Tahun Baru 2020: Pendakian Gunung Rinjani Sementara Ditutup Dulu!

Ubah rencana kalau memang lo mau mendaki Gunung Rinjani di awal tahun ini bro! Ditutup sementara dulu nih jalur pendakiannya. Kalau lo penasaran karena apa ditutupnya, sila simak bahasan ini dulu ya!

Tahun Baru 2020: Pendakian Gunung Rinjani Sementara Ditutup Dulu!

 

Ada yang menyambut tahun baru 2020 dengan naik gunung? Kalau ada, absen dulu di kolom komentar di bawah ini ya bro!

 

Bicara penyambutan tahun baru 2020, seperti yang sudah diprediksi berbagai selebrasi ‘umum’ dilakukan oleh banyak kalangan, tidak terkecuali para traveler millennial nih. Menikmati pesta kembang api yang meriah dan megah, sampai menikmati begadang dengan ditemani barbecue.

 

Siapa nih yang belum tidur karena mesti begadang menikmati malam pergantian tahun dan melakukan selebrasi ‘umum’ tersebut? Kalau ada, sekarang istirahat dulu bro sembari menyimak bahasan kali ini yang akan memberitakan kalau pendakiang Gunung Rinjani di awal tahun baru ini, ditutup sementara.

 

 

Penutupan sementara untuk pendakian Gunung Rinjani tentu ada alasannya. Buat lo yang ada rencana untuk memulai tahun baru 2020 dengan mendaki Gunung Rinjani, sepertinya mesti merubah rencana karena waktu penutupan tidak sebentar.

 

Lho memangnya sampai kapan ditutupnya? Kemudian, sebenarnya – ada alasan apa sih pendakian Gunung Rinjani sampai ditutup begini? Daripada makin penasaran dengan berbagai pertanyaan di atas, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya bro!

***

 

Tahun Baru 2020: Pendakian Gunung Rinjani Ditutup

Tahun Baru 2020: Pendakian Gunung Rinjani Sementara Ditutup Dulu!

Tahun Baru 2020: Pendakian Gunung Rinjani Sementara Ditutup Dulu! credit: travel.tempo.co

Penutupan sementara ini jelas sudah berdasarkan berbagai pertimbangan segala pihak. Terutama pihak Taman Nasional Gunung Rinjani yang juga selaku pengelola pendakian gunung tinggi ini. Menurut mereka, ada beberapa alasan yang linier dengan fakta yang ada.

 

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Dedy Asriady menyatakan salah satu alasan kuat kenapa pendakian Gunung Rinjani sementara ditutup adalah pemulihan ekosistem. Ditelisik lebih dalam, dalam satu tahun belakangan ini, mesti ada evaluasi soal pendakian Gunung Rinjani.

 

Oleh karena itu, sembari memperbaiki ekosistem yang ada di dalamnya, tim mengevaluasi apa saja yang kurang dan yang mesti diperbaiki dalam pendakian Gunung Rinjani. Selain itu, dari faktor alam yang ada, memasuki musim hujan adalah saat yang tepat untuk memperbaiki ekosistem.

 

Tahun Baru 2020: Musim Hujan yang Berbahaya

Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa tahun baru 2020 ini juga menandakan kalau masuknya dan aktifnya musim hujan. Musim hujan di pegunungan bisa berarti tantangan tersendiri buat para pendaki.

 

Namun, walau begitu – tantangan tersebut bisa menjadi berat sekali, lho. Badai di pendakian pegunungan adalah salah satu yang terburuk. Oleh karena itu, dengan alasan keselamatan para pendaki dari musim hujan yang ekstrem. Pendakian Gunung Rinjani sementara ini ditutup.

 

Hal ini juga dinyatakan oleh Kepala BTNGR, bahwasanya musim hujan yang ekstrem berpotensi besar untuk membahayakan para pendaki. Oleh karena itu, lebih baik sementara ini – jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup dulu.

 

Tahun Baru 2020: Pendakian Ditutup Selama 3 Bulan

Tahun Baru 2020: Pendakian Gunung Rinjani Sementara Ditutup Dulu!

Tahun Baru 2020: Pendakian Gunung Rinjani Sementara Ditutup Dulu! credit: cnnindonesia.com

 

Mulai dari tanggal 1 Januari 2020 sampai 31 Maret 2020 – jalur pendakian Gunung Rinjani resmi ditutup sementara.

 

Seperti yang sudah dijelaskan di dua poin sebelumnya, penutupan ini mempunyai alasan yang cukup kuat.

 

Terkait dengan faktor cuaca – diprediksi cuaca di bulan Maret nanti sudah lebih bersahabat daripada musim-musim sekarang ini yang sangat mudah memicu badai di jalur pendakian Gunung Rinjani. Mengutamakan keselamatan dulu, bro.

 

Oh iya, walau memang sudah resmi ditutup – perlu lo ketahui kalau sebenarnya registrasi untuk pendakian Gunung Rinjani masih dibuka sampai tanggal 31 Desember 2019 kemarin. Namun, memang untuk izin pendakiannya menunggu sampai jalur pendakiannya sendiri dibuka kembali.

 

Tahun Baru 2020: Pendakian Sesuai SOP

Standar operasional prosedur adalah poin-poin penting yang mesti dipatuhi oleh para pendaki nantinya yang akan memulai petualangannya di tahun 2020 ini dengan mendaki Gunung Rinjani. Pendakian sesuai dengan SOP ini tentu menjadi salah satu langkah antisipasi.

 

Antisipasi dari berbagai kemungkinan bencana seperti kebakaran hutan yang pernah terjadi di 2019 kemarin. Oleh karena itu, Kepala BTNGR juga menegaskan bahwa para pendaki yang tidak sesuai dengan SOP yang ada, akan dikenakan sanks tegas.

 

SOP yang ada juga tentunya bertujuan untuk menjaga, dan melindungi kondisi ekologis seperti ekosistem, flora dan fauna di kawasan Gunung Rinjani dan tentunya di kawasan taman nasionalnya juga.

 

 

Wah bagaimana nih bro? Buat lo yang punya rencana untuk mendaki Gunung Rinjani – sepertinya mesti bersabar karena jalur pendakiannya sudah ditutup sementara.

 

Source – CNN Indonesia

Feature Image - phinemo

Trending Beginner solo traveling solo backpacker

9 COMMENTS

SHARE
Agung Sutrisno
Memang harus ada jeda demi ekosistem.
Firgiawan
Memang Harus Ditutup Sementara untuk pemulihan dan memang lagi musim hujan juga
Agus Sungkawa
Memang hrus ada SOP nya agar para pendaki menaatinya,dan tentunya untuk kebaikan ekologis gungung rinjani juga.
SRI YAYA ASTUTI
lebih nyaman sesuai SOP saja
J Apriansyah
Untuk kenyamanan bersama sih ini bagus lah
Yuniarto ( Tato )
Sayang sekali
Ricko Pratama Putra
nice Info
Yudha Pratama
infonya bermanfaat sekali
dephy
biar alam bisa istirahat sejenak