4 Fakta Menarik Seputar Tradisi Lompat Batu Nias yang Perlu untuk Lo Ketahui!

Pulau Nias sangat terkenal dengan tradisi lompat batunya! Namun apakah lo sudah mengetahui mengenai fakta-fakta menarik seputar tradisi ini? Penasaran? Langsung saja simak beberapa informasinya di bawah ini!

4 Fakta Menarik Seputar Tradisi Lompat Batu Nias yang Perlu untuk Lo Ketahui!

Kebudayaan di Indonesia sudah tak perlu lagi dipertanyakan mengenai keindahan serta keberagamannya. Bahkan setiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri, walaupun terletak dalam satu pulau yang sama, nyatanya sangat berbeda namun tetap bersatu. Nah, berbicara mengenai kebudayaan itu sendiri, apakah lo sudah tahu mengenai tradisi Lompat Batu yang ada di Pulau Nias, Sumatera Utara?

 

Kalau lo pernah melihat uang kertas pecahan Rp 1.000 yang diterbitkan pada tahun 1990-an pasti sudah penggambaran dari tradisi Lompat Batu. Yaap, ini merupakna sebuah atraksi yang bisa lo temukan tepatnya di Desa Wisata Bawomataluo, Pulau Nias, Sumatera Utara.

 

 

Uniknya lagi, agar lo bisa melihat dari atraksi ini, lo membutuhkan effort yang cukup lumayan melelahkan. Namun ketika lo sudah berhasil tiba di lokasi desa wisata tersebut, lo akan melihat sebuah kebudayaan Indonesia yang bisa membuat siapapun akan terpana.

 

Nah, daripada lo semakin penasaran mengenai tradisi Lompat Batu ini, langsung saja simak beberapa informasinya di bawah ini. Semoga bisa menjadi panduan lo serta juga bisa menjadi acuan lo agar lebih mengeksplorasi kebudayaan dari Indonesia!

 

Tradisi Lompat Batu Nias – Perjalanan yang Cukup Panjang

4 Fakta Menarik Seputar Tradisi Lompat Batu Nias yang Perlu untuk Lo Ketahui!

4 Fakta Menarik Seputar Tradisi Lompat Batu Nias yang Perlu untuk Lo Ketahui! Credit: travelingyuk.com/

 

Sebelum lo melihat keindahan dari tradisi Lompat Batu ini, lo akan melewati perjalanan yang cukup panjang. Buat lo yang demen jalan-jalan atau traveling, ini bisa menjadi sebuah keuntungan bukan? Sepanjang perjalanan, lo juga akan ditemani dengan pemandangan alam yang masih asri.

 

Untuk sampai ke Desa Bawomataluo, lo bisa melakukan penerbangan sampai Bandara Binaka Gunung Sitoli. Lalu akan dilanjutkan dengan perjalanan darat selama 3 jam dari bandara ke desa wisata. Selain dari keindahan alamnya, lo juga ditemani dengan deretan Omo Hada yang merupakan rumah adat milik warga.

 

Desa Bawomataluo sendiri benar-benar berada di atas bukit denga ketinggian 324 meter di atas permukaan laut dan memang sudah menjadi tempat pemukiman sejak berabad-abad yang lalu. Tak heran apabila desa ini juga menjadi bukti peradaban manusia awal di Indonesia.

 

Tradisi Lompat Batu Nias – Keindahan Desa Bawomataluo

4 Fakta Menarik Seputar Tradisi Lompat Batu Nias yang Perlu untuk Lo Ketahui!

4 Fakta Menarik Seputar Tradisi Lompat Batu Nias yang Perlu untuk Lo Ketahui! Credit: pesona.travel

 

Desa wisata yang menjadi tempat tradisi Lompat Batu ini juga memiliki keindahan serta daya tarik bagi para wisatawan, Sehingga jangan sampai lo lewatkan saja momen indah lo ketika berada di sana. Bawomataluo sendiri juga memiliki arti loh, yaitu bukit matahari dalam bahasa Nias.

 

Desa Bawomataluo ditinggali setidaknya 1.000 kepala keluarga. Ketika lo tiba di sana, biasanya langsung akan disambut sapaan khas mereka “Yaahowu!”. Sangat disarankan pula apabila lo berkunjung ke sana untuk menggunakan pemandu wisata, tentunya agar lo benar-benar mengetahui selak beluk dari desa ini.

