Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian

Sejumlah orang terkadang sulit menikmati momen traveling karena mudah dikuasai rasa cemas yang berlebihan. Sebagai contoh, ada pelancong yang mudah cemas saat melihat ketinggian atau kerumunan orang. Apa saja fobia yang sering dialami traveler ketika bepergian? Cek jawabannya dalam tulisan di bawah bro!

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian

Banyak hal yang dipelajari seseorang ketika traveling. Salah satu contohnya seperti bagaimana cara beranjak dari zona nyaman dan menghadapi hal-hal baru yang belum pernah dialami sebelumnya. Sayangnya, beberapa orang terkadang sulit menikmati momen traveling karena mudah dikuasai rasa cemas yang berlebihan.

 

Sebagai contoh, ada pelancong yang mudah cemas saat melihat ketinggian atau kerumunan orang. Apa saja fobia yang sering dialami traveler ketika bepergian? Bagaimana cara mengatasinya? Silakan simak jawabannya dalam tulisan di bawah ya bro!

 

1. Aerophobia

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian. Photo Credit: theflight.info

Sejumlah traveler sering kali merasa cemas ketika naik pesawat terbang. Perasaan khawatir tersebut bisa jadi berasal dari klaustrofobia atau kehilangan kendali. Berdasarkan hasil penelitian yang pernah dimuat di The New York Times, sebanyak 40 persen pelancong dikatakan mengidap aerofobia (fobia terbang).

 

Lo bisa mencoba berbagai cara untuk mengatasi aerofobia. Penanganan baiknya disesuaikan dengan tingkat fobia yang dirasakan para penderitanya. Traveler yang menderita aerofobia akut baiknya menjalani pengobatan kecemasan, terapi personal, atau program berbasis terapi.

 

Melawan rasa takut ketika terbang juga bisa dimulai dengan mengunduh aplikasi sederhana seperti Flying Without Fear yang dirilis Virgin Atlantic. Cara ini patut dicoba pengidap aerophobia yang belum begitu parah. Selain itu, traveler juga bisa mengurangi rasa takut dengan mencoba meditasi atau mengungkapkan kegelisahan kepada kru kabin pesawat. Mudah, bukan?

2. Mysophobia

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian. Photo Credit: psychside.com

Percaya atau tidak, sejumlah orang diketahui mengidap mysophobia atau fobia kuman. Penderita fobia ini biasanya mudah merasa cemas ketika berhadapan dengan seprai hotel, toilet umum, dan penyangga nampan di belakang kursi pesawat. Mereka selalu meragukan tingkat kebersihan suatu benda atau tempat.

 

Untuk mengatasi fobia ini, sejumlah orang terkadang mengambil cara berlebihan agar benar-benar merasa benar. Mysophobia sebenarnya bisa dihadapi dengan langkah sederhana. Salah satu contohnya adalah sering mencuci tangan agar terbebas dari kuman. Tidak menyulitkan, bukan?

 

Ketika menginap, pengidap mysophobia juga disarankan meminta pelayan hotel untuk mengganti seprai tempat tidur hotel dengan yang baru. Trik ini ditujukan agar lo terhindar dari risiko mendapat seprai tempat tidur yang tidak dicuci oleh pihak hotel. Jangan lupa juga untuk memastikan tempat tidur terbebas dari seranggga sebelum beristirahat di atasnya ya bro!

 

3. Thalassophobia

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian. Photo Credit: nerdreactor.com

Fobia laut atau thalassophobia juga kerap menganggu kenyamanan traveler yang hobi berkelana. Seseorang yang mengidap fobia ini bakal kesulitan mengunjungi pantai atau destinasi berjarak jauh. Penderita thalassophobia akut kabarnya akan cemas saat terbang melewati lautan. Merepotkan sekali, ya?

