Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih?

Antartika sedang kedatangan banyak tamu nih! Eh buat apa para traveler berbondong-bondong ke sana ya? Ada apa sih di sana? Nih sila simak bahasan ini untuk tahu selengkapnya!

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih?

 

Pemananasan Global bukanlah isu baru di lingkup lingkungan. Namun, dengan keadaan sekarang ini, sepertinya banyak yang lupa dengan isu yang satu ini. Buktinya adalah banyak traveler mengunjungi Antartika yang terancam meleleh. Pada peduli lingkungan atau apa nih?

***

 

Sarkas atau tidak paragraf di atas barusan, tentu diri lo sendiri yang bisa menilainya, ya. Namun, keadaan di atas itu benar adanya, bro. Dilansir dari Detikcom – salah satu benua di selatan bumi ini yang ditutupi oleh es tengah diminati banyak traveler.

 

Padahal, keadaan yang ada di sana tengah memprihatinkan. Kutub Selatan, atau Benua Antartika – tidak seperti dahulu kala bro. Terkait dengan pemanasan global yang menyeramkan, bahkan sampai ada ramalan di tahun sekian, Antartika bisa tinggal sejarah.

 

 

Maka dari itu, sebenarnya apa sih yang membuat Benua Antartika sekarang ini tengah jadi tujuan banyak traveler? Apakah mereka benar-benar peduli soal lingkungan terkait isu pemanasan global tersebut, atau hanya mengikuti tren karena sedang musim dingin?

 

Dibalik berbagai pertanyaan di atas, sebelumnya ada beberapa fun fact soal Benua Antartika nih. Penasaran apa saja fakta-fakta menariknya? Sila simak di bahasan di bawah ini untuk selengkapnya ya!

 

Fakta Menarik Soal Benua Antartika

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih?

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih? credit: money.id

Sudah dilapisi es sejak dahulu – Benua Antartika terkenal dengan suhu ekstremnya. Oleh karena itu, untuk mengunjunginya atau bahkan tinggal di sana, sepertinya bukan keputusan yang tepat. Terlebih, dengan suhu ekstrem seperti itu, tentu bahan makanan jadi terbatas.

 

Untuk traveler yang ingin mencoba datang dan hidup di sana, rumah igloo adalah salah satu shelter yang mesti mereka diami. Karena hanya di rumah igloo sajalah mereka bisa mendapatkan kehangatan agar tidak hipotermia

 

Membeku dan menjadi rumah bagi berbagai hewan seperti beruang kutub, penguin, beberapa ikan paus menjadi salah satu karakteristik dari Benua Antartika. Namun, beberapa fakta di atas sepertinya sudah bergeser dan berubah.

 

Percaya atau tidak – sejak pemanasan global, Benua Antartika sudah tidak seperti dulu lagi. Beruang kutub dan penguin sudah tidak nyaman untuk tinggal di sana, lantaran sudah banyak pegunungan es yang mencair sehingga habitat mereka terganggu.

 

Pada Peduli Lingkungan Kah?

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih?

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih? credit: republika.co.id

Tentunya iya. Mereka yang mengubah tujuannya untuk ke Benua Antartika tentu mengetahui isu ini tengah jadi sorotan siapapun. Jadi mereka yang datang ke sana, sebagian adalah orang-orang yang ingin membuktikan sendiri bagaimana keadaan Antartika sekarang.

 

Ditelisik lebih dalam, kunjungan tahun 2019 ini meningkat kurang lebih 40%. Jika dihitung, kurang lebih juga ada sekitar 80 ribu traveler dari berbagai penjuru dunia yang datang ke Antartika. Sayangnya juga – sebagain dari mereka hanya ingin tahu benua es itu seperti apa.

 

‘Mumpung es belum mencair’ setidaknya itu kata sebagian besar dari mereka yang datang ke Antartika. Ini bisa lo artikan sendiri ya soal alasan mereka datang ke Antartika.

 

Keadaan Antartika Sekarang

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih?

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih? credit: pegipegi.com

Kalau dahulu suhu minus yang ekstrem identik dengan benua tempat tinggal beruang kutub dan penguin ini – sekarang sudah tidak lagi bro. Tercatat, Antartika sekarang mempunyai suhu terpanas dalam sejarahnya.

 

Mencapai 15,5 derajat celcius – buat lo yang tinggal di Jakarta atau kota besar lainnya, mungkin suhu ini masih termasuk dingin. Tapi buat mereka yang ada di Antartika, ini adalah suhu terpanas yang pernah ada di sana!

 

Tidak heran jika dengan suhu seperti itu, sedikit demi sedikit, es yang ada di sana meleleh dan mencair. Bahkan, tidak hanya bongkahan es saja, pegunungan atau tebing-tebing es pun akhirnya mencair. Mengerikan memang kondisinya.

 

Menjelajah Benua Antartika

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih?

Traveler Ramai Datangi Antartika yang Meleleh: Peduli Lingkungan Atau Apa Nih? credit: kompas.com

Mereka yang datang ke sana bukan hanya untuk lihat-lihat saja lalu pulang, lho. Biasanya mereka menjelajahi beberapa spot wisata di sana yang sudah populer juga. Seperti Half Moon Island, Orne Harbour dan Chiriguano Bay.

 

Oh iya, selain trekking atau mengelilingi spot-spot tersebut, banyak juga lho ternyata traveler yang memberanikan dirinya untuk berenang di air yang dingin itu. Lelehan gletser, juga jadi incaran banyak traveler untuk dinikmati.

 

Menurut mereka, pengalaman seperti itu mungkin hanya terjadi satu kali dalam seumur hidup mereka. Jadi mereka benar-benar nikmati sebagaimana mungkin.

 

 

Apa sih kira-kira yang membuat para traveler ini datang ke Antartika? Pengalaman berkesan? Peduli Lingkungan? Atau memang ongkos ke sana murah saja?

 

Usut punya usut – jika bicara soal ongkos perjalanan ke sana, kalau dirupiahkan cukup mahal lho. Kurang lebih ongkos paket perjalanan ke Benua Antartika tersebut mencapai Rp 113 juta sampai dengan Rp 156 juta.

 

Wah membaca jumlah uang seperti itu, tentunya lo mesti menabung terlebih dahulu jika memang tertarik untuk mengunjungi benua es yang diisi oleh beruang kutub dan penguin tersebut ya!

 

Source – travel.detik.com

Feature Image – grid.id

Trending Beginner solo traveling solo backpacker

6 COMMENTS

SHARE
Kristian Mustafa
15.5 Derajat Celcius itu masih sangat dingin buat saya bro.
Firgiawan
Wihhhh dinginnya kayanya
Agus Sungkawa
Ternyata perlu budget yang cukup besar jga klu mau jaln ke sana
ditra nugraha
wisata diatas keprihatinan
agung
tq info ya
dephy
destinasi wisata baru bagi traveler anti mainstream