Mengenal Istilah Responsible Travel: Ini yang Mesti Dilakukan Semua Kalangan, Bro!

Setiap mau ganti tahun, pasti akan ada intropeksi untuk jadi yang lebih baik - termasuk di dunia traveling bro! Menurut lo, lo sudah jadi millenial dengan responsible travel belum nih? Sila simak selengkapnya di sini ya!

Mengenal Istilah Responsible Travel: Ini yang Mesti Dilakukan Semua Kalangan, Bro!

 

Jadi masalahnya adalah masih banyak millennial dan berbagai kalangan lainnya yang tidak mengerti apa itu responsible travel. Padahal, istilah ini adalah konsep personal yang penting. Penting untuk diri sendiri dan tentunya tiap destinasi yang didatangi.

 

Bahkan, saking tidak mengertinya – banyak yang mengira konsep responsible travel itu memerlukan usaha yang besar sehingga mereka tidak mau melakukannya. Padahal, tidak juga. Banyak hal yang bisa dilakukan dalam skala kecil untuk menjunjung konsep yang satu ini.

 

 

Dari arti katanya sendiri, ada responsible dan travel – merepresentasikan arti dari cara traveling yang mesti bertanggung jawab. Bertanggung jawab untuk hal apa? Untuk diri lo dan sekitar. Itu yang sudah pasti. Apa contoh kasusnya?

 

Apakah lo ingat dengan kasus banyak traveler yang didominasi oleh anak muda atau millennial yang datang ke taman bunga untuk sekedar ‘selfie’ dan akhirnya banyak bunga yang malah rusak karena terinjak-injak – atau apakah lo ingat kalau terumbu karang di Raja Ampat sempat rusak karena ‘diserempet’ oleh kapal pesiar yang mampir di sana?

 

Atau setidaknya Tim Super Adventure dalam tulisannya di kanal ‘in depth’ sudah mempunyai beberapa artikel dan bahasan yang mengarah ke konsep responsible travel ini. Mulai dari membahas apa itu zero waste adventure sampai sustainable tourism – semuanya mengarah ke konsep yang lebih personal itu.

 

Jadi secara sederhana bro, responsible travel adalah sebuah konsep personal yang menekankan tanggung jawab di setiap hal yang lo lakukan selama dalam perjalanan atau traveling. Misalnya, saat lo sedang diving atau snorkelling menikmati keindahan alam bawah laut – lo boleh menikmatinya, tapi tidak sampai mengambil berbagai biota laut di sana untuk dibawa pulang.

 

Itu adalah salah satu wujud tanggung jawab yang sederhana. Nah – ada lagi yang lebih sederhana dan sangat mudah untuk dilakukan: jangan buang sampah sembarangan, di manapun, dan kapanpun. Itu adalah wujud dari konsep responsible travel.

 

Lalu Apalagi Soal Responsible Travel?

Mengenal Istilah Responsible Travel: Ini yang Mesti Dilakukan Semua Kalangan, Bro!

Mengenal Istilah Responsible Travel: Ini yang Mesti Dilakukan Semua Kalangan, Bro! credit: adventure.com

Menurut salah satu contributor di Huffington Post, Veronica Morrison menyatakan bahwa responsible travel adalah paham sebuah efek dari segala hal yang lo lakukan, baik secara sosial ataupun budaya, termasuk memberikan nilai-nilai positif kepada kearifan lokal yang ada.

 

Sederhana bukan? Bahkan Veronika dalam mini jurnalnya ini menyatakan kalau hal sederhana ini – bayangkan jika dilakukan oleh jutaan orang yang suka traveling – mungkin tidak ada lagi kasus-kasus perusakan alam, mungkin yang ada akan perubahan positif untuk keadaan dunia ini.

 

Nah, terkait dengan tren yang ada sekarang – Veronica mengaku sudah bertemu dengan banyak millennial dan kalangan yang sadar dengan konsep responsible travel ini. Dari mereka, bahkan sampai ada yang tidak lagi terbang karena mereka percaya pesawat adalah penyumbang emisi CO2 yang besar.

 

Lalu ada yang benar-benar menjadi backpacker. Traveling dengan cara sederhana. Menikmati alam dengan seadanya. Hal ini cukup menyenangkan baginya – tapi memang belum menyeluruh. Menurut Veronica, memang untuk mengetahui lebih dalam soal responsible travel mesti ada usaha lebih.

 

Seperti banyak membaca buku, baik buku soal traveling itu sendiri dan buku tentang lingkungan hidup lengkap dengan bagaimana kondisi ekonomi, sosial dan budayanya di sana. Bahkan, menurut Veronica, belajar bahasa lokal adalah salah satu wujud dari responsible travel.