 

Ada banyak hal yang dapat membuat pengidap thalassophobia merasa cemas, misalnya seperti takut terkena garam laut, takut mengalami kontak fisik dengan hewan laut, atau takut hanyut terbawa ombak. Kecemasan ini bisa diatasi dengan cara meluangkan waktu lebih lama di laut. Intinya, lo harus memberanikan diri untuk bersentuhan dengan air laut.

 

Bila hendak berkunjung ke pantai, ajaklah teman untuk menemani kegiatan lo di sana. Pengidap thalassophobia juga disarankan mengikuti kelompok renang atau selancar untuk mengusir rasa cemas secara perlahan. Jika lo termasuk golongan penderita akut, segera ikuti terapi dari tenaga medis berpengalaman yang biasa menghadapi masalah kecemasan.  Oke, bro?

 

4. Zoophobia

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian. Photo Credit: newszii.com

Berjumpa atau berinterasi dengan hewan di tengah perjalanan wisata mungkin terasa menyenangkan bagi banyak orang. Sayangnya, hal ini tidak berlaku bagi pengidap zoophobia atau fobia hewan. Mereka bakal merasa tak nyaman saat mendatangi tempat-tempat seperti kebun binatang atau taman nasional yang didiami hewan liar.

 

Penderita zoophobia biasanya sulit menikmati perjalanan menuju tempat-tempat jauh dan terpencil. Pasalnya, orang-orang ini akan mudah cemas ketika berhadapan satwa lokal bertubuh besar maupun kecil. Terlebih jika hewan-hewan ini muncul tanpa peringatan atau tanda sama sekali. Rasa panik tentu bakal mudah menyerang.

 

Bila rasa cemas muncul, penderita zoophobia hendaknya mengingat fakta bahwa serangan hewan di seluruh dunia sangat jarang terjadi. Sebagai contoh, pelancong yang takut dengan predator laut perlu ingat bahwa peluang seseorang terserang hiu adalah satu banding 11,5 juta. Hal ini diungkapkan oleh Animal Planet.

 

5. Enochlophobia

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian

Hati-hati! Inilah 5 Fobia yang Sering Dialami Traveler saat Bepergian. Photo Credit: sterhluki.ru

Jenis fobia ini akan menyulitkan seseorang untuk datang ke destinasi wisata populer atau tempat liburan yang ramai pengunjung. Penderita enochlophobia atau fobia kerumunan biasanya akan cemas saat menemui antrian panjang atau keramaian. Berlibur pada waktu high season tak jarang dihindari oleh pengidap fobia ini.

 

Orang yang menderita enochlophobia biasanya mendatangi tempat wisata populer di jam-jam sepi, misalnya saa tempat baru dibuka atau hendak ditutup. Mereka juga seringkali berwisata pada hari biasa atau ketika low season. Pertanyaan adalah bagaimana cara menghadapi tempat liburan atau fasilitas umum yang selalu dipenuhi kerumunan?  

 

Ketika menyambangi tempat-tempat ramai, penderita enochlophobia baiknya mengambil napas dalam-dalam terlebih dahulu. Cobalah untuk menenangkan pikiran dan ingatlah hal-hal positif. Cara ini ditujukan agar lo terhindar dari rasa cemas berlebihan selama bepergian. Oke bro?

 

Demikian 5 fobia yang sering dialami traveler selama bepergian. Semoga informasi ini bermanfaat khususnya bagi pelancong yang mengidap fobia-fobia di atas. Jangan lupa menerapkan cara-cara di atas ketika merasa cemas ya bro! Selamat menikmati masa liburan ya bro!

Source: kompas.com

Feature Image -

Trending Beginner

17 COMMENTS

SHARE
Mochamad Iqbal Zakaria
Nice info
Galuh Gumilang
Hati-hati
ditra nugraha
phobia ga travelling
dephy
BARU TAU ADA PHOBIA SEPERTI INI. MENAMBAH INFO
agung
tq info ya
Firgiawan
Waw benar banget
Sandi L
Nice info
Landora Dwi Lestyadi
Info bermanfaat
Laudu
Kudu hati-hati
AMBO SOLLE
Info menarik