersil ini termasuk sebuah usaha, pengujian produk, penelitian pribadi – bahkan pembuatan film di stasiun luar angkasa tersebut. Percaya atau tidak – mungkin lo akan bisa membuka usaha kopi susu kekinian di luar angkasa nantinya.

 

Nah, usut punya usut – lampu hijau dari NASA ini juga beralasan kuat, lho. Ditelisik lebih dalam, lampu hijau ini untuk membantu NASA mengatasi ketatnya anggaran yang mereka miliki. Harapannya, dengan dibukanya stasiun luar angkasa tersebut, akan menghasilkan cuan untuk program yang mereka punya.

 

Cuan yang dimaksud adalah kebutuhan investasi di luar angkasa yang memang membutuhkan banyak uang. Makanya, dengan membuka space tourism ini – diharapkan uangnya bisa digunakan untuk program yang mereka jalankan.

 

Apakah Ada Kerja Sama Dengan Pihak Lain?

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020?

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020? credit: digitaltrends.com

Space Tourism ini tidak sepenuhnya milik NASA saja. Untuk mewujudkan perjalanan luar angkasa ini dengan benar, NASA menggandeng SpaceX besutan Elon Musk dan Pesawat Boeing untuk mengakomodir perjalanan tersebut.

 

Berbagai pihak ini tentu ada kepentingannya masing-masing. Namun, apapun itu – mereka berdua akan mengakomodir pesawat untuk bisa sampai ke stasiun luar angkasa NASA. Selain itu, ada pihak-pihak lain yang akan menambahkan fasilitas.

 

Tentu penambahan fasilitas ini terkait dengan waktu perjalanan mereka. Diperkirakan, perjalanan luar angkasa itu nanti akan memakan waktu kurang lebih selama 30 hari.

 

Slot Terbatas A.K.A Limited Seat

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020?

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020? credit: tcsnetwork.co.uk

Percaya atau tidak kalau Space Tourism ini cukup terbatas slot atau kuotanya. Karena masih dalam tahap perkembangan, diprediksi slot dan kuotanya hanya ada dua kali saja dalam satu tahun. Hal ini mungkin dikarenakan oleh persiapan yang cukup kompleks.

 

Selain persiapan yang cukup kompleks – untuk saat ini, yang bisa terbang ke luar angkasa dalam rangka jalan-jalan baru warga negara Amerika Serikat saja. Wah, semoga bisa benar-benar open for public ya!

 

Ongkos Traveling ke Luar Angkasa Bisa Buat Beli Moge!

Mungkin tidak hanya moge [motor gede] saja sih – mungkin satu rumah juga bisa terbeli dengan ongkos yang ‘segitu’. Penasaran tidak sih kalau ongkos buat traveling ke luar angkasa itu berapa. Ditelisik lebih dalam, ternyata untuk 30 hari perjalanan, lo mesti mengeluarkan $35.000 atau kira-kira hampir setengah milyar!

 

Banyak? Pasti! Sepadan atau tidak? Tim Super Adventure belum bisa menyatakan apa-apa karena belum pernah juga nih – tapi, jika dilihat dari harga yang seperti itu, kemungkinan besar worth it. Jadi, buat lo yang ingin ke luar angkasa dalam rangka traveling, sila siapkan ongkos sebesar itu ya.

 

Menuju Dimensi Lain, Apakah Baik Untuk Kesehatan?

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020?

Mengenal Istilah Space Tourism: Tren Traveling yang Akan Hype di 2020? credit: thetechhour.com

Ini salah satu tantangan NASA dan pihak terkait lainnya untuk membuktikan kalau ke luar angkasa dengan periode waktu seperti yang sudah disebutkan di atas – tidak berpengaruh apa-apa untuk kesehatan tubuh.

 

Namun, berdasarkan Travel and Leisure serta Kumparan – setidaknya ada beberapa hal yang mesti jadi acuan untuk berangkat berpetualang ke luar angkasa. Hal-hal yang dimaksud adalah pengaruh cukup buruk untuk sirkulasi darah dan sistem musculoskeletal.

 

Dua hal ini terkait dengan hilangnya gaya gravitasi yang ada di luar angkasa. Berbagai resiko menunggu lo di luar angkasa sana, seperti tekanan darah tinggi, kerusakan jaringan otot dan gangguan pada detak jantung.

 

Apakah hanya itu saja? Belum selesai bro – ada beberapa hal lagi yang mesti jadi pertimbangan sebelum lo berangkat ke luar angkasa. Seperti radiasi sinar kosmik, suhu dingin yang ekstrem dan hal lainnya. Terlebih untuk sinar kosmik, para peneliti menyatakan paparan sinar ini cukup berbahaya untuk tubuh manusia.

 

Tidak bro – tidak seperti di film-film fantasi super hero yang menceritakan kalau paparan sinar kosmik akan memberikan lo kekuatan lebih dan jadi jagoan. Para peneliti menyatakan jika kelebihan paparan sinar kosmik bisa mengaktifkan virus, mengganggu sistem kekebalan tubuh, mutase kanker dan bahkan menghancurkan DNA.

 

Menakutkan? Lumayan. Tidak jadi mencoba? Jangan dulu bro – semangat I DARE, kalau ada tantangan, pasti ada jalan!

 

 

Hal-hal di atas tentu jadi bahan pertimbangan saja. Mungkin nantinya seiring perkembangan teknologi, NASA serta pihak-pihak terkait akan mengantisipasi hal-hal kurang bagus terjadi terhadap lo selama perjalanan ke luar angkasa tersebut.

 

Wah bagaimana nih bro? Cukup seru ya terbacanya untuk space tourism ini. Kalau ada kesempatan untuk mencobanya – apakah lo siap untuk ikut ke luar angkasa?

 

Feature Image - travelelog.com

In Depth Beginner solo traveling solo backpacker

20 COMMENTS

SHARE
Hari Tristiyanto
Penerbangan domestik aj dah mahal apalagi itu.....
Ampun Gundala... mahalnya
SRI YAYA ASTUTI
TRAVELING BARU
agung
tq info ya
ditra nugraha
sepertinya seru nih
Agus Sungkawa
treveling keluar angkasa seamkin dekat dan nyata asal punya budget
dephy
pergi ke bulan
Firgiawan
Keren sumpah
Yudha Pratama
TJAKEP DAH
AMBO SOLLE
Bermimpi kebulan
Amin Rois
Boleh juga