 

PLEASE TAKE NOTHING BUT PICTURES AND LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS

 

Mengenal Istilah Responsible Travel: Ini yang Mesti Dilakukan Semua Kalangan, Bro!

Mengenal Istilah Responsible Travel: Ini yang Mesti Dilakukan Semua Kalangan, Bro! credit: worldwidecollege.in

Mungkin kata-kata di atas adalah salah satu hal yang tepat untuk mendeskripsikan responsible travel. Lalu bagaimana memulainya? Tenang bro. Selain Veronica di atas, Co-Founder dari Kurabesi Explorer – Rani Bustar, mengatakan setidaknya ada tiga cara mudah untuk mewujudkan konsep sederhana itu.

  • Cara Pertama adalah soal sampah. Menurut Rani, sampah adalah hal yang bisa membawa dampak besar dalam wisata. Salah satu dampaknya adalah keberlangsungan ekosistem yang ada di sana, yang akhirnya diganggu oleh sampah. Oleh karena itu, tidak membuang sampah sembarangan, atau bahkan sampai membawa kembali sampah yang lo hasilkan sampai menemukan tempat pembuangan sampah yang benar adalah salah satu rasa hormat lo terhadap lingkungan yang lo tuju saat traveling.
  • Kemudian, Cara Kedua adalah tidak menyentuh dan mengambil apa yang lo lihat bagus di alam bebas. Seperti misalnya lo sedang diving atau snorkelling dan melihat berbagai terumbu karang serta koral dan beberapa biota lautnya yang indah, tidak bisa lo ambil untuk dibawa pulang karena jelas akan merusak ekosistem yang ada di sana. Dan lagi pula, jika lo bawa pulang – karena keadaanya nanti tidak sesuai dengan ekosistem yang ada, pasti tidak akan bertahan lama. Daripada seperti itu, lebih baik lo nikmati saja. Jangan disentuh atau malah dibawa pulang untuk oleh-oleh!
  • Lalu Cara Ketiga adalah menghargai penduduk lokal. Bro, lo bukan tamu yang mesti mendapatkan kehormatan dan berbagai privilege untuk melakukan hal dengan sesuka hati lo ya. Masyarakat lokal adalah salah satu aspek penting yang mesti dihormati dan dihargai. Dengan ketiga cara sederhana di atas – sebenarnya lo sudah bisa dinyatakan sudah melakukan konsep responsible travel. Itu baru bentuk sederhananya saja ya – belum kalau lo mesti juga memberikan impact positif terhadap mereka yang lo datangi.

 

Masih Banyak Cara Untuk Lakukan Responsible Travel!

Mengenal Istilah Responsible Travel: Ini yang Mesti Dilakukan Semua Kalangan, Bro!

Mengenal Istilah Responsible Travel: Ini yang Mesti Dilakukan Semua Kalangan, Bro! credit: theinertia.com

Alesha dan Jarryd adalah pasangan yang sudah berpetualang ke mana-mana. Dan selama petualangan tersebut, mereka selalu berusaha untuk melakukan dan menerapkan responsible travel. Menurut mereka, setidaknya ada 10 langkah mudah untuk menerapkan konsep tersebut.

 

Beberapa dari 10 langkah menurut Alesha dan Jarryd adalah seperti berbelanja kebutuhan di tempat-tempat masyarakat lokal saja. Menurut mereka, tentu itu akan membantu roda perekonomian di sana, jadi bisa memberikan dampak yang positif.

 

Lalu, menurut mereka juga – kalau belum bisa jadi seutuhnya backpacker – tidak apa-apa asal lo juga teliti untuk memilih akomodasi serta paket tur yang lebih ramah akan lingkungan. Misalnya, lebih memilih eco resort daripada hotel untuk menginap.

 

Dan masih banyak cara lainnya lagi!

 

 

Wah bagaimana nih bro? Sebelum tahun 2020 datang – dari bahasan dan penjelasan yang ada di atas, sepertinya memang ada yang perlu di improvisasi nih dari cara traveling lo. Setuju tidak? Atau lo punya pendapat lain? Sila tulis di kolom komentar di bawah ini jika lo ada pendapat lain ya!

 

Feature Image – lonelyplanet.com

In Depth Beginner solo traveling solo backpacker

12 COMMENTS

SHARE
Amin Rois
Setuju sih
Yumna Aditya Prakoso
mantap gan
Agus Sungkawa
Setuju nih..hrus slu ada inprovisasi
Galuh Gumilang
mantaaap
Kristian Mustafa
Good info.
Arip Munandar
wah bagus . smart traveling
Muhammad arifudin
Perlu diketahui
Firgiawan
Bener banget jadi tidak monoton
Agung Sutrisno
Bener banget. Selain kita menikmati keindahan kita juga harus jaga kebersihan
AMBO SOLLE
Mantapu jiwa