 

Keindahan dari desa ini tidak hanya terdiri dari tradisi Lompat Batunya saja, karena lo juga bisa melihat pemandangan matahari terbit yang juga cukup terkenal sebagai daya tarik dari desa ini. Nah, sebelum menikmati aksi Lompat Batu, lo aka diajak berkeliling Omo Hada, rumah tradisional yang terbuat dari kayu namun tanpa paku.

 

Bahkan di sekitar kawasan Desa Bawomantaluo sendiri juga terdapat situs megalitikum dan hombo batu, batu yang menjadi lompatan dalam atraksi nantinya. Sehingga ketika tradisi Lompat Batu belum dimulai, lo bisa mengunjungi beberapa situs tersebut.

 

Tradisi Lompat Batu Nias – Aksi Lompat Batu

4 Fakta Menarik Seputar Tradisi Lompat Batu Nias yang Perlu untuk Lo Ketahui!

4 Fakta Menarik Seputar Tradisi Lompat Batu Nias yang Perlu untuk Lo Ketahui! Credit: blog.misteraladin.com

 

Aksi dari tradisi yang ditunggu-tunggu ini akan terlihat ketika para pemuda desa ini berpakaian khas prajurit kerajaan dengan warna khas Nias, yaitu merah, kuning dan hitam. Ketika lo sudah melihat para pemudah tersebut berkumpul, berarti tradisi ini pun sebentar lagi akan dimulai.

 

Setelah ambil ancang-ancang, para pemuda tersebut pun akan melompati hombo batu yang setinggi 2 meter dan setebal 40 cm. Konon, tradisi Lompat Batu bermula sebagai syarat bagi pemuda desa untuk bisa ikut perang. Dahulu perang antar wilayah memang sering terjadi di kawasan ini.

 

Setiap wilayah biasanya dipagari dengan bambu setinggi dua meter atau lebih. Nah, untuk bisa ikut berperang dan diterima sebagai prajurit raja, seorang pemuda harus bisa melompati pagar bambu tinggi yang memagari wilayah lawan.

 

Pemuda yang mampu melompati hombo batu dianggap telah dewasa dan matang secara fisik. Kalau ingin menyaksikan tradisi Lompat Batu, lo harus membayar dua orang pemuda desa dengan tariff Rp 150.000 untuk dua kali lompatan.

 

Setiap pemuda akan melompat satukali. Kalau memang ada sekelompok pemuda yang menawarkan tariff lebih tinggi dari itu, lakukan tawar-menawar saja karena memang tarif dari kesepakatan pengurus desa adalah Rp 150.000.

 

Tradisi Lompat Batu Nias – Diusulkan Sebagai Situs Warisan Dunia

 

Karena keindahan serta keunikan yang dimiliki dari tradisi ini, maka tak heran apabila adanya pengajuan dari pemerintah Indonesia kepada dunia internasional khusunya UNESCO. Hal tersebut pun bukan tanpa alasan, karena memang penduduk Desa Bawomataluo sendiri memegang teguh adat istiadatnya secara turun menurun, termasuk melestarikan tradisi lompat batu.

 

Jika berhasil masuk ke daftar bergengsi UNESCO tersebut, maka kunjungan turis mancanegara pun akan semakin bertambah. Secara tidak langsung juga akan membuat pariwisata di kawasan Pulau Nias sendiri juga akan meningkat.

 

**

 

 

Jadi bagaimana bro dengan informasi seputar tradisi Lompat Batu Nias di atas? Semoga bisa menjadi alasan kuat untuk lo lebih mengeksplorasi ragam budaya di Indonesia. Karena memang di dalam negara ini terdapat banyak sekali kebudayaan yang tidak akan bisa lo kuasai serta alami hanya dengan waktu singkat. Semangat selalu dan jangan berhenti terus mencari keberagaman Indonesia!

 

Source: cnnindonesia.com

 

 

 

Featured Image: adira.co.id/

 

Trending Beginner solo traveling

11 COMMENTS

SHARE
dephy
waktu kecil tau gambar lompat batu di gambar uang kertas pecahan 1.000
baru sadar bahwa budaya indonesia bisa mendunia
SRI YAYA ASTUTI
budaya asli indonesia yang harus kita semua jaga dan lestarikan
Agung Sutrisno
Kekayaan budaya indonesia
Ldr_Lstyd
Keren nihh
AMBO SOLLE
Ingat Jane seribu
Yumna Aditya Prakoso
wah keren ya bisa lompat tinggi banget
Yudha Pratama
suka banget baca artikel ini
Yuniarto ( Tato )
Bagus bagus bagus
Agus Sungkawa
Ragam Budaya Indonesia lompat batu di nias
Firgiawan
Jadi Ingat uang kertas 1 ribu dulu